Tuntutan Hardware Vista
Posted by louis7zen on November 23, 2007
Tuntutan
Hardware Vista
Hardware:
Kabut dari Microsoft
Sejak pengumuman pertama Vista, para juru bicara Microsoft
berlaku seperti para dokter yang sedang menyembunyikan kemungkinan terburuk
dari pasiennya. Tuntutan hardware Vista sangatlah besar. RAM sebaiknya minimal
1 GB, lebik baik jika 2 GB. Sebuah graphics card D3 yang cepat dengan RAM
sekurangnya 256 MB. Prosesor sebaiknya telah mengadopsi teknologi dual core
atau mngkin multi core. Hard disk juga sebaiknya berkapasitas besar dan
berkecepatan tinggi. Interface SATA dengan buffer 8 MB menjadi angka minimal.
Lebih baik lagi jika Anda menggunakan RAID 0.
Namun menurut
Microsoft, Vista tidaklah terlalu rakus sumber daya. Sebagai batas minimal,
Microsoft menyarankan prosesor 800 MHz, hard disk 15 GB, dan RAM 512 MB. Bila
data ini bisa dipercaya, setiap PC yang berusia 3 tahun terakhir masih dapat
digunakan untuk Vista hanya dengan meng-upgrade RAM. Khusus untuk Aero (jenis
tampilan Windows baru), Anda membutuhkan sebuah graphics card DirectX 9.0
Microsoft
sendiri menyediakan sebuah program yang berjalan di Windows XP untuk menguji
apakah PC Anda layak untuk Vista berdasarkan tuntutan hardware minimal. Namun,
Vista Upgrade Advisor (www.microsoft.com/windowsvista)
hanya memberikan jawaban ya/tidak untuk tugas-tugas tertentu dan saran-saran
upgrade yang sangat minim. Ia tidak memberikan pernyataan sebaik apa sebuah sistem berfungsi di bawah Vista.
Performa:
Uji lengkap di lab
RC1 tidak cocok menggambarkan kinerja Vista yang sesungguhnya.
Versi RC1 atau sebelumnya tidak memungkinkan tes yang serius karena versi
tersebut membawa 1 GB debug info yang memenuhi dan memperlambat RAM.
Dalam Control
Panel Vista, terintegrasi sebuah tool benchmark yang menguji CPU, RAM, hard
disk, dan grafis (nilai 1= buruk, 6= sangat baik). Pada versi Beta 2, tool ini
akan mengklasifikasi PC berdasarkan nilai terburuk yang dicapai. Jadi, nilai
akhir akan ditentukan oleh nilai terburuk yang dihasilkan.
Namun, tool
ini juga tidak mengatakan apa pun mengenai kecepatan subjektif sebuah PC saat
menjalankan Vista. Oleh karena itu, fokus CHIP memberikan kesan subjektif
mengenai bagaimana PC dioperasikan dan semulus apa tampilan Aero pada
sistem-sistem yang diuji.
Hasil
terpenting yang perlu diperhatikan adalah tuntutan hardware minimal yang
terlalu rendah. Untuk menggunakan fungsi-fungsi dasar Vista dibutuhkan sebuah
Pentium III atau Athlon 1 GHz dan 512 MB RAM. CHIP akan mendefinisikan sendiri
tuntutan minimal normal, serta optimal untuk sistem desktop dan notebook agar
bisa menjalankan Vista.
Sistem optimal
yang disarankan CHIP tidak hanya menawarkan dukungan untuk HD video, tetapi
juga cadangan kinerja untuk tahun-tahun ke depan. Jadi, Anda dapat membeli
sebuah PC dengan voucer Vista Upgrade tanpa khawatir. Namun, para gamer akan
membutuhkan graphics card yang lebih bertenaga.
Bila Anda
sudah ingin menguji kemampuan Vista pada PC yang berjalan di XP, CHIP-DVD
menyediakan sebuah tool benchmark 3DMark05. Tool benchmark ini memiliki
tuntutan yang sama dengan Aero. Bila tes 3D tidak bisa dijalankan, Aero juga
tidak akan berfungsi. Hasil sebesar 1.000 poin menandakan performa yang baik
untuk Vista.
Grafik:
Aero butuh tenaga 3D
Efesk visual yang “berat”, seperti tampilan Aero, membutuhkan
tenaga grafik yang jauh lebih besar dibandingkan tuntutan minimal Microsoft
yang menyarankan card SVGA tanpa batasan lain. Tanpa akselator 3D, Vista hanya
menampilkan sebuah desktop standar Windows yang diperbarui.
Secara teori,
Aero membutuhkan sebuah card dengan kompatibilitas DirectX 9.0 yang mendukung
ShaderModel 2.0 (bahasa program untuk rendering hardware prosesor grafik).
Dalam praktiknya CHIP mendapatkan hasil yang sangat menarik (dengan dan tanpa
DirectX 9.0) yang memberikan informasi lebih banyak.
Tes tanpa DirectX 9.0: CHIP yang meng-install Vista pada Samsung Q10
(sebuah sub-notebook dengan prosesor Pentium III M, chipset grafis Intel 830,
dan sebuah RAM 640 MB) serta pada sebuah ASUS Espresso (mini barebone dengan
chipset grafis Intel 865G, prosesor Intel Pentium4 3,0 GHz, dan RAM 2 GB
DDR400).
Bila Anda
mengandalkan tool analisis Vista, performa grafik kedua peserta tes sama
buruknya dengan nilai 1,0. Namun dalam prakteknya, kedua sistem berperilaku
sama sekali berbeda. Hal yang terasa paling jelas adalah perbedaan pada proses
indeksasi untuk desktop search. Sub-notebook bereaksi sangat lambat pada input.
Butuh waktu lebih dari 15 detik untuk menjalankan IE. Hal yang sangat berbeda
dijumpai pada mini barebone. Berkat RAM besar, hard disk yang jauh lebih cepat,
dan CPU hyperthreading, barebone ini bisa bereaksi dengan cepat.
Kesimpulan:
Bila Anda memiliki hardware setara dengan Samsung Q10, Anda tidak perlu
meng-upgrade ke Vista. Sebaiknya bila perangkat Anda setara minimal barebone ASUS,
pindah ke Vista bukanlah masalah. Bahkan dengan menambahkan sebuah graphics
card DirectX 9 (misalnya GeForce 6200), PC Anda bisa menjadi sebuah PC Vista
seutuhnya.
Tes dengan DirectX 9.0c: Pada sistem dengan DirectX 9.0, tool analisis Microsoft barulah
berguna. Alasannya, nilai-nilai yang dihasilkannya sesuai dengan kesan tes
subjektif. Contoh ekstrem adalah sistem dengan ATI Radeon Xpress 200 (chipset
grafis berstandar DirectX 9.0 yang sudah termasuk “tua”), 512 MB RAM dan
Sempron 3100+ serta sebuah sistem dengan Core2Duo E6700, 2 GB Ram dan sebuah
GeForce 7900 GTX.
Sistem Sempron
(nilai benchmark Vista sebesar 2,8) sudah menampilkan semua efek Aero. Namun
saat CHIP memainkan sebuah trainer video HD dalam window preview 3D, PC
langsung lambat dan hang. Padahal sistem high end Core2Duo (nilai benchmark
Vista sebesar 5,2) bisa memainkan video yang sama dengan mulus walau window-nya
sebagian tertutup bingkai window lain yang setengah transparan. Proses
scrolling window juga berlangsung dengan lancar tanpa delay.
Hard
Disk: Vista menyukai NCQ
Sebaiknya jangan terlalu mempercayai tool analisis hard disk
pada Vista. Bukannya membantu, ia malah menyesatkan. Sebuah hard disk standar
IDE berusia 2 tahun mendapat poin lebih dari 4. Padahal hard disk SATA terbaru
pun tidak mendapat nilai setinggi itu.
Native Command
Queuing (NCQ) juga tidak mendapat hasil yang berbeda. Namun, metode ini
meminimalisir waktu akses dengan mem-buffer perintah tulis/baca dan
menjalankannya dengan urutan yang optimal.
Hanya sistem
RAID 0 yang mencapai nilai lebih dari 5 dalam tool benchmark Vista. Tetapi,
segera tampak bahwa nilai ini juga keliru. Instalasi Vista pada gabungan dua
buah hard disk SATA Samsung dalam RAID 0 mem-boot beberapa detik lebih cepat
daripada sebuah hard disk tunggal. Tetapi dalam operasi, sama sekali tidak ada
keunggulan performa.
Indexing yang
langsung dilakukan setelah instalasi sangat menghambat. Sistem bereaksi sangat
lambat pada input. Bila NCQ diaktifkan, maka kinerja akan menjadi lebih baik.
Terutama jika sistem Anda mendukung hyperthreading atau bahkan dual core.
Prosesor:
Dual core lebih nyaman
Tes CHIP menunjukkan bahwa prosesor 2 GHz sudah cukup walaupun
kadang ada jeda-jeda kecil secara teratur. Era komputer sebelum GHz (seperti
Samsung Q10) sangat tersiksa dengan Vista. Tuntutan minimal 800 MHz adalah
batas kritis absolut terbawah. Soalnya dalam sistem semacam itu juga digunakan
SDR RAM dan hard disk yang lambat. Tentu saja Anda dapat menon-aktifkan
komponen boros resource, seperti Aero, desktop search, dan fungsi-fungsi
keamanan. Namun, jika semuanya dimatikan, buat apa menggunakan Vista?
Hyperthreading
dan prosesor dual core sepertinya diciptakan khusus untuk komponen-komponen
boros resource dalam Vista. Dengan sebuah Core 2 Duo E6700 (benchmark video
5,7), tugas-tugas paralel bukan lagi masalah. Sistem bahkan tampak bekerja
lebih cepat dibanding XP.
RAM:
Lebih besar lebih baik
RAM sebesar 512 MB seharusnya cukup, tetapi hanya untuk Vista
sendiri. Bila Anda menggunakan Office 2007, sistem akan sangat terhambat.
Aturan dasar pun kembali berlaku: semakin besar berarti semakin baik. Untuk
sebuah sistem kantor, angka 1 GB adalah minimal.
Bila Anda
bekerja di bidang grafis dan biasa menggunakan 1 GB di XP, untuk Vista
dibutuhkan minimal 2 GB. Kecepatan RAM tidak terlalu penting, kecuali Anda
menggunakan onboard graphics, bukan graphic card terpisah PCI/AGP.
Pada Vista
versi 64 bit, CHIP menyarankan 4 GB untuk aplikasi-aplikasi yang boros sumber
daya. Sementara untuk versi 32 bit, karena ruang alamatnya lebih kecil, maka
minimal harus tersedia 512 MB.
Periferal:
Pentingnya driver
Hal terpenting untuk sebuah komponen adalah dukungan driver.
Hardware baru umumnya memiliki risiko tertentu. Pada awal penggunaan XP, banyak
scanner tidak lagi dapat digunakan karena produsen menghentikan dukungan
driver-nya. Hal serupa tampaknya akan kembali tejadi pada Vista.