Joke
Posted by louis7zen on January 26, 2008
Neraka AS vs Indonesia
George W.
Bush & Suharto sama sama masuk neraka
Di pintu
neraka mereka ditawarin mau masuk ke neraka AS atau neraka Indonesia. Bush
segera menjawab, NERAKA AS aja deh. Indonesia dunianya aja kaya neraka apalagi
nerakanya kaya apa??????
Iblis
memberi jadwal siksaan di neraka AS
06.00 :
Dibakar
12.00 :
Ditenggelamkan di air
18.00 :
Disetrum
24.00 :
Dicambuk
Dengan
terpaksa Suharto masuk ke neraka Indonesia.
1 bulan
kemudian, mereka berdua diberi istirahat sehari boleh ninggalin neraka.
Bush udah
gak kuat banget nahan siksaan di neraka. Ehhhh.. dia lihat Suharto lagi
enak-enak segar bugar, malah tambah gemuk kayaknya.
Bush tanya,
LOE DISIKSA APA DI NERAKA INDONESIA? Suharto ngasih jadwalnya :
06.00 :
Dibakar
12.00 : Ditenggelamkan
di air
18.00 :
Disetrum
24.00 :
Dicambuk
Loh…. kan
sama juga sama di neraka AS. kok lu bisa seger buger gini sih?
Suharto
jawab,
La gimana
nggak seger????
Tiap jam 6
mau dibakar, BBM disini mahal banget, udah gitu duit dikorupsi sana-sini, jadi
gak pernah ada BBM. Gak jadi deh dibakar.
Mau
ditenggelamkan, PDAM mati terus.
Mau
disetrum, PLN juga sering ngadat.
Mau
dicambuk, setan petugasnya telaaaaaat terus datangnya. Udah gitu datang cuman
absen, ambil honor, pulang lagi deh dia.
Kehidupan Di Neraka
Seorang Cowo
meninggal dan masuk neraka. Di pintu gerbang neraka dia di sambut oleh Setan.
Setan:
Kenapa kamu sedih?
Cowo: Gimana
ngga sedih, gue kan masuk neraka…
Setan:
Jangan takut, neraka itu tidak seburuk yang kamu kira. Kamu suka minum minum?
Cowo:
Tentu… bisa ngabisin sebotol whiskie seharinya….
Setan: Maka
kamu akan senang akan hari senin, karena setiap hari senin, semua penghuni di
neraka ini kerjaannya hanya minum minum hingga mabok…
Cowo: wah
asyik dong….
Setan: Kamu
ngerokok? karena kalo kamu ngerokok kamu juga akan senang di hari selasa.
Setiap hari selasa, seluruh penghuni neraka akan mendapatkan Cigar dan rokok
yang terbaik sepanjang hari… Kamu bisa ngerokok sepuasnya tanpa takut kena
kanker.
Cowo: Wah
enak juga yah….
Setan: Nah
hari rabu adalah hari yang paling di tunggu tunggu kalo kamu suka judi. Setiap
hari rabu kamu bisa judi sepuas puasnya tanpa harus membayar bila kamu kalah.
Cowo: Hari
kamis gimana?
Setan: Kalo
hari kamis, seluruh penghuni neraka di ijinkan untuk mengkonsumsi narkoba
sepuas puasnya. Kamu pasti suka kan…
Cowo: Suka
banget lah… kan gue juga matinya gara gara overdosis……
Setan: Kamu
Gay bukan?
Cowo:
Bukan…. emang kenapa?
Setan: O
oh…. Kamu akan sangat membenci hari Jumat……
Tulis Tangan aja Pak…
Suami istri
sepakat, jika mereka ingin bermesraan mereka akan memakai kata sandi "
MENGETIK". Tujuannya agar si Ani, sang anak tidak mengerti apa yang
dimaksud. Beberapa kali rencana mereka berhasil. Karena ketagihan, sang suami
pun meminta "jatahnya" selalu dengan kata "mengetik"…
Sampai pada
hari minggu pagi, mereka kedatangan tamu sang istri yaitu ibu ibu PKK.
Sementara istri sedang asyik ngobrol, sang suami pun bangun dan segera ingin
mengetik lagi. Karena sang istri tidak ada, dipanggilnya si Ani untuk
memanggilkan ibunya."Ani, ibumu dimana?", tanya sang ayah. "Ada
tamu di depan ayah. kenapa?", sahut Ani."Tolong panggilkan ibumu,
ayah ingin mengetik." pesan ayahnya Ani.Ani pun segera menghampiri ibunya
sambil berkata,"Bu, ayah ingin mengetik"…"bentaran aja. ibu
masih ngobrol", balas sang ibu dan Ani pun kembali ke kamar dan memberi
tahu sang ayah.
Walaupun
kecewa, si ayah akhirnya memaklumi. Karena merasa tidak enak dengan tuan rumah,
yang mau mengetik, ibu ibu PKK pun bersiap siap pamit. Tak lupa sang ibu pun
memanggil Ani sambil berkata,"Ani, kasih tahu ayahmu, suruh siap siap
mengetik"si Ani pun kembali ke kamar dan menyampaikan pesan ibunya. Tak
berapa lama, Ani pun kembali ke ibunya yang sedang mempersilakan ibu ibu PKK
pamit."Bu, tadi ayah pesan, gak usah mengetik lagi. Ayah sudah nulis pake
tangan." @#$%^&*
Dalam suatu apel pagi, seorang komandan
sedang mengetes anak buahnya dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan :
Komandan :
“Apa yang kamu lakukan jika kamu berhadapan dengan musuh dalam jumlah yang
sangat besar?!!”
Anak buah :
“Langsung saya serang pak!!!!”
Komandan :
“Salah! Kamu harus melaporkan pada pasukanmu supaya dapat menyerang
bersama-sama. Lalu bagaimana jika kamu berhadapan dengan seekor babi hutan yang
jinak?!”
Anak buah :
“Saya melaporkan pada pasukan saya supaya dapat menyerang bersama-sama pak!”
Komandan :
“Salah! Kamu harus men-jewer kupingnya supaya tidak nakal!, Lalu apa yang kamu
lakukan jika berhadapan dengan saya?”
Anak buah :
“Langsung saya jewer kupingnya pak, biar tidak nakal!!”
Komandan :
??
Hati-Hati, Jangan Tanya Jam Sembarangan!!!
Seorang
pemuda sedang dalam perjalanannya kembali ke Jakarta dengan kereta Senja Utama.
Persis didepannya duduk seorang bapak. Setelah lama berdiam diri,sambil menguap
si pemuda bertanya kepada bapak tersebut, "Jam berapa sekarang, Pak?"
Sebuah
pertanyaan yang biasa kita tanyakan dimanapun, kapanpun dan kepada siapapun
khan??? Dan biasanya kita selalu dapat jawaban.
Namun kali
ini sungguh diluar dugaan, si bapak diam saja. Mengira sang bapak agak kurang
pendengarannya, pemuda tersebut mengulanginya sampai 3 kali.
Namun si
bapak diam tidak bergeming sedikitpun. Karena kesal, pemuda tersebut langsung
mencolek bapak tersebut dan berkata, Saya heran mengapa bapak tidak menjawab
pertanyaan saya?? Apa sich susahnya?
Si bapak
bilang, "Bukannya saya nggak mau menjawab, tapi nanti kalau saya jawab,
kita pasti ngomong-ngomong lagi soal ini soal itu, sampai nanti kita jadi
akrab".
Si pemuda
melongo mendengar ceramah bapak tadi.
Terus dia
tanya lagi, "Lalu apa salahnya kalau kita akrab?"
Si bapak
bilang, "Nanti anak gadis dan istri saya akan menjemput saya di
Gambir,kalau kita akrab,nanti kita akan turun sama-sama. Terus saya pasti mengenalkan mereka sama kamu."
Si pemuda
tambah bingung dan penasaran. "Terus pak??" tanyanya lagi.
"Istri
saya tuch orangnya baik sekali sama semua orang, nanti dia pasti nawarin kamu
mampir ke rumah. Nanti kamu mandi di rumah saya, terus makan di rumah saya.
Nanti
lama-lama kamu bisa akrab sama anak gadis saya dan kamu bisa jadi pacar anak
saya. Lama-lama kamu bisa jadi menantu saya," katanya lagi.
Si pemuda
yang tadi sudah bingung sekarang makin bingung. Lantas dia tanya, "Terus
apa hubungannya sama pertanyaan saya yang pertama??"
Sambil
berdiri bapak tersebut menjawab dengan lantang, "Masalahnya? …, SAYA
TIDAK MAU PUNYA MENANTU SEPERTI KAMU. JAM TANGAN AJA NGGAK PUNYA!"
*WT*