Lucky

GPU Integrated buat Intel

Posted by louis7zen on December 28, 2007

nVIDIA GeForce 7150

 

Setelah
sebelumnya, nVIDIA sudah lebih banyak menyediakan varian untuk solusi GPU
terintegrasi pada chipset-chipset mohtberboard untuk platform AMD. Terakhir dengan ketersediaan alternatif varian
integrated GPU GeForce 7050 dan GeForce 7025 untuk platform AMD, khususnya
dengan socket AM2. Kali ini akhirnya giliran pengguna prosesor Intel
mendapatkan alternatif pilihan dari nVIDIA.

 

Diperkenalkan secara
resmi oleh nVIDIA di awal Q3 tahun 2007 ini. Sebelumnya kehadiran integrated
GPU ini juga sudah terdengar mulai di beberapa ajang pameran besar di dunia
yang sudah berlangsung terlebih dulu di tahun ini.

 

MCP73

nVIDIA nForce Media and communications processor (MCP)
adalah sebuatan nVIDIA untuk komponen yang lebih sering dikenal sebagai chipset
northbridge. Tapi untuk beberapa
produk, khususnya chipset platform prosesor AMD, MCP menjadi solusi single chipset.

Sekaligus
langsung tiga varian chipset dengan integrated GPU seri 7 yang ditawarkan untuk
pengguna PC dengan platform Intel CPU. Sebelumnya chipset ini juga dikenal
dengan nama MCP73, dengan GeForce dan nForce digabung dalam single chip, seperti chipset platform
AMD.

 

Berikut
ketiganya, di urutkan dari line-up
terendah:

GeForce 7050

Pilihan pertama
adalah GeForce 7050 dan nForce 610i. Chipsete ini dibatasi dengan penggunaan frontside bus pada 1066 MHz, modul
memori DDR2 667 MHz. Integrated graphic yang tersedia juga hanya memberikan
analog output.

Tentu saja
alternatif ini akan ditawarkan dengan range
harga termurah dibanding dua pilihan selanjutnya. Integrated GPU GeForce
7050 akan bekerja pada clock 500 MHz, lebih cepat 75 MHz dari GeForce 7050 PV
integrated GPU yang digunakan pada Force 630a untuk platform prosesor AMD. Dan
pada situs resmi nVIDIA, juga tersedia kombinasi pilihan gabungan antara
GeForce 7050 dan nForce 630i.

 

GeForce 7100

Berikutnya
adalah GeForce 7100 dan Force 630i. Digunakan nForce 630i, memberikan tambahan
dukungan frontside bus hingga 1333 MHz FSB, juga dukungan penggunaan modul RAM
DDR2 800 MHZ.

Ini memberikan
pilihan komponen pendukung (terutama prosesor dan modul memory RAM) juga
peluang upgrade yang lebih baik, ketimbang pilihan pertama.

GeForce 7100
juga memberikan fitur, utamanya untuk urusan display, yang jauh lebih baik. Seperti tersedianya DVI output, HDMI
dengan dukungan HDCP. Ditambah dengan dukungan tambahan, yang memberikan fungsi
RAID dan Gigabit Ethernet. Integrated GPU GeForce 7100 ini akan bekerja pada
clock 600 MHZ, lebih baik dibandingkan GeForce 7050.

 

GeForce 7150

Pilihan terbaik
dari nVIDIA adalah GeForce 7150 dan nForce 630i. Sebenarnya memiliki banyak
kemiripan dengan pilihan kedua, GeForce 7100 dan nForce 630i. Juga mengunakan
nForce 630i, yang mendukung penggunaan frontside bus hingga 1333 MHz FSB dan
dukungan RAM DDR2 800 MHz.

GeForce 7150
juga memastikan ketersediaan DVI output, HDMI dengan dukungan HDCP. Dukungan
tambahan, seperti RAID dan Gigabit
Ethernet juga tersedia. Untuk sementara, satu-satunya perbedaan yang dapat
terlihat langsung adalah pada clock GPU terintegrasi.

Untuk chipset flagship dari jajaran integrated GPU
nVIDIA kali ini akan bekerja pada clock lebih dari 600 MHz. Dibandingkan
GeForce 7100 yang bekerja pada clock 600 MHz, diharapkan ia akan memberikan
kinerja yang lebih baik. Sayangnya sampai berita ini diturunkan, belum ada
angka pasti untuk clock speed integrated
GPU GeForce 7150 ini akan bekerja.

 

Alternatif Solusi untuk Windows
Vista

Alternatif
chipset motherboard dengan integrated GPU dari nVIDIA ini memang tentunya tidak
ditujukan khusus untuk membangun sebuah ultimate
gaming system.
Untuk dapat melihat kinerja sebenarnya, untuk dibandingkan
dengan sebuah GPU pada video card, ataupun integrated GPU yang lain baru akan terlihat
pada pengujian yang sesungguhnya.

Hadirnya operating system Windows Vista
memberikan tantangan baru untuk produsen chipset motherboard dalam memberikan
teknologi integrated GPU. Jika tampilan Aero pada Windows Vista menjadi salah
satu parameter utama, maka ini menjadi tantangan untuk menciptakan integrated
GPU yang memiliki graphic performance yang
mampu mendukungnya, meskipun integrated GPU ini tidak ditujukan untuk PC
gaming.

Pembahasan ini
sedikit banyak akan membawa kita ke permasalahan istilah Windows Vista Ready.
Setidaknya ada dua istilah yang perlu dikenali. “Windows Vista Premium Ready”
memastikan komponen atau PC secara keseluruhan mampu menjalankan Aero yang
tersedia pada Windows Vista (kecuali Home Basic Edition). Sedangkan, istilah “Windows
Vista Capable” tidak mewajibkan kemampuan untuk mendukung Aero dari Windows
Vista. Dan ketiga chipset integrated GPU ini diklaim layak menyandang predikat
“Windows Vista Premium Ready”.

Hal ini juga
yang membuat nVIDIA memandang momen kehadiran Windows Vista ini menjadi peluang
emas. Sebelumnya untuk platform CPU Intel, nVIDIA tidak menyediakan alternatif
chipset motherboard dengan integrated GPU. Meskipun perlu diingat, integrated
GPU nVIDIA GeForce 7150 ini juga memiliki kesamaan dengan GPU GeForce seri 7
lainnya, pada keterbatasan dukungan DirectX 0 dan Shader Model 3.0.

 

Ekonomis

Seperti juga
kebanyakan produsen yang memproduksi chipset motherboard dengan integrated GPU,
nVIDIA juga memproduksi chipset motherboard ini dengan harapan dapat memberikan
alternatif solusi yang lebih murah, baik untuk end user juga untuk system
integrator.
Setidaknya, solusi ini tetap akan lebih ekonomis dibanding
menggunakan sebuah discreate video
card tambahan, bahkan dengan video card entry-level
sekalipun.

Khusus untuk
system intergrator, nVIDIA juga memberikan sebuah pandangan yang baru. Solusi
ini diharapkan akan dapat mengurangi tingkat kompleksitas dari inventori
komponen yang harus tersedia. Dengan merekomendasikan solusi integrated GPU
nVIDIA terbaru ini digabungkan dengan single modul DIMM DDR2 1 GB, bukan dengan
dua keping DDR2 512 MB.

Ini tentunya
akan menyederhanakan proses suplai dan inventori untuk system integrator, dan
diharapkan akan ikut mengurangi ongkos produksi untuk produk yang dihasilkan.
Meskipun untuk beberapa kalangan enthusiast,
ini akan menyisakan sedikit pertanyaan mengenai optimal tidaknya bandwidth
memori yang tersedia, dengan tidak memanfaatkan teknologi dual-channel memory access yang tersedia.

Bagi nVIDIA, end
user juga akan diuntungkan dengan solusi ini. Dengan skenario menggabungkan
single modul DIMM DDR2 1 GB, dan bukan dua keping DDR2 512 MB, user dapat
menambahkan modul DIMM tambahan pada slot memory yang tersedia.

Berbeda dengan
skenario penggunaan dua keping DDR2 512 MB, demi memanfaatkan keuntungan
penggunaan dual-channel. Biasanya saat user melakukan upgrade RAM terpaksa
“membuang” atau melakukan tukar tambah modul DDR2 512 MB yang lama, di
karenakan kebanyakan motherboard integrated GPU terbaru ini hanya menyediakan 2
slot DIMM untuk modul memory. Asumsi ini mengacu pada kebutuhan minimum Windows
Vista yang membutuhkan minimal 1 GB RAM, untuk kebanyakan versinya (kecuali
Windows Vista Home Basic Edition).

 

Integrated GPU dengan Dukungan
DirectX 10

Masih belum puas
dengan alternatif pilihan solusi motherboard dengan chipset integrated GPU?
Masih ada pilihan menggunakan video card dengan GPU yang terpisah dari
motherboard. Tentunya dengan kinerja yang lebih baik. Atau masih menantikan
kehadiran integrated GPU dari nVIDIA seri 8, dengan dukungan DirectX 10? Anda
tentunya sudah dapat melihat pola yang terbentuk. Hal ini agaknya tidak akan
terjadi, sebelum nVIDIA menghadirkan discreate GPU terbaru untuk video card
penerus GeForce 8. Dan hal yang sama juga agaknya berlaku pada ATi.

 

 

Leave a Reply



XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>