AMD 7 Series
Posted by louis7zen on March 26, 2008
Chipset Terbaru AMD untuk Platform Spider
Motherboard dengan chipset seri 7 dari AMD
sudah mulai muncul. Ada tiga pilihan chipset seri 7 ini – 790FX untuk kelas
berat, 790X untuk pemain game, serta 770 sebagai kelas ekonomis.
Terhitug ada beberapa fitur yang jadi unggulan
chipset seri 7 ini. Semuanya ditujukan supaya motherboard bisa dipakai saat ini
dan di masa yang akan datang. Jadi, sistem bisa dengan mudah di-upgrade – atau
downgrade.
HyperTransport 3.0
Salah satu teknologi barunya adalah HyperTransport
3.0. Dibandingkan dengan chipset sebelumnya, chipset AMD seri 7 sudah mendukung
teknologi HyperTransport 3.0 yang memiliki kecepatan maksimum 2,6 GHz. Sekadar
informasi, kecepatan HyperTransport 2.0 adalah 1,4 GHz, sedangkan
HyperTransport 1.0 berkecepatan 800 MHz.
HyperTransport 3.0 menyediakan bandwidth yang
jauh lebih lebar untuk komunikasi antarkomponen. Bandwidth maksimum yang
disediakan mencapai 41,6 GB/detik. Nyaris dua kali lipat bandwidth
HyperTransport 2.0 yang 22,4 GB/detik. HyperTransport 1.0 malah hanya memiliki
bandwidth 12,8 GB/detik.
Auto Xpress
Teknologi baru lainnya adalah Auto Xpress.
Teknologi ini dibuat untuk meningkatkan performa secara otomatis. Contohnya
peningkatan performa GPU yang akan mneyebabkan peningkatan performa sistem
secara keseluruhan. Fitur ini harus diaktifkan dari BIOS.
Ada 3 opsi peningkatan
yang tersedia pada Auto Xpress.
Pertama: CPU. Bila prosesor yang digunakan
adalah keluarga prosesor Phenom. Frekuensi prosesor dapat diubah-ubah.
Kedua: XpressRoute yang membuat clock
PCI-Express kartu grafis Radeon R580 (Radeon X1900 series) atau R600 (Radeon HD
2900 series), bisa di-overclock dari clock standar 100 MHz, secara otomatis
ditingkatkan ke clock 125 MHz. Clock maksimumnya berkisar antara 150 – 160 MHz.
Sedikit catatan: kartu
grafis bekerja pada single mode. Kalau dalam dalam modus CrossFire, XpressRoute
memungkinkan transfer antarkartu grafis. Tapi, kalau kartu grafis yang
digunakan adalah Radeon lain, XpressRoute mampu menggandakan transfer data ke
seluruh jalur HyperTransport.
Ketiga: MemBoost yang kalau dipasangkan
dengan memori DDR2-800 atau memori DDR2 kelas hebat lainnya, pengguna juga
dapat melakukan utak-atik lebih lanjut terhadap kinerja memori.
PCI-Express 2.0
AMD series 7 mendukung PCI-Express 2.0 meskipun
bukan chipset pertama yang mendukung PCI-Express 2.0 Chipset pertama yang
mendukung PCI-Express 2.0 adalah Intel X38. Chipset ini merupakan chipset
pertama dari Intel yang mendukung PCI-Express 2.0. Bandwidth yang dihasilkan
adalah 5 GB/detik – sebelumnya 2,5 GB/detik.
GPU-Plex
Teknologi baru lainnya yang ada di seri 7
adalah GPU-Plex. Inilah teknologi yang dibuat agar sistem mampu melakukan
tuning performa kartu grafis dengan inti ganda yang terpasang pada jalur
PCI-Express x16. Teknologi ini juga mendukung beberapa buah kartu grafis
berinti ganda tersebut. Dengan jalur komunikasi khusus melalui XpressRoute,
performa grafis dari sistem akan meningkat.
Quad PCIE Blocks
Fitur baru berikutnya bernama Quad PCIE Blocks
yang berguna untuk meningkatkan interaksi antara prosesor dengan chip kartu
grafis. Tujuannya untuk mengurangi interferensi memori dan mengoptimalkan
bandwidth PCI Express. Dengan XpressRoute, transfer antara inti kartu grafis
dengan inti kartu grafis lainnya bisa lebih cepat.
CrossFireX
Ada peningkatan pada fitur CrossFire. Pada seri
7 ini, fitur ini bernama ATI CrossFireX.
Dengan chipset 790FX, kini pengguna dapat
memasangkan hingga 4 kartu grafis Radeon yang mampu bekerja bersama-sama dalam
modus CrossFire. Dengan teknologi komunikasi antar-GPU dan CPU dengan GPU yang
sudah diperbarui, performa CrossFire bisa lebih meningkat.
Backwards Compatibility
AMD seri 7 memiliki fitur bernama Backwards
Compatibility. Chipset AMD seri 7 memungkinkan seseorang membangun PC dengan
prosesor yang sekarang ini tersedia, seperti AMD Athlon64, Athlon 64 X2,
Athlon64 FX, serta Sempron atau Phenom inti ganda, 3 inti, ataupun 4 inti. Tapi
dengan masih digunakannya DDR2 memberikan nafas bagi pengguna yang masih
memiliki modul memori jenis tersebut dan tidak memaksa mereka melakukan
penggantian ke memori DDR3.
OverDrive
AMD seri 7 hadir dengan AMD OverDrive yang
membuat utak-atik performa sistem dapat dilakukan dengan mudah dari dalam
sistem operasi. Motherboard dari merek dan jenis apapun – asalkan chipset yang
digunakan adalah AMD seri 7 – mampu di-overclock secara langsung (on-the-fly).
Besar kecilnya peningkatan kinerja tergantung kualitas motherboard dan komponen
pendukung yang digunakan. Meski begitu, AMD tidak menyarankan overclock
dilakukan.
Fitur yang ditonjolkan oleh OverDrive adalah
Ultimate Overclocking, Amazing Control, Advanced Stability Tests, Custom
Performance for Novice User, dan Overclocking Made Easy.
Dengan Ultimate Overclocking, orang dapat
mengubah kinerja prosesor, memori, dan kartu grafis agar performa sistem
menjadi lebih baik.
Fitur Amazing Control yang ada pada chipset
terbaru ni membuat pengguna dapat memonitor seluruh pengaturan sistem, seperti
memori clock, memory timing, tegangan, frekuensi prosesor.
Advanced Stability Tests memastikan PC berbasis
chipset seri 7 bekerja dengan mulus. AMD OverDrive memiliki fasilitas untuk
menguji kinerja sistem. Pengguna juga dapat menjalankan uji kestabilan tersebut
untuk jangka waktu yang bisa ditentukan sendiri.
Pengguna awam yang belum tahu banyak soal
overclocking akan dimudahkan dengan adanya fitur Custom Performance dari
OverDrive. Cukup dengan menggerakkan batang geser (slider), pengguna dapat
meningkatkan performa sistem tanpa perlu repot mengatur segala tetek bengek.
Untuk lebih mempermudah overclock, AMD
OverDrive menyediakan fitur satu klik untuk mengatur performa. Fitur ini mampu
meningkatkan performa sistem ke titik optimalnya secara otomatis – cukup tekan
tombol [Auto Clock], sistem akan mencari pengaturan maksimum namun paling
stabil.
RAIDXpert
Fitur RAIDXpert mempermudah konfigurasi sistem
RAID dari jarak jauh. Pengguna yang sedang tidak berada di PC-nya dapat
melakukan pengaturan RAID. Harddisk SATA yang 3 GB/detik terpasang pada port
yang dikontrol oleh chip southbridge SB600 dapat diatur konfigurasi RAID-nya
dari dan ke RAID 0, RAID 1, dan RAID 0+1.
Hemat daya juga merupakan fitur yang baru. Chip
northbridge 790FX yang sudah dibangun dengan proses teknologi 64 nanometer
tersebut kini hanya mengonsumsi daya 3 Watt saat “bengong” dan bisa mencapai
hanya 10 Watt saat bekerja. Secara keseluruhan, kombinasi northbridge dan
southbridge pada chipset AMD seri 7 dengan southbridge SB600 rata-rata hanya
mengonsumsi kurang dari 15 Watt.