Sandiwara di Atas Ranjang
Posted by louis7zen on August 4, 2007
Sandiwara di Atas Ranjang
Live Out Your Sexual Fantasies Through Role Playing
Meskinpun usia hubungan Anda dengan pasangan semakin bertambah, jangan sampai gairah bercinta jadi ikut berkarat. Api asmara mungkin sudah tidak berkobar-kobar lagi seperti dulu ketika masih baru berhubungan. Tapi, itu bukan berarti Anda boleh menyerah. Anda bisa menyiasati dengan berbagai eksperimen yang membuat lezatnya percintaan selalu terasa baru dan tidak menjenuhkan.
Salah satu eksperimen seks yang bisa dicoba adalah melakukan sambil bermain peran (role-play). Sexual role-playing adalah perilaku seksual dengan melakukan permainan terhadap sejumlah karakter saat melakukan hubungan, dengan tujuan membangkitkan hasrat yang lahir dari fantasi seks para pelakunya. Ini untuk membedakannya dengan berbagai tipe role-playing lain, seperti improvisational theatre atau role-playing games.
Menghidupkan Fantasi
Seperti menyuruh seorang petugas polisi membatalkan surat tilang atau menyatakan kepada dosen Anda bahwa Anda lebih peduli pada penampilannya daripada pelajarannya, ada kepuasan tersendiri ketika Anda bisa menyatakan sesuatu kepada orang yang lebih berkuasa, meskipun Anda tahu hal itu melanggar aturan sosial. For anyone who has had such taboo thoughts, the resulting anrenaline (as the words sit dangerously close to the tip of the tongue) can be delicious.
Ekspresi skenario yang powerful itu ternyata memberi pengaruh juga saat diaplikasikan pada hal-hal yang sifatnya berbau seks. Imajinasi tentang seorang petugas polisi yang atraktif, perawat atau pramugari yang galak di ranjang, akan menghadirkan perubahan posisi otoritas yang menggairahkan, bahkan bisa menyulap kamar tidur menjadi berbagai tempat-tempat terlarang.
Fantasi seksual setiap orang memang berbeda-beda, tetapi ada kesamaannya. It is that they lie outside of the usual day-to-day sexual range. Fantasi-fantasi itu menempati sebuah dunia di mana tidak ada lagi kondisi dan situasi sosial yang melarang kita memperoleh kepuasan dari out most erotic dreams. Kadang-kadang berbagai fantasi justru lahir dari pengalaman kita saat berurusan dengan hal-hal yang ditabukan, sehingga kita berharap hal-hal yang tabu tadi tidak pernah ada.
Bagi sebagian orang, berbagai hambatan sosial tadi tidak menghentikan mereka dalam merealisasi imajinasi nakalnya. This is where the delicate art of convincing a lover, or partner, to participate in a romp with a cop, schoolgirl, doctor, nurses, football team of any other such scenario, becomes so important to an exciting and fulfilling sexual life.
Penting diingat bahwa rope-playing dalam bentuk apa pun memiliki potensi erotis. Tidak harus selalu berhubungan dengan power dynamic seperti mitosnya selama ini. Kunci fantasi seksual adalah tiga hal: place (tempat), position (posisi), dan power (kekuasaan), atau sering disingkat 3P. Melalui role-play, tiga kunci fantasi seksual tadi bisa dieksporasi, baik secara terpisah maupun digabung.
Hal terpenting yang harus diperhitungkan adalah apa saja yang dibutuhkan agar fantasi Anda tercapai. Dan jika ada, apa saja props yang dibutuhkan. Pemahaman tentang komponen-komponen dari fantasi tadi adalah bagian integral untuk mencapai kesuksesan dalam perwujudannya, karena akan sangat berpengaruh terhadap penyusunan ‘jalan cerita’.
Berikut ini informasi tentang berbagai role-playing. Mungkin Anda bisa mendapat gambaran yang nantinya bisa Anda ikuti. But, the best advice is always aproach your potential participant wiht honesty and respect. Makin sering menggali fantasi masing-masing dan mendiskusikannya makin besar kesempatan Anda mendapatkan great memorable experience.
A. Suster dan Pasien
NATURE Suster bertugas mendukung dokter dalam menyembuhkan pasien. Lebih luas dari itu, seorang suster juga bertugas membantu pasien dalam melakukan kegiatan pribadinya, mulai dari makan sampai mandi. Lantaran ketergantungan itu, seorang suster hadir sebagai seorang malaikat pelindung. Selain itu, kostum putih bersih yang dipakai suster juga menimbulkan citra kesucian dan ketulusan. Karena itulah seorang pasien sering jatuh cinta kepada susternya.
Possible Scenario Seorang pasien tidak berdaya menjalankan ‘ritual’ pribadinya dan harus dibantu sang suster. Keperluan pribadi kan tidak sebatas makan dan mandi saja. dan ternyata ‘suster Anda’ memiliki hal lain yang bisa ditawarkan, yaitu memenuhi kebutuhan seks Anda. Skenarionya bisa dimulai dengan menyuruh suster berpura-pura menyuntik Anda dengan suntikan mainan, lalu dilanjutkan dengan membersihkan sekujur tubuh Anda dengan ‘mandi kucing’. Setelah itu, barulah Anda sobek-sobek seragamnya.
Costume and Props Jubah putih cukup mudah dicari. Siapkan juga peralatan suntik, stateskop, dan kalau perlu alat ukur tensi. Ranjang rumah sakit mungkin sulit dicari dan harganya mahal. Tapi Anda bisa mengakalinya dengan menggunakan ranjang besi biasa. Kalau tidak ada, memakai tempat tidur biasa juga tidak apa-apa.
Plus Skenario ini cocok bila dijadikan sebagai eksperimen awal Anda dalam role-playing. Sebab, skenario ini masih tergolong wajar dan cukup lembut. Bahkan, fantasi ini juga cocok untuk Anda yang sekali-kali menginginkan pasangan take-in-control. Asal jangan menggunakan obat-obatan asli ya! Skenario ini juga bisa diperankan terbalik. Maksudnya, Anda yang menjadi dokter, sementara pasangan Anda menjadi pasien.
Minus Beberapa props, misalna stateskop atau ranjang rumah sakit, agak sulit dicari. Padahal, dengan dua alat tadi, fantasi Anda lebih mendekati kenyataan dan Anda juga bisa mengeksplorasi lebih banyak gaya.
Reference: Sitcom serial crubs.
B. Polisi dan Penjahat
Nature Polisi dan penjahat selalu jadi musuh bebuyutan. Polisi selalu menguber-nguber penjahat yang gemar melakukan tindakan kriminalitas, sementara penjahat selalu berusaha kabur. Untuk itu, polisi kadang tidak ragu-ragu memberikan hukuman kepada penjahat agar ia jera.
Possible Scenario Bisa dimulai dengan adegan kejar-kejaran dulu. Polisi lalu menggeledah si penjahat dengan melucuti pakainnya satu per satu. Kemudian, polisi memborgol penjahat dan memaksanya menjalankan hukuman dalam keadaan tangan terborgol. Tapi, sesekali si penjahat bisa juga melawan sang polisi dan menyerang balik.
Costume and Props Seragam polisi sangat cocok untuk skenario ini, dan borgol jadi kebutuhan utama. Tidak sulit mencarinya asalkan Anda akrab dengan petugas keamanan di kantor. Bisa juga Anda melengkapinya dengan senjata berupa pentungan atau pistol mainan (usahakan yang berwarna hitam). Cari juga tiang untuk memasang borgol, bisa tiang ranjang atau tiang lampu.
Plus Banyak variasi gerakan yang bisa dilakukan dalam peran ini. Anda juga bisa menggunakan macam-macam tempat supaya tidak bosan. Hubungan seks yang Anda lakukan juga bisa lebih bersemangat dan wilder than usual.
Minus Jangan sampai pasangan Anda menghilangkan kunci borgol. Anda tidak ingin kan film The Departed yang Anda rencanakan malah berakhir menjadi filmnya Warkop DKI. Selain itu, jika menggunakan pentungan, gunakan hanya untuk menggelitik, tak perlu untuk menyakiti. Sepakati saja lebih dulu mau sekasar apa hubungan seks yang Anda inginkan.
Reference: Basic instinct
C. Dosen dan Mahasiswi
Nature Dosen mengajarkan ilmunya kepada mahasiswa dengan macam-macam cara. Ada dosen yang lembut, ada pula dosen killer yang selalu marah-marah kepada mahasiswanya. Sementara mahasiswa menggantungkan masa depannya pada pelajaran yang diberi sang dosen. Mahasiswa juga bisa dikelompokkan menjadi mahasiswa yang malas dan cuek, atau mahasiswa yang rajin dan kutu buku.
Possible Scenario diolah dari peran ini. Bisa jadi tentang dosen yang lembut dengan mahasiswi yang bandel, atau dosen killer dengan mahasiswi yang kutu buku. Jika Anda memilih ‘paket’ dosen lembut dan mahasiswi bandel, maka Anda yang harus memegang kendali. Sementara jika Anda memilih ‘paket’ mahasiswi kutu buku dengan dosen killer, maka pasangan Andalah yang memegang kendali. Mulailah menciptakan ruang kelas dan proses belajar-mengajar, lalu berlanjut menjadi eksperimen yang bersemangat.
Costume and Props Pakaian kerja dosen, blouse, blazer, dan rok mini untuk pasangan Anda. Boleh juga Anda memberikan sedikit aksen pada suara Anda, plus memakai kacamata baca. Sediakan pula meja-bangku sekolah, penggaris, alat penunjuk papan tulis, serta buku-buku tebal atau kamus.
Plus Banyak sekali kombinasi cerita yang bisa Anda ciptakan dari karakter ini. Anda bisa memanfaatkan bangku dan meja sebagai tempat bercinta. Atau bisa juga Anda melakukannya sambil berdiri dan bersandar pada papan tulis.
Minus Setting yang bisa diolah umumnya hanya ruang kelas. Jika terlalu sering memanfaatkan meja dan bangku sekoalh saja, hal itu bisa jadi akan membosankan.
Reference: Notes on A Scandal
D. Schoolgirl dan Om Senang
Nature Siapa yang tidak suka cuci mata di mal sambil melihat-lihat tingkah dan gaya anak sekolah menengah zaman sekarang. Mereka cantik, muda, lincah, dan genit. Banyak pria yang mudah tergoda oleh wanita dengan sifat-sifat seperti ini.
Possible Scenario Bisa dimulai dari luar rumah. Pasangan Anda yang mengenakan seragam sedang menunggu angkutan umum untuk berangkat ke sekolah. Lalu mobil Anda mendekatina. Kemudian, Anda mengajaknya menumpang mobil Anda. Tapi, alih-alih mengantarnya ke sekolah, Anda malah mengajaknya check-in di sebuah motel.
Costume and Props Pakaian seragam yang dimodifikasi dan tas sekolah. Kalau pakaian om senang, ya seperti yang setiap hari Anda pakai.
Plus Tidak perlu menggunakan terlalu banyak props. Titik beratnya adalah skenario yang Anda susun. Anda juga memiliki kebebasan untuk melakukannya di mana saja, bisa di rumah, di hotel, atau menyewa kos-kosan untuk meraih fantasi ini.
Minus Fantasi ini sebenarnya mengandalkan imajinasi Anda tentang gadis-gadis muda. Kalau Anda terlalu terbawa oleh fantasi tadi, takutnya nanti Anda malah tidak bergairah karena pasangan Anda jelas sudah lebih dewasa. Batasi fantasi Anda hanya sekedar dengan schoolgirl, berapa pun usianya.
Reference: Virgin (film Indonesia yang sangat aktual)
Begitulah saran kami untuk melatih sexual role-playing Anda. Juga, Anda bisa mencoba berbagai peran lain untuk dimainkan bersama pasangan dengan bermacam-macam alat bantu. Kuncinya, jangan sampai terlalu merepotkan supaya Anda tidak turn off. Selain itu, rajin-rajinlah berkomunikasi dengann pasangan, agar dia bisa mewujudkan fantasinya bersama-sama.