Lucky

Archive for September, 2007

Optimasi Mozilla Fifefox

Posted by louis7zen on 22nd September 2007

Optimasi Mozilla
Fifefox

 

Meski sudah
termasuk browser “bertenaga”, Mozilla Firefox masih bisa dioptimalkan lebih
lanjut. Ikuti langkah-langkah berikut ini.

 

1. Klik [Start] > [All Programs]
> [Mozilla Firefox] > [Mozilla Firefox].

2. Setelah jendela browser terbuka, pada kolom Address, ketikan about:config.

3. Setelah itu, carilah
Preference name bernama network.http.pipelining dan
ubah nilainya menjadi true.

4. Beralihlah ke network.http.proxy.pipelining
dan isikan value-nya dengan nilai true.

5. Sementara pada network.http.max-connections-per-server
isikan nilainya dengan angka 32.

6. Untuk preference network.
http.max-connections
, ubah nilainya dengan 60.

7. Lakukan perubahan pula dalam
preference network.http.max-persistent-connections-per-proxy.
Isikan nilainya dengan angka 16.

8. Ubah network.http.max-persistent-connections-per-sever
menjadi 8.

9. Terakhir, ganti preference network.http.pipelining.maxrequests
menjadi 30.

10. Klik kanan mouse di area kosong
browser, lalu pilih menu [New] > [Integer]. Berikan nama layout.initialpaint.delay
pada Prefence name, dan isikan value-nya dengan nilai 0.

11. Buat satu preference lagi dengan
mengklik kanan mouse dan pilih menu [New] > [Boolean]. Isikan namanya dengan
browser.tabs.showSingleWindowModePrefs
dan set nilainya dengan true.

 

PCP08/2007

Posted in Computer | No Comments »

Rahasia Nero

Posted by louis7zen on 22nd September 2007

Rahasia Nero

 

1. Meng-Aktifkan Mode DMA

Nero
Burning ROM

 

Secara tiba-tiba, Nero
membakar atau menulis dengan sangat lambat. Apa sebabnya?

 

Solusi: Seringkali masalah DMA menjadi penyebab lambatnya Nero bekerja.
Windows sering mematikan mode DMA pada koneksi IDE dan bekerja dalam mode PIO.
Mode ini terlalu lambat untuk mentransfer data ke sebuah burner baru yang
cepat. Mengapa Windows memaksa bekerja dalam mode PIO? Kemungkinan keping yang
digunakan berkualitas rendah sehingga terus terjadi kesalahan bakar. Proteksi
copy game juga bisa membuat Windows mengubah mode ke PIO.

 Apakah kita memiliki masalah DMA atau
tidak, dapat dilihat dalam Windows. Buka Device-Manager melalui ‘Start |
Settings | Control Panel | System’. Masuk ke tab Hardware dan klik Device Manager.
Klik ganda ‘IDE ATA/ATAPI-Controller’. Biasanya burner ada di bawah ‘Secondary
IDE-Channel’. Klik kanan cabang ini dan buka ‘Properties’. Pilih tab ‘Advanced
Settings’. Di sana akan tampak ‘Transfer Mode’. Bila di sana tercantum modus
‘PIO only’, melalui menu pull-down ubah menjadi ‘DMA if Available’. Klik ‘OK’
untuk mengaktifkan setting.

 

2. Menyingkirkan Driver Nvidia

Info
Tool

 

Tak peduli keping mana yang
dimasukkan, Nero selalu membakar dengan lambat. Padahal, mode DMA telah
diaktifkan seperti yang dijelaskan dalam tip sebelumnya.

 

Solusi: Masalah ini juga terkait dengan DMA, tetapi tidak ada hubungannya
dengan Windows. Kali ini masalahnya berkaitan dengan Nvidia. PC dengan board
Nvidia menginstalasi driver IDE sendiri, ‘nvata’ – bukan driver default Windows.

 Mode DMA memang sudah diaktifkan dalam
Control Panel, tetapi tidak untuk Nero. Bila Anda membuka Nero Info Tool
melalui ‘Start | All Programs | Nero 7 | Tools’. Dalam tab ‘Configuration’
terlihat bahwa setting DMA dalam posisi off.

 Bila demikian, tidak ada pilihan selain
mematikan nvata dalam Device-Manager. Caranya, buka menu untuk saluran IDE – di
mana burner Anda terpasang – dengan mengklik ganda ‘IDE-ATA/ATAPI-Controller’.
Matikan nvata dalam tab ‘Driver’ dan konfirmasikan laporan Windows dengan ‘OK’.
Setelah restart, Windows akan menggunakan driver sendiri yang tidak bermasalah
dengan Nero. Periksa kembali dengan Info Tool apakah upaya Anda telah berhasil
atau tidak. Di sini, mode DMA Nero harus aktif.

 

3. Mengidentifikasi Keping Murah

Nero
CD-DVD Speed

 

Anda sudah biasa membeli
keping DVD merek tertentu yang harganya semakin murah. Namun, tiba-tiba Nero
hanya mau membakar dengan kecepatan minimum.

 

Solusi: Apa yang tercantum pada kemasann tidak selalui sesuai dengan isinya.
Banyak distributor membeli keping dan mengganti nama produsennya, misalnya
Primo dan Memorex. Bila tidak beruntung, Anda juga bisa saja mendapatkan barang
cacat dalam kemasan merek terkenal. Produsen mana yang sebenarnya membuat suatu
keping dapat Anda ketahui dengan Nero.

 Untuk itu, masukkan keping DVD ke
dalam drive dan buka dengan Nero CD-DVD Speed dari folder Tools. Di sana, dalam
menu pulldown, pilih burner agar tool menganalisis keping. Pada tab ‘Disc Info’
akan Anda temukan ‘MID’ (Manufacturer Identity). Identitas tersebut Anda
temukan sekali lagi dalam hex-code di bawah ‘RAW Data’.

 

4. Ripping CD Audio Tanpa Salah

Nero
CD-DVD Speed

 

Apakah Nero merupakan pilihan
terbaik untuk ripping dengan hardware Anda?

 

Solusi: Nero CD-DVD Speed dapat menguji apakah burner Anda mampu atau tidak
me-ripping CD audio dengan Nero. Untuk itu, masukkan sebuah CD audio dan
jalankan tool. Buka tab ‘Benchmark’ dan klik ‘Start’. Tool akan menuliskan
beberapa sektor CD ke hard disk. Sektor-sektor ini ia bandingkan dengan aslinya
pada CD. Dalam kolom ‘DAE Quality’, Anda dapat melihat nilai (0-10) yang
diberikan untuk itu.

 Bila didapat nilai ‘10’ dan tool memberi
tanda di bawah ‘Accurate stream’, Anda dapat menggunakan Nero untuk ripping.
Bila tidak, disarankan untuk menggunakan tool khusus seperti Exact Audio Copy
yang memeriksa kembali audio-stream hasil ripping. Fungsi ini tidak tersedia
dalam Nero.

 

5. Membakar hingga Kapasitas
Maksimal

Nero
Burning ROM, CD-DVD Speed

 

Sebuah proyek CD/DVD melebihi
kapasitas normal. Sejauh mana kita dapat membakar dengan Nero?

 

Solusi: Mengatur overburning hingga maksimal dalam Nero berisiko dan dapat
merusak hardware. Lebih baik bila sebelumnya Anda mengukur kapasitas extra yang
tersedia dengan CD-DVD Speed.

 Untuk itu, masukkan keping CD/DVD dan
jalankan tool. Dari menu Extra, buka ‘Overburning Test’. Klik ‘Start’ untuk
memulai tes. Tool akan memberikan kapasitas overburning dalam menit dan detik.
Pada keping 700 MB biasanya didapat tambahan 2 menit 30 detik. Cantumkan nilai
ini dalam Nero.

 Buka ‘File | Options | Expert Features’.
Di sini, beri tanda di depan ‘Activate Disc-at once CD overburning’, klik
‘Relative maximum overburning size’. Ke dalam kolom di belakangnya, cantumkan
‘2:30’. Untuk memanfaatkan seluruh kapasitas keping, beri tanda di depan
‘Enable generation of short lead-out’. Kedua setting ini memberi Anda tambahan
sekitar 15 MB pada keping 700 MB dengan mode Disc-at-Once.

 

6. Meng-copy Film tanpa
Penurunan Kualitas

Nero
Recode

 

Nero Recode mengalkukasi
sebuah film DVD9 ke DVD5. Namun, menurut Nero masih tidak muat pada keping
DVD5.

 

Solusi: Jalankan Recode dan pilih ‘Recode main movie to DVD’. Load copy film
sekali lagi melalui ‘Import DVD’. Tandai judul yang diinginkan dan pilih ‘Trim
Movie’. Dalam jendela berikutnya, potong credit-title dengan memasukkan bab
sebalum bab terakhir sebagai end-frame. Dengan cara ini, Anda dapat menghemat
kapasitas 100-150 MB.

 Apakah ini sudah memadai atau belum dapat
Anda periksa dengan mengklik ‘OK’ dalam jendela utama Recode. Pada ‘Video
Quality’, slider harus berada pada ‘100%’.

 Bila Anda telah membuat sebuah copy dengan
menu DVD, trik di atas tidak dapat langsung berhasil dalam Recode karena di
bawah ‘Recode an entire DVD to DVD’ tidak ada option ‘Trim Movie’. Bila Anda
ingin mempertahankan menu, coba saran berikut.

 Copy file menu dan kendali – biasanya
adalah semua file selain ‘VTS_01_1.VOB’ dan seterusnya – dari copy pertama ke
dalam folder copy kedua. Sebelum Anda membakarnya ke DVD, periksa apakah copy
gabungan tadi berfungsi pada DVD-player seperti Nero Showtime atau tidak.

 

7. Mencapai Kualitas Gambar
Optimal

Nero
Recode

 

Anda berniat mengcopy film
panjang ke DVD5 dan ingin juga memperbaiki kualitas gambarnya.

 

Solusi: Ada entri-entri registry untuk memunculkan 4 tingkat kualitas yang
tidak dapat Anda akses dalam Recode. Untuk mengubah kualitas, masuk ke registry
melalui ‘Start | Run | Regedit’. Masuk ke HKEY_CURRENT_USER\Software\Ahead

\Ahead\Recode\Preferences’.

 Di sini Anda akan menemukan entri
‘Compress Mode’. Anda dapat memberi nilai antara 0-3. Nilai 0 untuk Maximum
Sharpness (tajam) dan 3 untuk Smooth (tidak tajam). Untuk sebuah film cerita,
pilih 3 agar tidak terbentuk artefak dan blok. Biasanya film cerita memiliki
durasi kurang dari 2 jam.

 Bila Anda belum mengcopy apapun dengan
Recode, Anda harus membuat sendiri nilai tersebut dalam registry. Pilih ‘New |
DWORD-Value’ dan beri nama ‘Compress Mode’. Dengan mengklik ganda nilai ini,
masukkan mode kompresi yang diinginkan.

 Cara yang lebih mudah adalah dengan AEC
(Adaptive Error Compensation) Changer yang disediakan seorang copier untuk
didownload di http://forum.digital-digest.com/showthread.php2t=72150. Dengan
tool ini, Anda hanya perlu menandai option yang diinginkan. Virus-scanner
kadang-kadang keliru melaporkan adanya virus bila Anda mengaktifkan tool ini.
Ini tak perlu Anda hiraukan.

 

8. Membakar film DivX dengan
Menu DVD

DivX
SDK, DivX Media Builder, DivX 6.4, VirtualDubMod

 

Mungkinkah mengcopy film ke
format AVI high-compressed tanpa kehilangan fungsi DVD seperti menu?

 

Solusi: Hal itu tidak dapat dilakukan dengan Nero karena ia membuat copy dalam
MPEG4 tanpa menu. Anda membutuhkan file DivX yang dapat di-playback pada PC
maupun DVD-player dengan sertifikat DivX-Ultra, misalnya perangkat terbaru dari
JVC dan Philips.

 

Instalasi: Anda membutuhkan paket DivX SDK terbaru, DivX MediaBuilder, dan
VitrualDubMod. Copy ‘DivXMux.exe’ ke folder MediaBuilder. Sebagai material
sumber, ambil sebuah film dalam format AVI yang di-encode dengan DivX atau XviD
dan beberapa gambar untuk tampilan menu.

 

Membuat menu: Buka MediaBuilder dengan mengklik ganda ‘DivXMediaBuilder.exe’.
Melalui ‘File | New’, buka file AVI film utama. Jendela berikutnya Anda
konfirmasikan dengan ‘OK’. Sekarang, klik ‘Features | Add menu’. Di sini, dalam
kolom ‘backgroundVideoID’, buka gambar latar belakang menu utama melalui tombol
‘from picture’. Program akan menyimpan gambar sebagai sekuens film kecil dalam
bentuk AVI. Untuk keperluan ini, MediaBuilder menggunakan VirtualDubMod. Pada
‘menu Type’, pilih ‘Title’.

 

Membuat tombol: Sekarang, tool meload gambar background ke jendela utama. Tekan [F8]
dan gambar sebuah tombol di layar background. Di sebelah kanan terlihat jendela
‘Button action’, klik tanda ‘+’ untuk menentukan apa yang terjadi saat tombol
diaktifkan. Pada ‘Add or edit action’ tandai ‘Play action’. Sekarang, pilih
film AVI dalam ‘Select Title and Chapter’. Di bawahnya, tandai ‘The Title
itself’. Dengan mengklik ‘Add action to list’, Anda menghubungkan tombol dengan
film-start.

 

Membuat bab: Lakukan seperti membuat menu. Perbedaannya, di sini klik ‘Features |
Create chapters for Title’. Di sana Anda tetapkan dalam berapa menit tool harus
menempatkan sebuah mark. Presetnya adalah 5 menit. Masukkan nilai yang
diinginkan dan klik ‘OK’. Setelah semua menu dibuat, pilih ‘Features | Create
DivX’. Pekerjaan selanjutnya diselesaikan oleh MediaBuilder. Karena film tidak
di-recode, hasilnya dapat Anda peroleh dalam beberapa menit. Untuk memeriksa
fungsi struktur menu pada PC, jalankan film dengan DivX-player.

 

9. Mengatur dan Menyesuaikan
Suara untuk CD Audio

foobar2000

 

Anda ingin menyusun sebuah
hit-sampler dan membakarnya sebagai CD Audio dalam kualitas terbaik?

 

Solusi: Nero memang bisa melakukannya, tetapi tidak optimal untuk sebuah
hit-sampler. Karena lagu-lagunya berasal dari berbagai sumber, volume setiap lagu
perlu disesuaikan terlebih dulu. Untuk itu, gunakan RelpayGain yang lebih baik
dari fungsi ‘Normalize’ Nero. Di sini, dinamika bagian keras dan lembut tidak
hilang. Pada normalisasi, volume-level disamakan semua. Audio-player foobar2000
telah mengintegrasikan ReplayGain sehingga tepat untuk tugas semacam ini.

 Instalasikan foobar dan ekstrak plugin
‘burninate’ ke dalam folder ‘Components’ direktori program. Setelah foobar
dijalankan, susun sampler dengan ‘File | Add files’. Tandai semua lagu dan buka
fungsi ‘Convert | Write to Audio-CD’ melalui menu konteks. Dalam ‘Audio-CD
writer setup’, klik ‘ReplayGain’. Di bawah ‘source mode’ pilih ‘track’, pada
‘processing’ pilih ‘apply gain and prevent clipping according to peak’. Target
volume 89 dB setelah ‘preamp’ dapat Anda biarkan. Konfirmasikan setting dengan
mengklik ‘OK’ dan jalankan proses bakar dengan tombol ‘Burn’.

 

10. Membakar DVD9 dengan Sempurna

ImgBurn

 

Untuk mengcopy sebuah film
tanpa penurunan kualitas, Anda harus membakarnya pada DVD9.

 

Solusi: Ada 3 hal yang perlu Anda lakukan. Pertama, beli sebuah keping DVD+R,
bila mungkin dari Verbatim untuk menghindari gagal bakar. Selanjutnya, ubah
book type keping ke ‘DVD-ROM’ untuk meningkatkan kompabilitas player. Terakhir,
tempatkan layer-break dengan tepat agar film tidak goyang ketika laser
berpindah dari layer 1 ke layer 2. Book type dapat Anda atur melalui ‘Tools |
Bit Setting’ dalam Nero, tetapi layer-break tidak dapat diubah disini. Oleh
karena itu, lebih baik membakar DVD9 dengan tool ImgBurn.

 Instalasikan program. Buka dengan mengklik
ganda icon di desktop. Dalam jendela utama, pilih ‘Mode’ dan tandai ‘Build’
Ubah ‘Output’ ke ‘Device’. Klik icon folder ‘VIDEO_TS’ dari DVD asli. Bila DVD
aslinya diproteksi dengan CSS, langkah ini tidak bisa dilakukan karena ImgBurn
tidak dapat menembus proteksi copy.

 Selanjutnya, klik icon PC di sebelah
kanan. ImgBurn akan membuka sebuah jendela baru – di sini Anda dapat menentukan
layer-break. Program memberikan beberapa saran. Tandai salah satu posisi yang
mendapat nilai ‘very good’ atau ‘excellent’. Konfirmasikan dengan mengklik
‘OK’. Dalam jendela kanan, buka ‘Options’ dan atur ‘File System’ menjadi ‘ISO
9660+UDF’.

 Bila Anda mengklik icon buku di kanan
bawah dalam tab ‘Device’, jendela ‘Change Book Type’ akan terbuka. Cari
produsen burner Anda dan pilih ‘For DVD+R DLL Media’ pada option ‘Current
Setting’. Di bawahnya, pilih ‘DVD-ROM’ untuk ‘New Setting’. Klik ‘Change’ dan
‘OK’ untuk kembali ke jendela utama.

 Klik icon ‘Write’ di kiri bawah. Untuk
amannya, program akan menanyakan semua setting sekali lagi. konfirmasikan
dengan mengklik ‘OK’. ImgBurn akan memulai proses bakar. Sebagai hasilnya Anda
akan mendapat sebuah DVD9 yang sempurna.

CHIP02/2007

 

 

 

 

 

Posted in Computer | No Comments »

Nvidia nTune 5.05.47.00

Posted by louis7zen on 21st September 2007

Nvidia nTune
5.05.47.00

 

Sudah sejak lama,
Nvidia memasok chipset motherboard untuk mendukung prosesor (baik AMD ataupun
Intel). Untuk mengoptimalkan ataupun melakukan personalisasi kinerja
motherboard yang mengusung chipset mereka, Nvidia menyediakan sebuah aplikasi
manajemen performa sistem. Namanya Nvidia nTune Performance Application.

 Aplikasi tersebut memungkinkan
pengguna mengoptimalkan PC miliknya secara mudah dan aman. Ia akan secara
otomatis mendeteksi aplikasi yang sedang berjalan dan secara dinamis
mengoptimalkan setting untuk aplikasi tersebut.

 Nvidia nTune menyediakan setting
untuk optimalisasi kecepatan bus prosesor, HyperTransport, memori timing, dan
registry CPU. Pun ia bisa dipakai untuk memonitor kecepatan kipas dan voltase.
Dengannya, pengguna bisa melakukan tuning lebih cepat ketimbang melakukan
tuning manual lewat BIOS.

 Tampilan antarmuka nTune sangat
ramah. Pengguna awam sekalipun bisa melakukan overclocking sistem tanpa perlu
masuk ke BIOS, atau mengubah dan memindahkan posisi switch dan jumper pada
motherboard. Berhubung semuanya bisa dilakukan dari dalam sistem operasi,
pengguna juga tak perlu repot me-restart PC.

 Sebagai informasi, saat tulisan ini
diturunkan, versi yang paling baru adalah versi 5.05.47.00 yang dirilis pada 12
Juli 2007. Ia sudah mendukung chipset seri nForce 2 sampai nForce 6 (baik AMD
ataupun Intel)

 

Situs:
www.nvidia.com/object/sysutility.html

Ukuran file: 36,3MB

Lisensi: Freeware

Kebutuhan sistem:
Windows XP/Vista 32 dan 64-bit

PCP08/2007

Posted in Computer | No Comments »

Mengoptimalkan Firefox 2.0

Posted by louis7zen on 21st September 2007

Mengoptimalkan
Firefox 2.0

 

Firefox 2 melakukan
lompatan besar. Browser ini memiliki anti phishing, dapat men-download lebih
cepat, dan memeriksa ejaan.

 

Apabila dilihat
secara sekilas, hampir tidak ada yang baru pada Firefox 2.0 ini, dibandingkan
dengan versi sebelumnya. Namun, saat diuji browser ini tidak pernah mengalami
crash. Mozilla memang telah melakukan berbagai perbaikan. Kini, browser ini
bahkan telah mendukung JavaScript versi terbaru. Pihak pengembang juga
mengintegrasikan sebuah fungsi pemeriksaan ejaan untuk formulir web.

 Popularitas browser ini memang
sedang menanjak. Bahkan, Firefox versi 2.0 mendapat reaksi yang positif saat
baru diluncurkan. Dua juta download dalam waktu 24 jam setelah diluncurkan
menjadi bukti bahwa browser ini cukup menarik perhatian pengguna internet.
Adanya kemajuan yang berarti, membuat Firefox layak dijadikan browser andalan.
Instalasinya mudah dan bisa di-download dari www.mozilla.org. Setelah
di-install pada PC, Anda tinggal menjalankan browser ini.

 

Solusi masalah saat
start

 Apabila Anda meng-upgrade Firefox
versi lama dengan versi 2.0, hampir semua setting pada Firefox versi lama akan
diambil alih oleh Firefox versi baru ini. Pada saat Anda menjalankan untuk
pertama kalinya, Firefox 2.0 akan memeriksa berbagai add-ons yang telah
ter-install di Firefox versi sebelumnya. Apabila add-ons tersebut kompatibel
dengan Firefox 2.0, add-ons tersebut akan digunakan oleh Firefox 2.0. Namun
bila tidak, Firefox 2.0 akan menonaktifkan add-ons tersebut dan menawarkan
untuk mencari update penggantinya.

 Sebaiknya, tawaran upgrade add-ons
ini Anda terima karena sudah banyak pembuat add-ons yang menyediakan update
tersebut. Namun, apabila upgrade tersebut tidak Anda temukan atau belum
tersedia update-nya, sebaiknya uninstall terlebih dahulu add-ons tersebut agar
tidak mengganggu kinerja Firefox 2.0.

 Apabila Anda sudah meng-update
add-ons, lakukan restart Firefox. Seperti biasa, add-ons baru atau update-nya
baru bisa berfungsi setelah restart. Dalam meng-update add-ons ini, pastikan
instalasi add-ons harus selesai sampai akhir.

 Mengapa demikian? Add-ons yang
proses update-nya tidak selesai 100% biasanya dapat mengganggu proses start
Firefox. Apabila Anda mengalami hal ini, Anda tidak usah panik. Jalankan saja
“Start | All Programs | Mozilla Firefox | Mozilla Firefox (Safe Mode)”. dalam
sebuah jendela yang muncul, aktifkan option “Disable all add-ons” dan klik
“Make Changes and restart”. Setelah itu, buka Firefox secara normal dan buka
“Tool | Add-ons” lalu uninstal add-ons yang mengganggu tersebut. Anda bisa
mengunjungi alamat http://addons.mozilla.org untuk mencari versi add-ons yang
lebih baru.

 

Proteksi Phishing

 Proteksi phishing merupakan salah
satu inovasi terpenting pada Firefox 2.0. Apabila Firefox mengenali sebuah
alamat yang mencurigakan, ia akan menampilkan peringatan “Suspected Forgery”
dan memblokir akses ke alamat tersebut. Peringatan tersebut perlu Anda tanggapi
secara serius dan jika Anda tidak mengetahui secara lengkap informasi website
yang mencurigakan tersebut, jangan coba-coba mengunjunginya. Namun, bila Anda
yakin bahwa alamat tersebut tidak memiliki hal yang mencurigakan, Anda dapat
mengabaikannya dan memilih “Ignore warning”.

 Konfigurasi phishing dapat diatur
melalui “Tools | Options | Security”. Filter phishing juga dapat Anda
nonaktifkan dengan menyingkirkan tanda di depan option “Tell me if the site I
am Visiting is a suspected forgery”. Namun langkah tersebut, tidak disarankan.

 Dalam jendela tersebut, apabila Anda
memilih option “Check by asking Google about each site I visit” (bukannya
option “Check using a download-list”), Firefox akan mengirim setiap alamat yang
Anda pilih ke “Google Safe Browsing”. Google akan memeriksa alamat tersebut dan
bila ada alamat yang dicurigai, sebuah peringatan akan muncul di layar PC Anda.

 

Menyimpan sesi
selancar

 Biasanya, saat Anda mencari
informasi, tidak hanya satu website saja yang dituju. Website-website ini akan
muncul dalam banyak tab di Firefox 2.0. Apabila Anda ingin menghentikan proses
pencarian informasi tanpa harus melupakan website-website yang telah Anda buka,
Anda bisa menyimpan sesi selancar tersebut dalam folder khusus. Caranya, buka
“Bookmarks | Bookmarks all tabs”. Dalam jendela yang muncul, berikan sebuah
nama untuk folder tersebut dan klik “OK”. Folder tersebut akan segera tampak
dalam bookmark bar.

 Jika Anda ingin membuka semua alamat
yang ada dalam sebuah folder sekaligus, klik “Bookmark | (folder yang telah
Anda buat tadi) | Open all in tabs”. Selain itu, Firefox 2.0 juga menawarkan
kemungkinan membuka kembali tab yang secara tidak sengaja tertutup melalui
“History | Recently closed tabs”.

 

Mengelola search
engine

 Fasilitas search engine juga
mengalami perbaikan. Kini, Anda tidak hanya dapat menambahkan search engine
saja, melainkan juga menyingkirkan search engine yang tidak Anda inginkan. Klik
saja pada segitiga yang ada di sebelah kiri kolom Search pada iconbar.

 Selanjutnya pilih “Manage search
engine”. Tandai layanan search engina yang tidak Anda perlukan lagi lalu klik
“Delete”. Selain itu, melalui “Get more search engines” Anda akan menemukan
banyak tool perncari khusus, dari yang klasik seperti kamus “Leo” hingga
“Internet Movie Database” (IMDB).

 

News-Feed

 Pengelolaan bookmarks yang dinamis,
akan memudahkan Anda dalam mendapatkan berita. Apabila ada website-website yang
menawarkan konten berita dalam bentuk RSS-feeds, Firefox akan menampilkan tanda
oranye pada akhir alamat website tersebut. Klik tanda ini untuk menuju ke
website news-feed tersebut.

 Selanjutnya, klik saja “Subscribe
Now” lalu klik “OK”. Sekarang, jika Anda klik “Bookmark” pada menu bar, Anda
akan melihat tambahan folder baru untuk news-feed. Klik folder tersebut untuk
menampilkan menu konteks. Dalam menu konteks tersebut, Anda bisa melihat
berita-berita terkini. Anda tinggal mengklik salah satu berita untuk
mendapatkan informasi detail dari berita tersebut.

 

Menyesuaikan
Firefox

 Firefox yang baru lebih mudah
disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dibanding versi sebelumnya. Contohnya
terlihat pada jendela add-ons. Jendela ini kini dapat mengelola themes Firefox.
Dari jendela ini, pengguna dapat menyesuaikan tampilan browser. Klik “Tools |
Add-ons”. Di dalam jendela ini terdapat daftar add-ons yang telah terinstalasi
pada Firefox 2.0.

 Dengan mengklik “Get Extension”,
Anda akan membuka website dengan proteksi SSL.
https://addons.mozilla.org/firefox/extensions. Dalam alamat ini, Anda akan
menemukan banyak Add-ons untuk melengkapi Firefox 2.0. Pilih salah satu add-ons
dan klik “Install now”. Firefox akan memeriksa sendiri, apakah Add-ons tersebut
kompatibel dengan Firefox 2. Selanjutnya, Anda restart Firefox untuk
mengaktifkan Add-ons ini.

 Sementara itu, fungsi “Themes”
digunakan untuk memberi tampilan baru pada browser. Buka kembali jendela
“Add-ons” dan klik tab “Themes”. Klik “Get Themes” yang ada di bagian bawah
jendela add-ons. Cari dan klik themes yang sesuai selera Anda. Setelah mengklik
“Install now”, jendela add-ons akan menunjukkan lagu proses instalasi. Restart
Firefox untuk mengintegrasikan themes tersebut ke dalam Firefox. Setelah itu,
buka kembali jendela “Add-ons” dan pilih themes yang baru Anda instal tadi.
Klik “Use themes” untuk mengaktifkan themes tersebut.

 

Add-Ons terbaik

 

Showcase: Add-ons
ini membantu navigasi melalui tab. Add-ons ini menampilkan website-website sebagai
thumbnails.

 

Fotxytunes: Add-ons
ini akan mengintegrasikan tombol navigasi media player. Dengan begitu, Anda
bisa mengontrol berbagai media player langsung dari dalam status bar Firefox.

 

Adblock /
Filterset.G Updater: Add-ons ini mencegah loading banner iklan yang
mengesalkan.

 

Torrent Search Bar:
Mempermudah Anda dalam mencari file-file torrent dan akan mengombinasikan 25
search engine berbasis torrent.

CHIP12/2006 

 

 

Posted in Computer | No Comments »

Mengamankan dan Menyelamatkan Data

Posted by louis7zen on 21st September 2007

Mengamankan dan
Menyelamatkan Data

 

Tempat lebih
banyak, kinerja meningkat, dan keamanan membaik. Memperbanyak partisi akan
membuat sistem Anda lebih cepat dan data menjadi lebih aman. Berikut cara
membagi hard disk menjadi lebih dari satu partisi.

 

Program yang Anda
butuhkan untuk partisi hard disk kali ini adalah Paragon Hard Disk Manager
versi 8

 

1. Persiapan : Membuat Partisi

Bagaimana
mempersiapkan hard disk secara optimal? Itu memang bisa diperdebatkan. Tetapi
ada beberapa prinsip dasar yang berlaku umum. Windows dan aplikasi sebaiknya
berada pada partisi yang berbeda. Bila Windows crash, Anda hanya perlu
menginstalasi ulang sistem operasi. Selebihnya tidak berubah. Apakah Anda
membutuhkan partisi terenkripsi untuk data rahasia? Pikirkan semua sebelum memulai.

 Untuk membuat partisi, jalankan Hard Disk
Manager dan pilih ‘Create partition’. Dlaam wizard tentukan ukuran, tempat, dan
format file (sebaiknya NTFS). Sebagai contoh, disarankan pembagian sebagai
berikut:

 

Windows: Sistem Windows XP mendapat tempat 10 GB. Dengan kapasitas sebesar itu,
aplikasi dapat menuliskan entri-entri dalam registry tanpa risiko menghabiskan
tempat. Sistem operasi harus berada dalam sebuah partisi primer agar dapat
melakukan booting.

Aplikasi: Bila Anda hanya memiliki program besar, seperti Office dan 3D Mark,
sediakan tempat sekitar 80 GB. Untuk program standar, 70 GB sudah cukup.

Data: Tergantung kapasitas yang masih tersisa, sediakan 60-70 GB untuk ‘My
Documents’, gambar , dan musik.

Sampah:
Untuk file swap Windows, file temporer, dan yang lainnya, cukup sediakan 3-5
GB. Dengan pembuatan partisi sampah ini, Anda tidak membutuhkan lagi cleanup-tool.
Perintah format untuk partisi sampah ini sudah cukup.

Rahasia: Tergantung pembagian di atas, dari 160 GB kini tersisa 5-7 GB. Ini sangat
tepat untuk data pribadi yang sifatnya rahasia.

 

2. Instalasi: Memberi Nama-Nama
Baru

Bila
partisi sudah dibuat, berikan nama yang informatif. Ini dapat dilakukan dengan
cepat dalam Hard Disk Manager. Dalam jendela utama, klik kanan partisi,
misalnya ‘C’, pilih ‘Change Volume Label’ dalam menu pulldown, lalu cantumkan
nama baru. Konfirmasikan dengan mengklik ‘Yes’. Selesai.

 

3. Penyamaran: Merahasiakan
Partisi

Untuk
memproteksi data rahasia seperti dokumen perusahaan, sembunyikan dan enkripsi
partisi tempat data tersebut berada.

 

Menyembunyikan: Langkah pertama mudah. Klik kanan partisi dalam Hard Disk Manager dan
pilih ‘Hide Partition’. Dalam jendela atas, ID partisi ini mendapat tambahan
catatan ‘Hidden NTFS’.

 

Restart: Sebelum Anda mengenkripsi drive, dalam Hard Disk Manager pilih
‘Changes | Apply Changes’. Hingga kini tool belum membuat maupun menyembunyikan
partisi baru. Tugas-tugas ini hanya dapat dilakukan dalam lingkungan DOS.
Setelah memilih perintah ini, PC akan di restart. Hard Disk Manager menginstalasi
partisi baru, memberinya nama, dan selanjutnya menyembunyikan partisi rahasia.

 

Mengenkripsi: Fungsi penting ini sayangnya tidak tersedia dalam Hard Disk Manager.
Dengan tool open –source TrueCrypt, enkripsi dapat dilakukan dengan cepat. Bila
tidak jelas, di http://www.truecrypt.org
dapat Anda temukan panduan langkah demi langkah.

 

4. File-Path: Mengatur Windows

Partisi
sudah dibuat. Sekarang, Anda hanya perlu mengubah beberapa path standar agar
Windows tidak menginstalasi aplikasi ke ‘C:\Program Files’, tetapi dalam
partisi aplikasi. Hal ini dapat dilakukan dengan cepat melalui Registry Editor.
Klik ‘Start | Run’ dan ketikan :

 

regedit

 

Dalam
registry Editor, masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\

Windows\CurrentVersion’.
Di sana akan Anda temukan nilai ‘ProgramFilesDir’. Masukkan path ke partisi
aplikasi. Agar XP membuat file swap dalam partisi khusus untuk itu, klik kanan
‘MyComputer’ dan buka ‘Properties’. Dalam tab Advanced, klik tombol ‘Settings’
di bagian ‘Performance’. Klik tab ‘Advanced’ dan pilih partisi setelah mengklik
‘Change’.

 

5. Backup: Hanya pada Hard Disk
Eksternal

Backup
sebaiknya disimpan pada media eksternal yang hanya dipasang ketika diperlukan.
Dengan demikian, setelah sebuah hard disk-crash Anda dapat merestorasi sistem
dengan cepat.

 Backup seluruh lingkungan kerja melalui
option ‘ Copy Hard Disk’. Cara lebih mudah adalah membackup data pribadi dan
aplikasi terinstalasi sekaligus yang ada di sebuah partisi. Ini dilakukan
melalui perintah ‘Copy Partition’.

 File swap Windows tidak perlu Anda backup.
Sistem operasi Anda juga dapat dibackup, asalkan Windows-nya telah bekerja
dengan benar dan semua driver penting tersedia.

6. Kontrol: Hard Disk yang
Sempurna

Hard
Disk Manager masih memiliki kemampuan lainnya. Ia juga dapat mengawasi fungsi
partisi dan menjalankan pekerjaan perawatan yang penting. Semua perintah untuk
perawatan itu dapat Anda temukan dalam menu ‘Partition’.

 Hal yang sama dapat Anda lakukan dengan
Master File Table (MFT). Ini adalah sebuah file sistem yang hanya ada pada
NTFS. MFT terdapat pada setiap partisi dan berisi entri untuk file-file yang di
simpan di sebuah hard disk. Seperti hard disk, ia juga dapat terbagi dalam
fragmen-fragmen sehingga media semakin lambat. Defragmentasi MFT jika
kinerjanya sudah melambat.

 Kadang-kadang Anda perlu juga memeriksa
apakah ada kerusakan fisik pada hard disk atau tidak. Untuk itu, dalam menu
‘Partition’ pilih perintah ‘Test Surface’. Setting ‘Normal’ sudah cukup untuk
memeriksa secara cepat. Dengan perintah ‘Check System File Integrity’ Anda
dapat menemukan kesalahan dalam struktur data.

 

7. Script: Fungsi Profesional

Paragon
telah meniadakan fungsi yang sangat berguna dalam versi demonya, yaitu
script-editor. Namun, dengan sebuah trik Anda tetap dapat menulis dan
menjalankan script.

 Dengan bantuan Google, Anda dapat
menemukan buku panduan yang berisi semua perintah script. Gunakan kunci
pencarian ‘Paragon Scripting Language’.

CHIP02/2007

 

Posted in Computer | No Comments »

Gmail

Posted by louis7zen on 19th September 2007

Gmail

 

Mari optimalkan
penggunaan Gmail dengan mengikuti beberapa tips berikut ini.

 

Dalam era Web 2.0
ini, keberhasilan sebuah layanan atau produk – utamanya di dunia maya – tidak
hanya diukur dari seberapa bagus produk tersebut dan seberapa banyak penggunanya,
tetapi juga dari seberapa banyak orang yang tidak ada sangkut pautnya dengan
perusahaan produk tersebut yang ikut serta mengembangkannya. Karena itulah
model pengembangan produk yang open source, seperti project Mozilla dengan
Firefox dan Thunderbird-nya, bisa meraih sukses.

 Tetapi suatu produk tidak perlu
bersifat open source untuk bisa mendapatkan para pengikut setia yang rela
mengorbankan waktunya demi mengembangkan produk tercinta itu. Untuk bisa sampai
ke tahap ini, produk tersebut haruslah amat populer dan amat bagus. Gmail
memenuhi semua persyaratan itu.

 Setelah Anda memiliki akun Gmail,
kita lihat cara-cara apa saja yang bisa dilakukan untuk meningkatkan
kemampuannya yang sudah hebat itu, yang tidak bisa Anda temukan di situsnya
sendiri.

 

Alamat e-mail tanpa
batas

 Setiap orang punya alasan sendiri
soal kenapa mereka menginginkan alamat e-mail tidak cuma 1. Salah satu yang
paling populer adalah untuk pencegahan dan pelacakan spam. Tidak perlu usaha
khusus untuk bisa mendapatkan fitur tersebut pada Gmail. Berikut adalah
cara-cara untuk menanggulangi spam dengan memanfaatkan kemampuan ini.

· Setiap kali Anda mendaftar pada
layanan online, gunakan alamat Gmail Anda, tetapi tambahkan embel-embel tanda
plus (+) dan nama layanan tersebut di antara nama pengguna dan simbol ‘@’.
Misalnya alamat Gmail adalah xyz@gmail.com dan nama layanan yang diikuti adalah
‘baksorujak’. Alamat e-mail yang Anda gunakan untuk mendaftar layanan tersebut
adalah xyz+baksorujak@gmail.com.

· Anda bisa menambahkan apa saja
sesudah tanda plus, Gmail akan mengabaikan semua embel-embel tersebut dan akan
meneruskan semuanya ke alamat e-mail Anda. Dengan begini Anda bisa memiliki
jumalh alamat e-mail yang tidak terbatas.

· Kemudian tunggulah. Jika ada
e-mail sampah yang ditujukan pada alamat yang dimasukkan, Anda bisa yakin bahwa
layanan baksorujak tersebut menjual alamat e-mail Anda ke spammer.

· Jika Anda tidak mengharapkan untuk
mendapatkan e-mail dari layanan tersebut, buatlah filter pada akun Gmail Anda.
Filter itu dibuat agar melempar semua e-mail yang ditujukan pada alamat
xyz+baksorujak@gmail.com ke dalam tong sampah.

 

Chat dengan Ponsel

 Salah satu fitur keren lain yang
dimiliki oleh Gmail yang kemudian menjadi tolak ukur dan diikuti oleh layanan
mail lainnya – seperti Yahoo! – adalah kemampuan melakukan chat dari antarmuka
akun Gmail. Mari kita bawa kemampuan ini lebih jauh lagi: memanfaatkan fitur
chatting Gmail tersebut pada ponsel.

 Kalau Anda memiliki ponsel yang bisa
terhubung ke Internet dan juga mendukung aplikasi Java, Anda bisa memanfaatkan
layanan yang bernama Nimbuzz untuk melakukan chatting dengan sesama pengguna
Gmail. Caranya begini:

· Dari browser di ponsel Anda,
masuklah ke alamat ini: http://get.nimbuzz.com.

· Ikuti petunjuk untuk instalasi
Nimbuzz.

· Setelah diinstal, jalankan Nimbuzz
dan beri izin untuk mengakses Internet.

· Aplikasi ini akan melakukan
beberapa pengujian untuk menentukan koneksi terbaik yang akan digunakan lewat
ponsel Anda.

· Setelah itu dia akan meminta Anda
membuat akun Nimbuzz, atau jika Anda sudah memilikinya, gunakan akun yang sudah
ada.

· Setelah berbagai basa-basi, Anda
akan diminta untuk memasukkan nomor ponsel yang digunakan untuk mengaktifkan
fitur Buzz. Fitur ini adalah kemampuan untuk memanggil ponsel yang tidak sedang
online di Nimbuzz untuk melakukan chat atau membaca pesan yang dikirim oleh
sesama pengguna lainnya.

· Jika semua proses awal selesai
Anda akan dihadapkan pada halaman akun Nimbuzz. Di halaman itu, daftar nama
contact ditampilkan.

· Untuk menambahkan akun Gmail (jika
sebelumnya tidak ditawarkan), akses [Menu] > [Settings] > [Community] dan
pilih Gmail (mungkin akan ada sedikit perbedaan tergantung dari tipe ponsel
yang Anda gunakan).

· Masukkan nama dan password akun
Gmail Anda (tak perlu khawatir akun Anda akan disalahgunakan, karena pengisian
ini diperlukan untuk login ke fitur chat di akun Gmail).

· Jika penambahan ini berhasil,
semua nama yang ada di dalam daftar contact Anda di Gmail akan ditampilkan di
layar ponsel beserta statusnya. Ikon Gmail dengan warna abu-abu menandakan
teman Anda sedang tidak online. Kalau berwarna-warni, artinya orang itu sedang
online.

· Klik nama teman Anda yang ikon
Gmail-nya berwarna-warni dan pilih menu [Chat]. Dengan begini, Anda bisa
melakukan chatting dari mana saja.

 

Tips ini juga bisa
dimanfaatkan untuk menekan biaya SMS karena dengan metode chat kita hanya
dibebankan biaya akses data (sekitar Rp5,00 – Rp25,00 per 1 pesan sepanjang 250
karakter). Bandingkan dengan biaya SMS yang berkisar Rp250,00 per 150 karakter.

 

Mendapatkan Gmail

 Berbagai terobosan yang dilakukan
Google pada layanan Gmail-nya membuat web mail tersebut menjadi salah satu yang
terbaik yang ada saat ini, mulai dari fitur pencariannya yang luar biasa sampai
kapasitas penyimpanan yang disediakan untuk setiap orang yang akan terus
berkembang sampai saat ini mencapai hampir 3GB.

 Ada suatu masa di mana kita
membutuhkan undangan untuk bisa mendapatkan akun Gmail. Beberapa orang rela
membayar ratusan dolar hanya untuk mendapatkan undangan tersebut. Tetapi untuk
mereka-mereka yang saat ini belum memiliki akun Gmail. Anda bisa dibilang
beruntung karena Google sudah mencabut status beta Gmail sehingga siapa pun
bisa memiliki akun Gmail dengan jumlah yang tidak terbatas.

 Caranya cukup mudah, kunjungi saja
alamat Gmail di http://mail.gmail.com/, klik link [Sign Up], lalu ikuti
langkah-langkah yang ada di situ.

PCP08/2007

Posted in Computer | No Comments »

Cegah HANG Setelah Start-up

Posted by louis7zen on 19th September 2007

Cegah HANG Setelah Start-up

 

Jika Komputer hang dalam tempo kurang lebih dua atau
tiga menit setelah start-up, salah
satu kemungkinan penyebabnya adalah sebuah service yang bernama Bacground
Intelligent Transfer. Jika Anda rajin meng-update Windows XP, Microsoft telah
menyediakan patch untuk menanggulangi bug ini.

 Jika patch tersebut tidak berjalan
pada Komputer Anda, mau tidak mau Anda harus mengambil tindakan sendiri.
Berikut ini tindakan-tindakan yang harus dilakukan.

 

1. Pilih menu [Start] > [Run],
jika Anda tidak dapat mengakses menu Start ini, cobalah untuk masuk ke dalam
Windows XP dengan Safe Mode.

2. Pada jendela Run, ketikan perintah
MSCONFIG, dilanjutkan dengan klik tombol [OK]. Perintah MSCONFIG adalah
perintah untuk memanggil jendela konfigurasi sistem Windows XP.

3. Akan tampil jendela System
Configuration Utility.

4. Pilih tab [Services], dan temukan
service yang bernama Background Intelligent Transfer, pastikan Anda tidak
mencentangnya.

5. Anda harus melakukan restart
komputer, agar konfigurasi service yang baru ter-update oleh Windows XP.

PCP08/2007

Posted in Computer | No Comments »

Berkenalan dengan DirectX 10

Posted by louis7zen on 19th September 2007

Berkenalan dengan
DirectX 10

 

Bersamaan dengan
peluncuran Windows Vista, Microsoft juga memperkenalkan teknologi grafis
teranyar yang dibundel sepaket dengan sistem operasinya itu. Namanya DirectX
10.

 

DirectX 10 sering
disebut dengan DX10 atau Direct3D 10. Teknologi ini diluncurkan untuk
meneruskan versi sebelumnya DirectX 9.0c yang bisa digunakan di Windows XP.

DirectX sendiri merupakan kumpulan
API (application Programming Interface) yang menangani berbagai tugas dalam
pemrograman multimedia. DirectX berfungsi untuk menangani aplikasi gaming dalam
Windows, yaitu untuk menampilkan kualitas grafis yang lebih baik.

Berbeda dengan DirectX versi-versi
sebelumnya yang kompatibel dengan semua versi Windows, DX10 hanya kompatibel
dengan Vista. Pasalnya, fitur-fitur terbaru dalam Vista – yang memang dirancang
untuk mengoptimalkan kinerja DirectX 10 – tidak dimiliki oleh versi Windows XP
ke bawah. DX10 dibuat untuk menjawab kebutuhan akan kualitas grafis yang makin
kompleks, dan menuntut perangkat keras terbaru.

Jadi, untuk merasakan sensasi grafis
DX10, Anda harus melakukan upgrade, baik dari segi software maupun hardware.
Bagi orang berdana terbatas, tentu ini menjadi masalah.

 

Salah satu alasan mengapa DirectX 10
layak untuk diperbincangkan adalah karena kualitas rendering gambar yang
ditawarkan jauh lebih baik ketimbang versi sebelumnya. Teknologi DX10 mampu
menampilkan visualisasi grafis yang lebih realistis dan mendetail.

Selain itu, rendering grafis DX10
lebih efisien. Pembagian beban yang ada bisa disesuaikan, sehingga mengurangi
kemungkinan terjadi bottleneck. Disamping itu, DirectX 10 juga mengurangi beban
CPU. Ini membuat kinerja komputer jadi lebih cepat dan efisien.

 

Lantaran DirectX 9.0c sudah tidak
bisa dioptimalkan lagi, Microsoft menghadirkan DX10 dengan teknologi serta
dukungan yang berbeda, khusus untuk Vista. Berbeda dari peralihan teknologi
DirectX 8 ke DirectX 9 yang hanya mengalami sedikit perubahan, peralihan ke
DX10 menuntut perombakan seluruh arsitektur grafis API. Perombakan ini menghadirkan
teknologi seperti Shader Model 4.0 serta fitur baru yang tidak terdapat pada
versi DirectX sebelumnya. Jadi tak salah kalau DX10 dianggap sebagai suatu
terobosan baru dalam dunia pemrograman API.

 

Rencana Microsoft
bagi Pengguna XP

Perlu diingat, Microsoft tidak
merilis dukungan DX10 bagi para pengguna Windows XP. Seri terakhir DirectX yang
kompatibel dengan Xp hingga saat ini adalah versi DX9.0c.

Untuk terus mendukung sistem grafis
Windows XP, Microsoft berencana merilis versi DirectX terbaru, yaitu DirectX
9.0L. Bisa dikatakan, versi tersebut merupakan pengganti DX10 bagi para
pengguna XP.

Ya, kita tunggu saja kehadiran
DirectX 9.0L. Apakah ia memiliki kualitas grafis yang tak kalah dengan DX10,
ataukah justru sebaliknya?

 

Shader Model 4.0

Ada dua kunci penting pada Shader
Model 4.0, yaitu Geometry Shader dan Arsitektur Unified Shading. Geometry
Shader merupakan sebuah tingkatan baru pada arsitektur pipeline yang biasanya
digunakan oleh kartu grafis untuk menghitung Grid Model dan Pixel Shader saat
pemrosesan antarmuka.

Geometry Shader berfungsi untuk
memroses susunan terluar dari suatu obyek, sekaligus mengubahnya secara
langsung. Ia diposisikan di antara vertex dan unit piksel, sehingga membentuk
susunan segitiga. Proses inilah yang membuat gambar bisa tampak hidup dan
realistis.

Sebagai contoh, kita lihat tampilah
grafis DirectX 9 menampilkan animasi dedaunan pohon. Di situ, hanya satu daun
yang dibuat, sedang selebihnya hanya merupakan duplikat. Pergerakannya masih
terkesan sebagai hasil proses animasi. Berbeda dengan hasil rendering
menggunakan DirextX 10 – setiap helai daun dibuat semaksimal mungkin, bahkan
hingga ke bagian yang terkecil. Dengan begitu, gerakan pada tiap detail obyek
terlihat jauh lebih nyata.

Lalu apa fungsi arsitektur Unified
Shader? Bila sebelumnya shader bersifat tetap (fixed), pada DirectX 10 menjadi
universal (tidak tetap). Ini menekan kemungkinan terjadi bottleneck. Dengan
bantuannya, kinerja sistem menjadi lebih efisien dan kartu grafis bisa bekerja
optimal.

 

Kartu Grafis
DirectX 10

 

Meskipun saat ini penggunaan DirectX
10 belum terlalu terasa, sejumlah seri chip kartu grafis yang mendukung DirectX
10 dan Shader Model 4.0 (SM 4.0) sudah mulai meramaikan pasar. Dua produsen
chip kartu grafis, yaitu AMD (ATi) dan nVidia telah menyiapkan beberapa seri
chip kartu grafis yang meliputih seluruh segmen, mulai dari kelas low-end
hingga high-end. Beragam chip tersebut memiliki fitur dan kemampuan di atas
seri-seri sebelumnya.

 

Kartu Grafis NVIDIA

Sebagai salah satu produsen chip
grafis terkemuka, nVidia memulai parade chip grafis terbarunya lebih awal
ketimbang pesaingnya. Sejak November 2006, nVidia sudah memulai era chip grafis
DirectX 10 dengan meluncurkan chip G80, atau yang lebih dikenal sebagai GeForce
8800.

Pada saat peluncurannya, nVidia
langsung meluncurkan dua versi, yaitu seri GTX dan GTS. Selang beberapa bulan
kemudian, vendor ini kembali merilis beberapa chip grafis untuk kelas low-end
dan mainstream.

 

GeForce 8800

GeForce 8800 termasuak kartu grafis
yang menggunakan G80, chip grafis pertama nVidia yang mendukung DirectX 10. G80
menyasar pasar high-end yang menuntut kinerja dan kualitas oke untuk urusan
gaming.

Pada saat dirilis bulan November
2006, GeForce 8800 dibuat dalam dua versi – 8800 GTX dan 8800 GTS. 8800 GTS
memiliki kecepatan dan antarmuka memori yang lebih rendah ketimbang 8800 GTX.
Seri 8800 GTS dibuat dalam dua versi kapasitas memori, yaitu 640MB dan 320MB.
Bulan Mei lalu, nVidia merilis seri 8800 Ultra yang bertenaga lebih besar
dibandingkan 8800 GTX.

 

GeForce 8600 dan
8500

April 2007 kemarin, nVidia
meluncurkan dua jenis chip kartu grafis yang menyasar kelas mid-end, yakni G84
dan G86.

GeForce 8600 GTS dan GeForce 8600 GT
berbasis G84, sedang GeForce 8500 GT berbasis G86. GeForce 8600 GTS dan 8600 GT
mengusung spesifikasi yang sama, namun dengan clock core, shader, dan memori
yang berbeda.

 

GeForce 8400

Seri yang terakhir diluncurkan oleh
nVidia sampai saat ini adalah GeForce 8400 GS. Seri ini berbasis GPU G86, sama
dengan GeForce 8500. Karena menyasar kelas Value, maka spesifikasi varian G86
ini berada di bawah seri-seri chip DirectX 10 nVidia lainnya.

 

Kartu Grafis
AMD/ATi

Meski terhitung telat dalam
persaingan chip grafis DirectX 10, namun AMD/ATi bisa langsung menyusul
kompetitornya dengan merilis beberapa seri kartu grafis dalam waktu berdekatan.

AMD/ATi mulai unjuk gigi di pasar
chip grafis DirextX 10 dengan meluncurkan seri R600 atau lebih dikenal sebagai
Radeon HD 2900XT, pada bulan Mei 2007. Produk ini langsung disusul oleh
berbagai seri lain yang menyasar pasar low-end dan mid-end, inilah ulasan
mengenai chip kartu grafis AMD/ATi.

 

Radeon HD 2900 XT

Seri R600 (dikenal dengan nama HD
2900 XT) bisa dibilang terlambat bersaing di kelas chip grafis, terutama di
kelas high-end. Produk yang diluncurkan
bulan Mei 2007 ini memiliki tenaga yang besar. Pada saat full-load, kartu grafis ini menarik daya sekitar 200Watt. Jadi,
pastikan Anda memiliki pasokan daya yang cukup sebelum memutuskan untuk membeli
kartu grafis ini.

 

Radeon HD 2600
Pro/XT

Bulan Juni 2007, AMD/ATi meluncurkan
chip grafis berbasis RV630. Ini menyasar kelas mid-end, dan sejuh ini memiliki 2 varian, yaitu HD 2600 Pro dan HD
2600 XT. Karena berbasis GPU yang sama, HD 2600 Pro dan HD 2600 XT memiliki
spesifikasi yang sama, termasuk sejumlah transistor mereka yang sebanyak 390
juta dan Shader Units sebanyak 120 buah. Perbedaan keduanya terletak pada
kecepatan core, memori, dan jenis memori yang digunakan.

 

Radeon HD 2400
Pro/XT

Radeon HD 2400 Pro dan HD 2400 XT
dibuat berdasarkan chip yang sama, yaitu RV610. Perbedaan mereka terletak pada
kecepatan core, memori, dan jenis memori yang digunakan. Secara standar, HD
2400 Pro dan HD 2400 XT diproduksi dengan antarmuka memori 64bit dan menyasar
kelas value.

 

ATi versus nVidia

Suatu hardware baru
umumnya menawarkan kinerja yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
Begitu pula kartu grafis, baik ATi maupun nVidia. ATi menampilkan varian RV610
(HD 2400 XT), RV630 (HD 2600 XT), dan R600 (HD 2900 XT). Sedangkan nVidia
menampilkan G86 (GeForce 8500 GT), G84 (GeForce 8600 GT), G80 (GeForce 8800
GT).

 

Bagaimana kinerja
masing-masing chip? Untuk mengetahuinya, dilakukan pengujian. Perangkat yang
digunakan adalah Intel Pentium 4EE (3,73 GHz), Asus Striker Extreme dengan BIOS
1103 (diatur Optimal), Kingston DDR2 PC6400 2GB x2, Seagate ST380817AS
(Barracuda 7200.7 80GB SATA), Samsung SH-S183L (DVD-Writer 16x), Antec
TPII-550, dan View Sonic Profesional Series P95f+. Sistem operasi yang
digunakan adalah Windows Vista Home Premium yang telah dilengkapi dengan
Catalyst 7.7 (ATi) dan ForceWare 162.22 (nVidia).

 

Untuk DirextX 9, sistem operasi yang
digunakan adalah Windows XP Professional SP2 yang dilengkapi Catalyst 7.7 (ATi)
dan ForceWare 162.18 (nVidia).

 

Khusus untuk HD 2400XT, driver yang
digunakan adalah bawaan, berhubung Catalyst 7.7 belum mengenali peranti yang
digunakan.

 

Pengujian menggunakan kartu grafis
ATi GeCube HD 2400 XT 256 MB DDR2, GeCube HD 2600 XT 256 MB GDDR3, dan HIS HD
2900 XT 512 MB GDDR3 – ketiga kartu grafis ini perwakilan dari chip ATi. Kartu
grafis nVidia yang digunakan, Foxconn 8500 GT 256 MB DDR2, Sparkle 8600 GT 256
MB DDR2, dan MSI 8800 GTX (Overclock) 768 MB GDDR3.

 

Software penguji DirectX 9 yang
dipakai adalah 3DMark 2005 Business 130, 3DMark 2006 Pro 110, Far Cry 1.33,
Doom 3 1.3, dan Fear 1.0. Sedangkan Software untuk menguji DirectX 10 adalah
game Call of Juarez 1.0.0 dan Microsoft Flight Simulator X.

 

Hasilnya

Pada 3DMark 2005 Business 130, kelas
low-end GeForce 8500 GT lebih unggul 683 poin ketimbang HD 2400 XT. Di kelas
mid-end, HD 2600 XT lebih unggul 8126 point dibandingkan GeForce 8600 GT.
Sedangkan di kelas high-end, HD 2900 XT dan GeForce 8800 GTX (OC) memiliki
nilai yang tidak jauh berbeda. HD 2900 XT mendapat 9801, GeForce 8800 GTX (OC)
mendapat 9918.

 

Pada 3DMark 2006 Professional
Edition 1.1.0 di resolusi 1024 x 768, pertarungan antara HD 2900 XT dan GeForce
8800 GTX (OC) bisa bikin tersenyum. Walaupun memiliki perbedaan dalam
spesifikasi, HD 2900 XT (yang meraih nilai 6685) nyaris mengejar GeForce 8800
GTX (OC) dengan selisih 57 angka.

Pada Doom 3.1.3, GeForce 8800 GTX
memang lebih cepat daripada HD 2900 XT. Namun, selisihnya hanya 1,21%. Pada
Fear yang merupakan game 3D yang boleh dibilang baru, GeForce 8800 GTX (OC)
menawarkan peningkatan kinerja yang amat signifikan.

Pada sesi uji DirectX 10, digunakan
game Call of Juarez dan Microsoft Flight Simulator X. Dalam Call of Juarez, HD
2900 XT lebih unggul pada resolusi 1024 x 768 piksel daripada lawannya –
GeForce 8800 GTX (OC). Namun, pada resolusi 1600 x 1200, GeForce 8800 GTX (OC)
lebih unggul dengan skor 58,07. HD 2900 XT mendapat skor 56,1.

Pada Microsoft Flight Simulator X,
secara keseluruhan nVidia memenangi pertarungan baik pada resolusi 1204 x 768
maupun pada resolusi 1600 x 1200.

 

Sedikit tentang VGA
DirectX 10

Sekarang, kalau ditanya VGA apa yang
bagus, cuma ada 2 pilihan, yang Radeon atau GeForce? Bukan berarti tdak ada
pilihan lain namun kedua pemain itulah (ATi dan nVidia) yang kini memonopoli
ajang “cakar-cakaran” memperebutkan status kartu grafis paling digdaya.

Saat ini AMD/ATi sedang menggodok
driver untuk varian RV610, RV630, dan R600. Chip nVidia unggul selangkah dengan
G80 mereka yang memiliki driver lebih matang. Baik varian ATi maupun nVidia
yang disebutkan (termasuk G84 dan G86) semua telah mendukung DirectX 10.

DirextX 10 memang diakui bisa
membuat tampilan lebih bagus secara signifikan. Salah satu faktor penting pada
DirextX 10 adalah pemrosesan geometri yang kini 100% diambil alih oleh GPU
(Graphic Processing Unit), bukan CPU. Sebagai informasi, DirectX 9 meminta CPU
ambil bagian dalam proses ini. DirectX 10 membuat kerja CPU lebih ringan, namun
sebaliknya, membuat GPU menanggung beban.

Itulah sebabnya mengapa DX10
membutuhkan kartu grafis yang bertenaga untuk mewujudkan pencitraan grafis
semulus film animasi Toy Story. Namun ingat, hanya game yang mendukung DX10
saja yang mendapatkan manfaat maksimal dari DX10 ini.

PCP08/2007

Posted in Computer | No Comments »

AMD Dual – Core Optimizer

Posted by louis7zen on 19th September 2007

AMD Dual – Core
Optimizer

 

Era DUAL CORE sudah
tiba. Cukup banyak prosesor berinti ganda yang sudah beredar saat ini.
Sekarang, dengan uang 600 – 700 ribu rupiah, kita sudah bisa mendapatkan
prosesor semacam itu – harganya sudah tak semahal 1 atau 2 tahun yang lalu.

 Apa Anda termasuk pengguna komputer
yang otaknya dipersenjatai prosesor dual core besutan AMD? Jika ya, Anda
beruntung. Pasalnya, AMD telah merilis peranti untuk mengoptimalkan kinerja
prosesornya. Peranti tersebut pertama kali diluncurkan pada awal Juli 2006 –
dinamai AMD Dual – Core Optimizer.

 AMD Dual – Core Optimizer serupa
dengan patch, jadi tak ada tampilan atau antarmuka apapun yang tampak setelah
Anda menginstalnya. Untuk menjajalnya, Anda bisa mengunduhnya secara gratis
dari situs resmi AMD, www.amd.com.

 Peranti in ibisa digunakan untuk
meningkatkan performa PC dengan sistem operasi yang mendukung dual
core,khususnya performa dari sisi video gaming. AMD Dual – Core Optimizer bisa
memperbaiki ketidaktepatan efek kinerja video atau efek timing pada beberapa
aplikasi grafis dan multimedia yang berjalan pada sistem PC berprosesor dual
core. Jadi, visualisasi grafis atau game 3D yang tampil di layar monitor akan
tampak mulus, tidak terputus-putus.

 

Situs:
www.amd.com/us-en/assets/content_type/utilities/Setup.exe

Ukuran file: 4,42MB

Lisensi: Freeware

Kebutuhan sistem:
Windows 2000/XP ke atas.

PCP08/2007

Posted in Computer | No Comments »

Agar Komputer Tak selalu Restart

Posted by louis7zen on 19th September 2007

Agar Komputer Tak
selalu Restart

 

Tentunya bukan hal
yang menyenangkan jika Windows XP tiba-tiba restart saat terjadi suatu
permasalahan – apalagi jika Anda sedang bekerja dan Anda belum sempat menyimpan
pekerjaan!

Ada beberapa sebab, mengapa Windows
XP melakukan restart secara otomatis. Salah satu kemungkinannya adalah karena
konfigurasi yang terdapat pada Windows XP Anda tidak benar. Masalahnya, Windows
XP memiliki konfigurasi agar melakukan restart, jika terjadi problem yang cukup
serius pada sistem komputer.

Untunglah, Windows XP memiliki
pengaturan khusus yang akan menjaga agar ia tidak melakukan restart secara
otomatis jika sistemnya bermasalah. Langkah-langkah pengaturannya adalah
sebagai berikut:

1. Pilih menu [Start] > [Contorl
Panel].

2. Pada jendela Contorl Panel, klik
pada ikon [System].

3. Pada jendela System Properties,
klik pada tab [Advanced]. Klik tombol [Setting] yang terdapat bagian Startup
and Recovery.

4. Akan tampil jendela Startup and
Recovery. Pada bagian System Failure terdapat beberapa check box yang mengatur
apa yang akan dilakukan oleh Windows XP saat terjadi kesalahan sistem. Check
box pertama berisi [Write an event to the system log], yang berarti menyimpan
kesalahan tersebut pada log sistem. Check box kedua berisi [Send an
administrative alert], yang berarti memberikan peringatan saat terjadi
kesalahan sistem. Check box ketiga berisi [Automatically restart]. Pilihan
inilah yang dapat menyebabkan Windows XP Anda melakukan restart secara
otomatis.

5. Hilangkan tanda centang pada
pilihan ini, klik tombol [OK] untuk menyimpan konfigurasi yang baru.

PCP08/2007

Posted in Computer | 1 Comment »