Lucky

Windows Live Photo Gallery

Posted by louis7zen on February 25, 2008

Sebagai bagian dari Windows Live, Windows Live Photo Gallery bersama-sama dengan
Windows Live Mail, Windows Live Messenger, dan aplikasi Live lainnya, selain
dapat dijalankan pada sistem operasi terkini dari Microsoft Windows Vista, juga
dapat dijalankan pada sistem operasi Windows XP. Hanya saja, syarat yang harus
dipenuhi adalah Windows XP yang dipakai telah menggunakan Service Pack 2.
Produk ini bisa di-download secara gratis melalui website
http://get.live.com.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan
teknologi yang ada saat ini telah membuat dunia fotografi yang dulu terasa
sebagai hobi atau profesi mahal, menjasi sesuatu yang bisa dinikmati oleh siapa
pun dan kapan pun. Dengan berkembangnya fotografi digital dan kamera digital
(termasuk kamera yang terdapat di ponsel), minat orang untuk membuat, mengedit,
dan menyimpan foto-foto pribadi meningkat luar biasa.

Sebenarnya Windows Live Photo
Gallery bisa disebut sebagai sebuah aplikasi viewer yang “hanya” dipakai
sebagao tools untuk melihat foto-foto yang tersimpan di dalam media
penyimpanan, seperti hard disk atau flash disk. Namun ternyata, jika kita mau
menggali lebih dalam lagi, kita bisa menemukan banyak hal yang bisa dilakukan
dengan menggunakan produk yang satu ini, lebih dari sekadar memperlakukannya
sebagai viewer belaka.

 

Impor foto dari kamera

Pada saat ini, dengan menggunakan kamera
digital apapun, kita bisa dengan mudah men-download foto-foto yang ada di dalam
kamera tersebut ke dalam hard disk. Ketika PC kita telah ter-install Windows
Live Photo Gallery, kita dapat langsung menikmati fasilitas kemudahan yang
diberikan sejak kamera digital kita terhubung dengan PC melalui kabel USB (pada
kamera yang canggih bisa dilakukan dengan menggunakan WiFi!).

 Pada
feature Photo Impotr Tool, Windows Live Photo Gallery akan secara langsung
mengelompokkan foto-foto dari kamera ke dalam folder-folder yang akan terbentuk
secara otomatis pada hard disk PC kita, berdasarkan tanggal diambilnya foto
tersebut. Sejak awal proses import ini, kita langsung terbantu dalam hal
pengelolaan foto-foto yang kita miliki. sebenarnya hal seperti itu juga bisa
dilakukan pada Windows Photo Gallery (tanpa kata Live) di Windows Vista. Hal
baru yang diperbaiki di Windows Live Photo Gallery adalah pengguna bisa
memilah-milah foto mana yang akan diimport dan mana yang tidak. Sedang pada
versi sebelumnya, pengguna “dipaksa” untuk mengambil semua foto yang ada di
dalam kamera sekaligus.

 Windows
Live Photo Gallery juga mendukung format RAW dari beberapa jenis kamera populer
sehingga produk ini benar-benar sangat menarik bukan hanya bagi fotografer
pemula, tetapi juga mereka yang profesional.

 Meski
bernama Live Photo Gallery, jangan menganggap bahwa produk ini hanya ditujukan
untuk mengurusi foto-foto saja. Jika Anda telusuri lebih jauh, ternyata produk
ini juga bisa digunakan untuk meng-import file-file berformat video dari kamera
(tentunya pada kamera yang memiliki feature perekam video).

 

Photo rating

Feature lain yang bisa dipakai untuk mengelola
koleksi foto-foto kita adalah kemampuannya untuk memberikan rating pada foto.
Bagi sebagian fotografer, feature ini sangat bermanfaat untuk menandai foto
mana yang akan diproses dan mana yang tidak. Banyak fotografer terbiasa
mengambil beberapa gambar, misal untuk pose yang sama (pada portraiture/glamour photography), dan
kemudian memilih satu di antaranya sebagai yang terbaik. Prinsip yang sama juga
sebenarnya bisa diimplementasikan oleh fotografer pemula. Kita juga dapat
menyortir foto-foto yang berdasarkan tingkat rating yang diberikan.

 

Metadata foto

Perkembangan fotografi digital tidak hanya
membawa dampak pada memasyarakatnya kamera digital, tetapi juga membuat orang
bisa memotret kapan pun tanpa memikirkan biaya, kecuali fotonya ingin dicetak.
Akibatnya, di dalam hard disk kita terdapat ribuan foto dari berbagai acara dan
kejadian menarik yang ingin dikoleksi. Sekali lagi, Windows Live Photo Gallery
bisa membantu pengguna dalam mengelola foto-foto yang tersedia.

 Feature
editor metadata yang ada, memungkinkan pengguna untuk memasukkan
atribut-atribut sebagai data pendukung sebuah foto, seperti lokasi tempat foto
diambil, memberi label nama acara, atau kejadian pada foto tersebut, siapa
fotografernya, memberi nama album atau kata kunci apa pun yang ingin di masukkan
ke dalam metadata foto tersebut. Pengguna juga dapat memasukkan kata kunci yang
sama untuk beberapa foto sekaligus. Feature ini akan sangat terasa optimal
manfaatnya jika sistem operasi yang dipakai adalah Windows Vista, karena kita
bisa mencari dan mendapatkan kembali foto-foto yang ada di dalam PC secara
mudah. Ini dapat dilakukan hanya dengan memasukkan kata-kata kunci yang kita
ingat ke dalam fasilitas Instant Search, yang terdapat di Windows Vista
(fasilitas ii tidak hanya dapat mencari berdasarkan nama file, tetapi juga
berdasarkan atribut metadata sebuah file).

 Jangan
lupa pula, Anda pun dapat menambahkan metadata serupa pada file-file video yang
ada di dalam hard disk.

 Menurut
Craig Cincotta – Microsoft Senior Product Manager – Consumer Product Feature,
pengguna juga dapat memanfaatkan atribut metadata untuk memasukkan informasi
posisi geografik dari lokasi di mana foto itu diambil. Cara itu dilakukan
dengan memadukannya bersama layanan lain, Live Maps/Visual Earth.

 

Photo editing

Windows Live Photo Gallery bukan hanya sekadar
aplikasi untuk men-download dan mengelola penyimpanan koleksi foto-foto. Lebih
dari itu, pengguna juga bisa memanfaatkan Windows Live Photo Gallery untuk
melakukan editing sederhana pada foto tanpa harus mempunyai pengetahuan
mengenai manipulasi sebuah foto digital. Ketika masuk ke dalam mode edit foto (Fix), pengguna akan melihat beberapa
pilihan editing yang tersedia. Mulai dari menghilangkan efek mata merah (red-eye reduction) yang biasa terjadi
ada objek foto (manusia), menambah atau mengurangi tingkat ketajaman gambar,
tingkat exposure, saturasi warna,
mengatur histogram foto, hingga cropping atau mengubah ukuran foto guna
memperoleh hasil yang paling memuaskan.

 Anda
tidak perlu khawatir terhadap semua kegiatan editing yang dilakukan. Jika
ternyata hasilnya tidak memuaskan, cukup klik option “Undo” untuk membatalkan
sebagaian atau semua editing yang telah dikerjakan pada foto tersebut.
Menanggapi hal ini, Valens Riyadi, administator salah satu website komunitas
fotografi terbesar di Indonesia Fotografer.net mengatakan, “Windows Live Photo
Gallery memungkinkan pengguna melakukan pengolahan foto dengan mudah. Pengguna
awam tidak perlu paham teknis pengolahan foto secara detail. Fungsi Auto-Adjust
cukup cerdas untuk melakukan balance warna, suhu warna, saturasi, dan histogram
dengan tepat.”

 

Slide shows

Feature Slide Show tentunya sudah sangat
dikenal. Dengan feature ini kita bisa menampilkan deretan koleksi foto-foto
kita secara bergantian untuk ditampilkan di layar monitor secara kontinue. Cara
menampilkan foto-foto dengan menggunakan mode Slide Shows sama seperti pada
aplikasi lain, semudah meng-klik tombol untuk Slide Shows. Namun, yang menarik
di sini, kita bisa menampilkan slide shows dengan menggunakan theme yang bisa mempercantik efek visual
pada setiap transisi yang terjadi antarsatu foto ke foto berikutnya. Keragaman
theme yang ada juga ditentukan oleh versi Windows yang dipakai (Vista Home
Premium atau Vista Ultimate tentunya akan memberikan lebih banyak dibanding Vista
Home Basic).

 Bukan
hanya fungsi slide shows ‘tradisional’ yang bisa kita manfaatkan pada Windows
Live Photo Gallery. Kita bisa juga memanfaatkannya untuk memilih foto-foto dan
atau video tertentu yang ingin kita tampilkan dalam slide shows sebagai screen
saver yang aktif dalam PC.

 Bersama-sama
dengan feature editingnya, Windows Live Photo Gallery juga bisa dipakai untuk
menghasilkan sebuah ‘presentasi’ slide shows yang benar-benar hidup. Anda dapat
memadukan foto, video, dan musik dalam sebuah theme pilihan.

 

Foto panoramik

Ambil beberapa foto dari sebuah area secara
memanjang, dan ujung ke ujung. Masukkan foto-foto tersebut ke dalam Windows
Live Photo Gallery dan buatlah foto panoramik yang akan menyambungkan foto-foto
tersebut menjadi satu tampilan sambung menyambung. Photo stitching, begitu istilah yang selama ini dikenal di dunia
fotografi. Teknik dasarnya sederhana, antara satu foto dengan foto lainnya pada
area yang bersambungan terdapat bidang yang overlap.
Berdasarkan bidang overlap inilah algoritma akan mengalkulasikan gambar
hasil sambungan satu foto dengan foto berikutnya.

 

Kirim foto via e-mail

Adanya integrasi antara Windows Live Photo
Gallery dan Windows Live Mail, memudahkan kita ketika ingin mengirim beberapa
foto dari dalam galeri melalui e-mail. Pilih foto-foto yang ingin dikirim,
lantas klik icon “Email”.

 Di
dalam Windows Live Mail, berapa pun besarnya foto-foto tersebut, pengguna bisa
mengubah ukuran resolusi foto yang akan dikirim. Jika ternyata ukurannya masih
dianggap besar, Windows Live Mail hanya akan mengirimkan foto yang dalam bentuk
thumbnail kepada penerima dan menaruh
foto-foto ukuran sebenarnya pada sebuah alamat website sementara di
www.live.com. Foto-foto
di dalam website tersebut bisa di-download kapan pun, sampai dengan 30 hari
setelah e-mail itu dikirim.

 

Upload foto

Integrasi antara aplikasi Windows Live Photo
Gallery sebagai aplikasi desktop di PC kita dengan layanan online seperti
Windows Live Spaces atau Flickr (
http://www.flickr.com) untuk menyimpan galeri foto secara online merupakan salah satu feature
paling menarik pada produk ini. Pilih foto-foto dalam hard disk Anda melalui
Windows Live Photo Gallery dan klik “Publish”. Ya, semudah itulah langkah yang
kita perlukan untuk mempublikasikan galeri foto kita secara online ke Internet.

 Pengguna
juga tidak perlu khawatir kehilangan semua tag atribut metada yang pernah
ditambahkan pada foto-foto tersebut sebelum di-publish di Internet. Begitu juga
ketika ada teman atau siapa pun yang men-download foto tersebut dari galeri
online Anda, mereka juga tetap bisa memanfaatkan metadata tersebut sebagai
bagian dari atribut foto yang bisa dipakai dalam proses Instant Search di
Vista.

 

Cetak foto

Yang menarik dari menu cetak foto pada Live
Photo Gallery, bukanlah pada saat pengguna hendak mencetak fotonya di printer
yang dimilikinya. Namun, pengguna bisa mengirim foto-fotonya yang hendak
dicetak ke studio cetak foto melalui Internet. Tentunya jika studio tersebut
sudah mengimplementasikan teknologi yang memungkinkan mereka menerima order
cetak lewat Internet.

 Sekarang,
setidaknya kita bisa bayangkan dulu, jika selama ini hendak mencetak foto, kita
mesti datang sendiri membawa film atau memory card yang berisi foto-foto yang
hendak dicetak tersebut ke studio cetak foto. Pada waktunya nanti, kita cukup
mengklik tombol “Print Online” pada Windows Live Photo Gallery dan memasukkan
data keuangan (seperti nomor kartu kredit dan alamat kirim). Selanjutnya,
tinggal tunggu kurir mengantarkan hasil cetakannya kerumah Anda.

 

Penutup

Sebagai sebuah produk yang sedang mengalami
revolusi dari bentuk sederhananya, Windows Live Photo Gallery benar-benar
memberikan pengalaman yang menarik.

Catatan: Jika kita meng-install produk ini pada
sistem operasi Windows Vista, Windows Live Photo Gallery ternyata akan berjalan
berdampingan dengan Windows Photo Gallery. “Tampilannya hampir sama. Jika
pengguna kurang jeli, akan mudah tertukar. Sebaiknya, Windows Live Photo Gallery
meng- ‘kudeta’ keberadaan Windows Photo Gallery.”
Rahmat
Zikri.

Leave a Reply



XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>