Lucky

Mematikan Service

Posted by louis7zen on September 30, 2007

Mematikan Service

Sebelum mengubah sevice, bersihkan Event Log supaya dapat melihat hasil perubahan dengan cepat. Klik Start, All Programs, Administrative Tools, Event Viewer. Pilih event, dan kemudian dari menu Actions, klik Clear all events. Tindakan pencegahan lainnya yang perlu dilakukan adalah gunakan pulpen dan kertas untuk mencatat perubahan yang dilakukan. Ubah beberapa kali dan tes sitem Anda.

Performance Logs and Alerts

Mengumpulkan data kinerja komputer dan komputer lain dan menulisnya ke log atau menampilkannya ke layar. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah informasi kinerja tidak lagi di-log atau ditampilkan. Service ini sebaiknya dimatikan.

Plug and Play

Memungkinkan administrator untuk memasang hardware baru ke server dan di deteksi serta dikonfigurasi secara otomatis oleh sever. Service ini jangan dimatikan karena sistem tidak akan stabil dan tidak bisa mendeteksi perubahan hardware. Service ini sebaiknya dijalankan.

Portable Media Serial Number

Menerima nomor seri media player portable yang dihubungkan ke komputer. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah content yang diproteksi mungkin saja tidak bisa di download ke perangkat. Service ini sebaiknya dimatikan.

Print Spooler

Mengatur semua antrian cetak lokal dan jaringan dan mengontrol semua tugas pencetakan. Service ini boleh saja dimatikan, tetapi komputer tidak akan bisa mencetak. Service ini sebaiknya dijalankan, tetapi matikan saja jika Anda tidak punya printer.

Protected Storage

Melindungi informasi penting dari pihak yang tidak berkepentingan. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah informasi yang dilindungi tidak akan tersedia. Service ini sebaiknya dijalankan.

QoS RSVP

Menyediakan sinyal jaringan dan lokal kontrol traffic, set-up fungsionalitas untuk program dan applet kontrol QoS (Quality of Service). Service ini boleh dimatikan, tetapi aplikasi QoS tidak akan berfungsi atau tidak bisa berfungsi secara maksimal. Service ini sebaiknya dimatikan, tetapi jalankan jika Anda menggunakan aplikasi QoS.

Remote Access Auto Connection Manager

Mendeteksi koneksi ke jaringan atau komputer remote yang tidak berhasil dan mneyediakan metode alternatif untuk melakukan koneksi. Service ini sebaiknya dimatikan. Dampaknya adalah user harus connect ke sistem lain secara manual. Service ini sebaiknya dijalankan.

Remote Access Connection Manager

Mengatur koneksi diap-up dan virtual private network (VPN) dari komputer ke Internet atau jaringan. Service ini bisa saja dimatikan, hanya saja operating system nanti bisa tidak berfungsi dengan baik. Service ini sebaiknya dijalankan.

Remote Desktop Help Session Manager

Mengatur dan mengontrol Remote Assistance. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah Remote Assistance tidak akan tersedia. Service ini sebaiknya dimatikan.

Remote Procedure Call (RPC)

Memungkinkan proses berkomunikasi dengan yang lain secara internal dan melalui jaringan. Service ini jangan dimatikan karena sistem nanti tidak akan bisa boot. Service ini sebaiknya dijalankan.

Remote Procedure Call (RPC) Locator

Menyediakan layanan penamaan RPC sama seperti DNS untuk IP. Service ini jangan dimatikan karena sistem akan menjalankan utiliti pihak ketiga nanti tidak akan bisa menemukan informasi RPC. Komponen OS tidak akan menggunakan service ini, tetapi program seperti Exchange, ya. Service ini sebaiknya dijalankan.

Remote Registry

Menyediakan mekanisme untuk mengatur registry sistem secara remote. Service ini boleh saja dimatikan, tetapi sistem remote tidak akan bisa terhubung ke registry lokal. Jika dimatikan bisa mempengaruhi kerja utiliti untuk mem-patch. Service ini sebaiknya dimatikan, tetapi beberapa program memerlukannya untuk bekerja.

Removable Storage

Mengatur dan mencatat media removable dan mengoperasikan perangkat media removable. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah program yang bergantung kepada removable storage, seperti Backup dan Remote Storage, akan bekerja lebih lambat. Service ini sebaiknya dijalankan.

Routing and Remote Access

Menjalankan multiprotokol LAN-ke-LAN, LAN-ke-WAN, dan network address translation (NAT) untuk client dan server. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah Routing dan Remote Access tidak akan tersedia. Service ini sebaiknya dimatikan, lebih baik lagi, jangan instalasi.

Secondary Logon

Memungkinkan dijalankannya proses di bawah hak akses lain. Jika service ini dimatikan, akses logon semacam ini tidak akan tersedia. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah user tidak akan bisa menggunakan fitur “Run As” untuk meningkatkan hak akses. Service ini sebaiknya dimatikan.

Security Accounts Manager

Menyimpan informasi account untuk sekuriti account lokal, yang jika dijalankan memungkinkan service lain mengakses SAM. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah service yang bergantung pada request ke database SAM tidak akan berfungsi dengan baik. Group Policy tidak akan berfungsi dengan baik. Service ini sebaiknya dijalankan. Jika Anda tidak menggunakan DHCP, service ini boleh dimatikan.

Server

Memungkinkan sharing resources seperti file dan printer. Service ini bisa dimatikan. Dampaknya adalah resources tidak akan bisa di-share, request RPC akan ditolak. Service ini sebaiknya dimatikan, tetapi service ini harus dijalankan jika komputer berbagi file dan printer.

Shell Hardware Detection

Memberikan notifikasi untuk AutoPlay. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah CD-ROM perangkat lain tidak akan berfungsi secara otomatis. Service ini sebaiknya dijalankan karena akan lebih mudah jika dibiarkan berjalan, dan resiko keamanannya kecil.

Smart Card

Mengatur akses ke smart card yang dibaca oleh komputer. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah komputer tidak akan bisa membaca smart card. Service ini sebaiknya dimatikan, tetapi jika Anda menggunakan smart card, jalankan.

Smart Card Helper

Menyediakan support untuk smart card reader generasi lama. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah komputer tidak akan bisa membaca smart card lama. Service ini sebaiknya dimatikan, tetapi jika Anda menggunakan smart card, jalankan.

SSDP Discovery

Digunakan untuk mencari perangkat UpnP. Bersama dengan Universal Plug and Play Host, service ini mendeteksi dan mengonfigurasi perangkat UPnP. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah komputer Anda tidak akan bisa menemukan perangkat UPnP. Service ini sebaiknya dimatikan.

System Event Notification

Digunakan untuk mencatat entri pada log event; memberitahu subscriber COM+ mengenai logon dan event yang berhubungan dengan power. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah notifikasi tertentu tidak lagi berfungsi. Sebagai contoh, sinkronisasi tidak akan berfungsi karena bergantung pada informasi konektivitas dan notifikasi Network Conncet/Disconnect dan Logon/Logoff. Service ini sebaiknya dimatikan, tetapi biarkan berjalan untuk laptop yang notifikasi power-nya diberikan ke user.

System Restore

Melakukan system restore, termasuk menyimpan checkpoint secara periodik. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah pemulihan sistem tidak bisa dilakukan secara otomatis. Service ini sebaiknya dimatikan. Meskipun service ini menggunakan resource sistem yang lumayan, ini bisa jadi sangat berharga pada komputer stand alone, khususnya pada waktu instalasi software menyebabkan masalah.

Task Scheduler

Memungkinkan user untuk mengonfigurasi dan melakukan penjadwalan task. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah task tidak akan dijalankan pada jadwal yang ditentukan. Service ini sebaiknya dimatikan.

TCP/IP NetBIOS Helper

Dibutuhkan untuk distribusi software pada Group Policy (mungkin digunakan untuk mendistribusi patch) dan menyediakan support untuk NetBIOS over TCP/IP dan pencarian nama NetBIOS. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah client NetBIOS over TPC/IP termasuk Netlogon dan messeger bisa berhenti merespon. Jika dimatikan juga mempengaruhi kemampuan sharing resources. Service ini sebaiknya dimatikan. Untuk jaringan kecil, service ini sangat penting jika Anda berbagi file dengan yang lain. Untuk jaringan besar dengan file server, matikan service pada desktop.

Telephony

Menyediakan dukungan Telephony API (TAPI) untuk client yang menggunakan program yang mengontrol perangkat telepon dan koneksi suara dengan IP. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah fungsi semua program yang bergantung padanya akan terganggu. Service ini sebaiknya dimatikan karena hanya diperlukan untuk menggunakan modem/fax modem.

Telnet

Memungkinkan remote user untuk masuk ke komputer dan menjalankan program; mendukung beragam client Telnet TCP/IP; termasuk komputer UNIX dan Windows. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah remote user tidak bisa mengakses komputer. Service ini sebaiknya dimatikan.

Terminal service

Memungkinkan user untuk terhubung secara interaktif ke remote komputer; Remote Desktop, Fast User Switching, Remote Assistance, dan Terminal Server bergantung pada service ini. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah remote komputer tidak bisa dihubungi secara interaktif. Supaya komputer tidak bisa digunakan secara remote, hilangkan tanda centang pada tab Remote di System Properties. Service ini sebaiknya dimatikan.

Themes

Menyediakan manajemen theme. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah theme tidak bisa digunakan. Service ini sebaiknya dimatikan.

Uninterruptible Power Supply

Mengatur uninterruptible power supply (UPS) yang terhubung ke komputer. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah UPS tidak bisa berkomunikasi dengan komputer. Service ini bolah dimatikan.

Universal Plug and Play Device Host

Bersama dengan SSDP Discovery, ia mendeteksi dan mengonfigurasi dampaknya UPnP. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah komputer tidak akan bisa mencari perangkat UPnP. Service ini sebaiknya dimatikan.

Upload Manager

Mengatur transfer file asinkronus dan sinkronus antara client dan server. Data driver di-upload anonim dan digunakan oleh Microsoft untuk membantu user mencari driver yang dibutuhkan. Driver Feedback Server meminta izin client untuk meng-upload profile hardware komputer dan kemudian mencari di Internet untuk mengetahui cara mendapatkan driver yang sesuai atau mendapatkan support. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah beberapa transfer tertentu tidak bisa dilakukan. Service ini sebaiknya dimatikan.

Volume Shadow Copy

Mengatur dan mengimplementasikan volume shadow copy yang digunakan untuk backup dan keperluan lain. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah shadow copy untuk backup tidak ada dan backup bisa gagal. Service ini sebaiknya dimatikan, tetapi jalankan jika Anda menggunakan Windows Backup.

WebClient

Memungkinkan program basis-Windows untuk membuat, mengakses, dan memodifikasi file yang menggunakan Internet. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah fungsi ini tidak akan tersedia. Service ini sebaiknya dimatikan.

Windows Audio

Mengatur perangkat audio untuk program-program Windows. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah perangkat dan efek audio tidak akan berfungsi dengan baik. Service ini sebaiknya dijalankan sebab meskipun boleh dimatikan, tanap service ini Anda tidak akan mempunyai suara.

Windows Image Acquisition

Menyediakan layanan pengambilan gambar untuk scanner dan kamera. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah program yang membutuhkan gambar, seperti Windows Movie Maker tidak akan berfungsi dengan baik. Service ini sebaiknya dijalankan. Beberapa scanner dan kamera memerlukan service ini. Jika Anda tidak mempunyai scanner atau kamera, Anda bisa mematikannya.

Windows Installer

Memasang, mengubah, dan menghapus aplikasi yang disediakan dalam bentuk Windows Installer (*.msi). Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah user tidak bisa lagi menginstalasi program atau menggunakan Add/Remove Programs. Service ini sebaiknya dijalankan.

Windows Management Instrumentation (WMI)

Menyediakan informasi manajemen sistem; diperlukan untuk mengimplementasikan alert kinerja menggunakan Performance Logs and Alerts. Service ini jangan dimatikan karena nanti informasi manajemen sistem dan kinerja tidak akan tersedia. Service ini sebaiknya dijalankan.

WMI Driver Extensions

Memonitor semua driver dan event yang memberikan informasi Windows Management (WMI) atau event. Service ini boleh dimatikan, dan dampaknya adalah hanya untuk eksension WMI. Service ini sebaiknya dijalankan.

Windows Time

Menggunakan NTP supaya komputer di domanin sinkron. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah sinkronisasi waktu tidak akan dilakukan. Service ini sebaiknya dijalankan.

Wireless Zero Configuration

Mengonfigurasikan kartu jaringan WiFi (802.11) secara otomatis. Service ini boleh saja dimatikan. Dampaknya adalah Anda harus mengonfigurasi wireless secara manual. Service ini sebaiknya dimatikan, tetapi jalankan jika Anda menggunakan wireless.

WMI Performance Adapter

Menyediakan kumpulan informasi kinerja dari Windows Management Instrumentation (WMI) ke client. Service ini boleh saja dimatikan karena hanya berjalan jika Performance Data Helper diaktifkan. Service ini sebaiknya dijalankan.

Workstation

Menyediakan koneksi jaringan dan komunikasi dengan menggunakan layanan Microsoft Network. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah komputer tidak akan bisa lagi terhubung ke resource Remote Host dari Lari. Service ini sebaiknya dijalankan.

Leave a Reply



XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>