Lucky

Memaksimalkan Vista 2

Posted by louis7zen on January 24, 2008

Sidebar

Cukupkah side bar pada Windows Vista Anda hanya
di-isi informasi wheater report atau analog clock saja? Tentu tidak. Anda
pasti menginginkan aplikasi penting lain bisa diletakkan dalam side bar
tersebut.

Berikut beberapa aplikasi yang bisa Anda integrasikan
ke dalam side bar tersebut:

· App
Launcher (
http://tinyurl.com/39pe2n) – Aplikasi ini hampir sama dengan quick launch toolbar, namun lebih mudah diatur.

· ClipboardManager
(
http://tinyurl.com/22g4t4) – Akses ke dalam clipboard content
akan semakin mudah dan cepat.

· Memory
Meter (
http://tinyurl.com/2sgc86) – Aplikasi dimana akan memonitor
DIMM pada PC Anda. CPU core juga akan dimonitor di sini.

· Mini
Outlook Inbox (
http://tinyurl.com/3yhm8y) – Para penggemar outlook bisa
tetap melihat inbox mereka dalam
sidebar tersebut, tidak perlu membuka window
outlook
keseluruhan.

· Network
Utilization (
http://tinyurl.com/29k5j2) – Aplikasi yang akan memonitor bandwidth network Anda langsung dalam
sidebar.

 

Memperbaiki Bugs pada nVIDIA

Jika menggunakan video card nVIDIA GeForce seri
6, 7, atau 8, Anda akan merasakan frame
rates
yang lambat dan kemudian mengakibatkan sistem crash, terutama ketika Anda memainkan game-game seperti Battlefield 2142, Half-Life 2, dan Rainbow Six
Vegas. Hal tersebut bisa diatasi dengan menambahkan patch di alamat berikut:
http://support.microsoft.com/kb/940105.

Patch yang lain ada di alamat http://support.microsoft.com/kb/936710. patch ini
digunakna bagi Anda pengguna Vista yang ingin memaksimalkan fungsi SLI pada
video card nVIDIA dengan menggunakan DirectX 10.

Periksa terlebih dahulu daftar update Windows
Anda setiap saat. Jika patch seperti diatas belum masuk ke dalam update
otomatis yang dilakukan oleh Windows Update, Anda harus melakukan instalasi
secara manual.

 

Peringatan Dini Saat Vista Anda Error

Hal tersebut sebenarnya sudah bisa Anda ketahui
dengan fitur Event Viewer. Namun ada
cara yang lebih efektif lagi, yaitu dengan cara e-mail logging, di mana Vista akan langsung meng-e-mail Anda saat
ada yang salah dari sistem Vista tersebut.

Untuk melakukan setup buka Event Viewer (dalam mode administrator), buka log file,
kemudian pilih event di mana Anda akan diperingatkan (melalui e-mail) jika
terjadi error dalam event tersebut. Pada sebelah kanan klik “attach task to this event…..” dan
lanjutkan dengan wizard  yang dianjurkan.

Anda harus meng-setting server, di mana alamat e-mail yang harus dituju untuk
meng-e-mail laporan tersebut. Perlu diperhatikan baik-baik, jika Anda melakukan
kesalahan setting, bukan tidak mungkin alamat e-mail Anda akan banyak menerima spam.

 

Meningkatkan Performa SATA Drives

Jika Anda termasuk orang yang suka akan
tantangan, dan ingin meningkatkan performa harddisk SATA Anda, maka mungkin
cara berikut bisa Anda lakukan. Mengapa kami sebut tantangan? Karena sebenarnya
fitur ini cukup berisiko bagi keamanan data pada harddisk Anda. Namun, jika
Anda tetap menginginkan performa yang maksimal dari harddisk SATA Anda, lakukan
langkah-langkah di bawah ini:

Pada Device
Manager,
pilih hard drive Anda, kemudian klik kanan dan pilih properties.

Setelah itu pilih Policies tab, pilih “Optimize
for Performance” dan kemudian tambahkan tanda centang (√) pada kedua pilihan
“Enable write caching on the disk” dan “Enable advanced performance”.

Perlu Anda perhatikan, jika kedua pilihan ini
diaktifkan, Anda tidak bisa sembarangan mematikan komputer. Jika Anda
sembarangan mematikan komputer, dalam artian tanpa proses shutdown maka kemungkinan data akan hilang dan yang terburuk adalah
harddisk Anda akan mengalami crash. Untuk
meminimalisasi hal tersebut, sediakan sebuah UPS untuk komputer Anda, supaya
aman dari gangguan arus listrik yang tidak stabil.

Performa dari harddisk SATA Anda akan meningkat
drastic, namun tentu saja hal ini tergantung pada model dan tipe dari harddisk
Anda tersebut. Jangan berharap terlalu banyak.

 

Hotfix Windows Vista

Windows Vista masih memiliki banyak kelemahan.
Untuk mengatasinya, Anda bisa menginstal update
khusus untuk Windows Vista. Update yang akan kami berikan kali ini, belum
resmi masuk dalam Windows Update, jadi Anda harus menginstal secara manual.

· http://support.microsoft.com/kb/929451 - Memperbaiki
Vista, di mana biasanya ia akan me-register IP address lama Anda jika ada
setting network yang berubah (termasuk IP address Anda).

· http://support.microsoft.com/kb/931671 - Error
pada Vista akan terjadi saat Anda berusaha mengubah PC Anda alam keadaaan sleep mode. Update ini akan memperbaiki
error tersebut.

· http://support.microsoft.com/kb/932649 - Kualitas
video pada mode interlaced sangat
buruk. Tambahkan update ini dan masalah akan selesai.

· http://support.microsoft.com/kb/940646 - Koneksi
3G WLAN sangat lambat, untuk memperbaikinya, tambahkan update tersebut.

· http://support.microsoft.com/kb/941542 - Koneksi ke network printer kemungkinan besar akan gagal. Perbaiki dengan
meng-instal update tersebut.

 

Untuk mendongkrak performa PC Anda, instal
update berikut secara manual:

· http://support.microsoft.com/kb/938194

· http://support.microsoft.com/kb/938979

 

Melakukan Downgrade ke Windows XP

Tentu ada beberapa alasan mengapa Anda berkeras
untuk kembali ke Windows XP. Permasalahannya, bagaimana caranya Anda kembali ke
Windows XP, karena setelah Anda menginstal Windows Vista, Anda tidak bisa
menginstal OS yang lain lagi. Satu-satunya cara adalah melakukan format ulang
terhadap harddisk Anda.

 

Cara berikut mungkin akan lebih mudah dilakukan
daripada Anda harus menformat ulang PC Anda.

1. Windows
XP Anda tidak bisa di-instal di atas Windows Vista. Namun, ada cara yang bisa
Anda lakukan jika Anda ingin menciptakan dual
booting
pada PC Anda, yaitu dengan menggunakan DiskPart tool yang ada dalam
disk instalasi Windows Vista untuk membuat partisi yang kedua. Selain itu, Anda
juga bisa menggunakan aplikasi third party seperti Gparted yang bisa didapatkan
di
http://gparted.sourceforge.net/. Jika
berencana menghapus habis Windows Vista, Anda bisa menggunakan aplikasi yang
sama dan kemudian menginstal kembali PC Anda dengan Windows XP.

2. Ketika
Anda menggunakan XP dan ingin melakukan copy file ke harddisk SATA Anda, namun
Anda tidak bisa melihat disk drive tersebut bisa dipastikan bahwa penyebabnya
adalah mode AHCI pada harddisk SATA, di mana pada PC keluaran terbaru saat ini
mode dalam posisi enabled. Untuk
mengubahnya cukup masuk ke dalam BIOS motherboard Anda dan kemudian matikan
fungsi AHCI mode yang otomatis akan menyalakan mode ATA untuk menjadikan
instalasi menjadi lebih mudah.

3. Dengan
partisi yang kosong dan mode AHCI dalam keadaan mati, boot PC Anda dengan menggunakan Windows XP, disarankan yang
memiliki SP2 langsung. Instal OS tersebut secara normal. Jika Anda ingin
menjadikan dual booting, maka Windows Vista akan berada pada drive C:, dan
Windows XP akan muncul dalam drive E: atau drive lainnya selain C:.

4. Jika
berencana menjadi PC Anda menjadi dual boot Windows Vista dan Windows XP, Anda
perlu memperbaiki Master Boot Record harddisk Anda, karena ketika Anda
menginstal Windows XP, maka XP akan menimpa MBR yang dipakai oleh Vista
sehingga Windows Vista Anda tidak akan bisa melakukan loading. Untuk
memperbaikinya, lakukan booting melalu disk Windows Vista dan pilih “Repair
your computer” pada layar install Now. Kemudian
pilih Startup repair untuk
memperbaiki MBR tersebut.

5. Langkah
terakhir adalah melakukan setup dual
booting pada PC Anda. Beberapa boot manager bisa melakukan hal ini, versi
gratis-nya Anda bisa mendapatkannya di
http://tinyurl.com/yovsxx dengan nama aplikasi EasyBCD. Boot PC
Anda di Vista, kemudian instal EasyBDC kemudian klik Add/Remove Entries. Ubah
drive letter menjadi E: dan kemudian ganti tipe ke Windows NT/2k/XP/2k3. Klik
add Entry, kemudian pilih save. Lakukan
reboot ulang dan kemudian bootloader
akan muncul secara otomatis. Anda bisa memilih sistem OS Vista ataupun OS XP,
mana yang Anda suka.

 

 

Leave a Reply



XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>