Lucky

Notebook Ringkas

Posted by louis7zen on February 28, 2008

Anda bisa mulai menyebut beberapa brand notebook ternama yang sudah lebih
dahulu memiliki alternatif pilihan sub-notebook dengan ukuran yang ringkas,
biasanya dengan layar diagonal selebar lebih kecil dari 10". Sampai mulai
dicanangkan sebauh rancang bangun notebook, yang awalnya lebih ditujukan untuk
memajukan akselerasi pada dunia pendidikan. Namun secara tidak langsung, hal
ini juga sedikit banyak mempengaruhi pendekatan desain produk notebook yang
juga dipasarkan secara komersial oleh produsen-produsen ternama.

 

Berawal dari OLPC

One Laptop per Child (OLPC) adalah sebuah
organisasi non-profit yang didirikan
oleh MIT Media LAB. Pada tahun 2005, sudah memulai pemikiran untuk membuat
sebuah notebook murah.

Gerakan ini kemudian didukung oleh beberapa sponsor
dari nama-nama terkemuka. Sebut saja, antara lain AMD, Google, Marvell, dan Red
Hat. Bahkan Intel pun juga sempat tergabung di dalamnya, sebelum akhirnya
memutuskan mengundurkan diri dari keikutsertaan gerakan ini di awal tahun 2008
ini.

 

XO Laptop

Kemudian dikenal dengan nama XO laptop, atau
ada juga yang mengenalnya dengan sebutan XO-1. Produk nyata dari gerakan yang
dicanangkan oleh OLPC. Awalnya notebook ini hanya dijual ke pemerintah, untuk
ditujukan penggunaannya oleh anak-anak di sekolah.

 

Prototype versi Alpha 1 sebetulnay sudah mulai
didistribusikan sejak pertengahan tahun 2006 sebanyak tidak kurang dari 500
unit. Kemudian berlanjut ke pengembangan versi Beta-1 dan Beta-2, masih dalam
skala produksi ratusan. Produsennya Quanta Computer baru memproduksinya secara full-scale untuk versi finalnya pada
akhir tahun 2007 yang lalu. Untuk tahun 2008 sendiri, tidak kurang dari sekitar
5 juta unit akan diproduksi untuk memenuhi permintaan ke tujuh negara yang
tertarik menggunakannya. Ketujuh negara tersebut adalah Argentina, Brazil,
Libya, Nigeria, Rwanda, Thailand, dan Uruguay.

 

Proyek notebook yang dicanangkan oleh OLPC ini
awalnya memang menyatakan tidak akan menyediakan versi komersial yang akan
diperjual belikan untuk konsumen retail. Namun seiring dengan animo
ketertarikan pengguna notebook, pernyataan tersebut sempat sedikit mengalami
penyesuaian. Pada situs resminya laptopgiving.org
sempat memberikan program penawaran yang disebut “Give 1 Get 1” pada akhir
tahun 2007 yang lalu. Meski program ini sendiri hanya terbatas untuk alamat
pengiriman di Kanada dan Amerika Serikat.

 

Intel Classmate

Sebelumnya dikenal dengan nama Eduwise, sebuah
inovasi dari Intel untuk memenuhi kebutuhan pasar yang membutuhkan PC dengan
harga yang murah untuk ditujukan penggunaannya pada anak-anak di negara
berkembang. Melihat dari target market yang dituju, Eduwise dan gerakan OLPC
memiliki banyak kesamaan.

 

Eduwise mulai dicanangkan pada Intel World
Ahead Program, yang sudah dimulai pada pertengahan 2006. Dalam program ini,
Intel mengembangkan sebuah platform
laptop yang membutuhkan ongkos produksi minimal, kemudian dapat dikerjakan oleh
third party manufacturer, untuk dapat
memproduksi notebook dengan harga murah yang dapat dipasarkan dengan merek
tersendiri. Desain ini yang kemudian hari ditawarkan ke pabrikan OEM.

 

Intel Classmate sendiri adalah reference design untuk platform
tersebut. Sedangkan, Intel sendiri tidak akan memproduksi notebook itu sendiri.

 

Asus EEE PC

Perkenalan Asus EEE PC sendiri sebenarnya sudah
diperkenalkan sejak ajang Computex tahun 2007 yang lalu. Saat itu diperkenalkan
EEE PC 701 dan EEE PC 1001. Asus EEE PC 701 yang belakangan dikenal sebagai
Asus EEE PC 4G.

 

Sebagai salah satu bagian dari produk
sub-notebook. Awalnya identik dengan bentuknya yang ringkas, bobot yang ringan,
menggunakan solid-state-drive, dan menggunakan sistem operasi Linux.
Perkembangan selanjutnya terlihat varian dengan operating system Windows XP Home Edition.

 

Direncakan EEE PC juga akan mengeluarkan varian
berikutnya. Diantaranya dengan menggunakan Intel Merom processor yang
memungkinkan EEE PC generasi berikutnya memiliki konsumsi daya yang lebih
efektif.

 

Notebook Ringkas, Semakin Ideal

UMPC sendiri sudah diperkenalkan terlebih
dahulu. Melanjutkan trend tablet PC yang sudah terlebih dahulu diperkenalkan.
Menggabungkannya ke dalam sebuah perangkat yang lebih ringkas, memulai debut
perkenalan dengan origami yang diperkenalkan oleh Microsoft.

 

Pengembangan UMPC sendiri juga didukung oleh
Microsoft. Medion UMPC, WiBrain B1 UMPC, dan Packard Bell EasyNote XS adalah
beberapa di antaranya yang akan diperkenalkan dalam waktu dekat. Beberapa juga
mencoba menggabungkan dengan fungsi GPS, TV Tuner yang terintegrasi.

 

Untuk urusan processor, para pengembang dan
produsen Ultra Mobile PC kebanyakan mengandalkan produk dari Intel ataupun VIA.
Berikut dengan chipset dari kedua produsen ternama tersebut, Ultra Mobile PC
memungkinkan untuk hanya mengkonsumsi daya sepersepuluh dari konsumsi daya yang
dibutuhkan PC desktop. Dan kedua produsen tersebut juga masih terus
mengembangkan, baik chipset juga CPU dengan teknologi terbaru. Termasuk dengan
menggunakan desain proses teknologi yang lebih kecil daripada yang sekarang
sudah digunakan, untuk lebih menghemat konsumsi daya pada Ultra Mobile PC di
masa mendatang.

 

Sedangkan untuk produk Ultra Mobile PC yang
juga mulai marak menjadi bahan pembicaraan adalah Everex CloudBook. Spesifikasi
yang digunakan antara lain adalah: menggunakan processor VIA C7-M processor,
dengan 7", full keyboard, harddisk dengan kapasitas 330 GB dan operating
system Linux (gOS). Everex CloudBook sendiri adalah notebook yang dibuat
berdasarkan reference model dari VIA yang disebut dengan nama Nanobook.

 

Menggeser Dominasi Desktop

Dominasi desktop PC secara perlahan mulai tergeser
dengan mobile PC atau yang lebih dikenal dengan sebutan notebook. Terlebih
dengan kehadiran Ultra Mobile PC. Kebutuhan pengguna PC juga mulai bergeser.
Kebutuhan untuk melakukan komputasi secara mobile,
dan tidak lagi terpaku bekerja di depan meja dengan PC desktop.

 

Diperkirakan trend perkembangan kebutuhan pasar
ini akan terus membantu mobile PC menggeser desktop PC. Bahkan diperkirakan
penjualan mobile PC di seluruh dunia pada tahun 2009 mendatang akan melewati
jumlah penjualan desktop PC di tahun yang sama. Bagi pengguna sendiri, tetap
perlu melakukan penyesuaian untuk beradaptasi dengan performa komputasi, karena
kebanyakan pengguna memang sudah terbiasa mendapatkan performa komputasi dari
PC seperti pada desktop PC.

 

Intel Menlow

Dari pihak Intel, sudah tersedia chipset baru
Menlow untuk mendukung generasi terbaru processor untuk ultra mobile PC.
Multi-core processor juga tidak menutup kemungkinan akan digunakan pada ultra
mobile PC ini. Kendala untuk tetap menjaga konsumsi daya dan hubungannya dengan
peningkatan kinerja yang memungkinkan adalah masalah utama yang harus dihadapi
pengembang dan produsen ultra mobile PC. Untuk sementara kinerja yang lebih
baik secara tidak langsung berbanding lurus dengan peningkatan kebutuhan
konsumsi daya. Hal ini disebabkan jumlah transistor, khususnya pada processor
yang mengingkat. Dan hal ini secara tidak langsung tentunya akan mempengaruhi
daya tahan ultra mobile PC dapat beroperasi dengan catuan daya dari baterai.

 

Solusi untuk permasalahan tersebut adalah
peningkatan power efficiency. Solusi
ini dimungkinkan dengan memperbarui design yang digunakan. Terutama pada
processor dan chipset.

 

Sebagai contoh seperti pada Intel Menlow, yang
berukuran lima kali lebih kecil, dengan konsumsi daya hanya sepersepuluh dari
processor ultra low voltage processor yang sudah mulai dipergunakan pada tahun
2006.

 

Berbeda dengan desktop PC, di mana konsumsi
daya bukan menjadi masalah utama. Ukuran rongga PC case memungkinkan untuk
mengatur aliran udara panas dengan lebih leluasa. Hal yang sangat berbeda untuk
UMPC dengan ruang yang jauh lebih terbatas.

 

Lightweight Machine

Qualcomm pun juga turut mengembangkan produk
processor untuk pasar ultra mobile PC ini. Dengan membuat sebuah processor
generasi baru yang memang dikhususkan untuk PC ringkas dan ringan ini. Dua
rancangan yang sudah diperkenalkan oleh Qualcomm antara lain adalah Anchorage
dan Fairbanks.

 

Optimalisasi catuan daya juga dilakukan dengan
meminimalkan mekanisme yang digunakan pada ultra mobile PC. Salah satunya
dengan mengeliminasi ketersediaan optical disc drive, dan menggantikan
penggunaan harddisk dengan solid state drive. Selain mengurangi mekanisme,
mengurangi bobor ultra mobile PC secara keseluruhan. SSD juga memiliki keuntungan
tambahan dibandingkan harddisk biasa yang mengandalkan pergerakan rotasi dari
spindle. Dengan tidak digunakannya mekanisme reliabilitas juga dapat meningkat,
dengam semakin minimnya bagian yang bergerak dalam beroperasi. Meskipun untuk
sementara solid state drive memang masih rasio perbandingan harga dengan
kapasitas yang belum ekonomis jika dibandingkan dengan harddisk yang sudah
lebih dulu berkembang. Namun seiring dengan waktu, daya serap pasar, dan
pengembangan teknologi SSD di masa mendatang diprediksi masalah ini akan
berangsur-angsur berkurang.

 

Sebagai informasi, perkembangan storage untuk
mobile PC juga sudah berkembang hampir mendekati perkembangan storage pada
desktop PC. Bit Marco sudah memperkenalkan solid state disk 2.5 inci dengan kapasitas
hingga 832 GB. Toshiba dan Samsung juga sudah memiliki alternatif produk solid
state disk dengan form factor 1.8 inci dengan kapasitas 128 GB.

 

Wireless Broadband

Konektifitas nirkabel juga menjadi salah satu
parameter yang dibutuhkan penggunanya. Pengembangan teknologi wireless juga
menjadi pertimbangan proses rancangan generasi berikutnya. Termasuk di
antaranya dukungan untuk Wimax.

 

Sebagai contoh adalah produsen OQO akan
memperkenalkan produk selanjutnya dengan dukungan Wimax. Setelah sebelumnya OQO
model e2 memiliki varian yang juga menawarkan konektifitas dengan jaringan 3.5G
dan Wi-Fi. Selain OQO, ASUS juga memiliki rencana serupa dengan model EEE PC
berikutnya. Intel pun juga akan memproduksi chipset yang sudah mendukung
jaringan Wimax dan direncanakan akan diluncurkan pada tahun 2008 ini.
B.Setyo Ryanto.

Leave a Reply



XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>