Lucky

Masalah WLAN

Posted by louis7zen on January 1, 2008

Jaringan di
rumah Anda sudah menggunakan teknologi wireless. Tidak ada lagi kabel
berseliweran yang mengganggu. Namun, masalah lain telah menunggu, seperti
sering putusnya koneksi wireless Anda.

 

Pada saat Anda
men-download file dan memeriksa e-mail yang masuk, tiba-tiba koneksi Internet
via wireless terputus. Fungsi autodial pun tak berfungsi, Anda terpaksa
me-restart notebook dan semuanya; download file dan e-mail semua harus diulang
dari awal.

 

Apa penyebabnya
terputusnya koneksi wireless ini? Terlalu banyak yang dapat menjadi penyebab
masalah WLAN. Untuk mencari penyebab ini, Anda harus bekerja secara sistematis.

 

Mengamankan akses router

Untuk dapat
mengatur router, misalnya untuk mengubah konfigurasinya, Anda harus memasukkan
password. Bagaimana membuat password yang aman? Ikuti langkah berikut. Kami
mengambil contoh dari router Fritzbox. Untuk perangkat merek lain, prinsipnya
juga sama. Pertama, masuk ke “WLAN| Security”, pilih ‘Enable WPA Encryption’
dan pada ‘WPA Mode’ pilih ‘TKIP (WPA)’. Sebagai ‘WPA Network key’, masukkan
sebuah password. Dalam praktiknya, 15-20 karakter sudah cukup aman untuk
melindungi router Anda.

 

Mengkonfigurasi filter MAC

Pada router
terdapat feature perlindungan tambahan, yaitu filter MAC address. Feature ini
menjamin hanya perangkat dengan MAC address tertentu yang boleh masuk ke dalam
WLAN Anda. Namun dalam prakteknya sering terjadi masalah. Filter MAC yang ada
di router mengizinkan perangkat yang ada dalam daftar positif. Yang lainnya ia
tolak walaupun password-nya benar.

Agar sebuah
perangkat diizinkan masuk WLAN, Anda harus memberikan MAC address perangkat
tersebut ke router. Pada Fritzbox, login-lah dan pilih ‘System| Network
Devices’. Kemudian, klik pada ‘No new WLAN devices allowed’.

 

Meng-upgrade firmware

Anda sangat
disarankan untuk meng-install software driver/firmware terbaru dari router dan
WLAN adapter, apalagi bila kedua perangkat tersebut tidak berasal dari produsen
yang sama. Carilah software versi terbarunya di website produsen dan
instalasikan via browser. Caranya, buka browser dan masukkan ‘192.168.1.1’.
contohnya, utnuk meng-copy firmware pada router Netgear, pilih menu ‘Router
Upgrade’ dan klik ‘Check’. Kemudian, router ini akan mencari sebauh update
terbaru.

 

Menentukan lokasi router dan
antena

Posisi terbaik
untuk meletakkan router adalah dipasang pada dinding dan diletakkan setinggi
mungkin. Dan sebaiknya di sekitar router tidak ada PC atau perangkat
elektronik, seperti telepon DECT atau oven microwave. Untuk posisi antena,
arahkan miring ke bawah untuk mendapatkan jangkauan terluas.

Bila tidak
memungkinkan meletakkan router di dinding, perhatikan agar antena tidak berada
tepat di belakang sebuah PC atau perangkat lain yang memiliki radiasi kuat atau
terhalang sebuah casing logam. Dengan melakukan cara di atas, akan di dapatkan
jangkauan terluas untuk jaringan wireless Anda.

 

Mengkonfigurasi alamat IP

Agar dua
komponen jaringan dapat saling bertukar data, tiap komponen membutuhkan sebuah
alamat IP. Alamat IP ini dapat diperoleh secara otomatis yang disediakan  oleh sebuah DHCP server (Dynamic Host Configuration Protocol) dalam router. Berikut cara
mengkonfigurasinya dalam Windows. Pilih ‘Control Panel| Network Connections’.
Buka ‘Properties’ dalam menu konteks ‘Wireless Network Connection’. Klik ganda
pada ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ dan aktifkan option ‘Obtain an IP Address
automatically’. Konfirmasikan dua kali dengan ‘OK’.

 

Mencari ‘pengganggu’ DHCP

DHCP server
secara otomatis membagikan alamat IP kepada semua perangkat yang satu jaringan
dengannya. Akan timbul masalah bila terdapat lebih dari satu DHCP Server aktif
dalam jaringan yang sama. Ini dapat terjadi misalnya bila seorang pengguna
ingin mengkonfigurasi router untuk diri sendiri dan PC pengguna itu satu
jaringan dengan DHCP ‘asli’.

Untuk melacak server
tak dikenal tersebut gunakanlah software DHCP Find 1.2. Software ini mampu
menampilkan alamat MAC server DHCP ‘asing’ yang ada dalam jaringan.

Info : Alamat
MAC biasanya tercantuk pada sisi bawah router.

 

Memeriksa konfigurasi DNS

DNS (Domain Name Service) server bertugas
menerjemahkan IP Address menjadi sebuah nama yang tentu lebih mudah diingat.
Sebagai contoh, bila Anda mengunjungi www.chip.co.id, sebenarnya Anda terkoneksi dengan
alamat IP 202.146.5.48. Agar router dapat mengakses sebuah DNS, DNS Server ISP
langganan Anda harus dimasukkan dalam router. Untuk itu,bandingkan setting DNS
di PC dengan dokumentasi yang diberikan oleh ISP. Bila Anda tidak menemukan
alamat khusus, gunakan option ‘Obtain DNS server address automatically’. Dengan
option ini, router akan menggunakan setting DNS dari ISP secara otomatis.

 

Memeriksa konfigurasi proxy

Jika jaringan
masih belum terhubung, bisa jadi terdapat konfigurasi proxy yang kurang tepat.
Fungsi proxy di sini adalah menyimpan isi website untuk meningkatkan performa
koneksi Internet. Untuk menghindari kesalahan konfigurasi proxy, lakukan
langkah berikut ini. Dalam IE, klik ‘Tools| Internet Options’ lalu pilih
‘Connections’. Di bawah ‘LAN Settings’, hilangkan semua tanda kecuali yang ada
di depan ‘Automatically detet settings’. Pada browser lain seperti Firefox atau
Opera, fungsi-fungsi tersebut memiliki nama sama.

 

 

Leave a Reply



XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>