Lucky

Archive for August, 2007

Trik Baru Membakar DVD

Posted by louis7zen on 4th August 2007

Trik Baru Membakar DVD

 

Dengan program yang tepat Anda tidak akan lagi merusak keping CD/DVD blank yang akan dibakar. Yang diperlukan hanyalah program Nero, beberapak koleksi film, musik, atau data Anda, dan sedikit Hardware Tuning.

 

Contoh ke-1: Dengan setting yang tepat Nero sanggup membakar hingga 150 MB lebih banyak daripada kapasitar standar (pada CD hingga 15 MB).

 

Contoh ke-2: Agar lagu-lagu memiliki kualitas suara yang optimal, Anda tidak perlu menggunakan editor WAV. Tombol kanan mouse saja sudah cukup. Anda juga dapat menyusun sebuah album melalui drag&drop, termasuk normalisasi.

 

Contoh ke-3: Format DivX perlahan tapi pasti akan digantikan oleh H-264. Standar bakar mendatang yaitu HD-DVD dan BluRay akan menyertai format H.264 di dalamnya. Format H.264, yang telah didukung Nero, berkualitas lebih baik dalam ukuran yang lebih kecil dibanding DivX. Hal yang sama berlaku bagi konversi DVB ke DVD pada televisi digital melalui antena.

 

 Contoh ke-4: Meng-copy film Hollywood bukan lagi hal baru. Berikutnya akan ditunjukkan cara yang lebih elegan bagaimana membakar film DVD-9 pada keping DVD-5 yang nyaris tanpa penurunan kualitas gambar. Berbagai trik lainnya dapat Anda baca pada ulasan berikut ini.

 

Berikut ini adalah cara membakar keping DVD dengan hasil sempurna secara standar, highspeed, termasuk pada dual-layer.

 

Meningkatkan kompatibilitas playback DVD

 

Anda ingin mem-playback sebuah DVD bakaran sendiri dengan DVD player di rumah. Sayangnya perangkat tersebut menolak memainkannya.

 

Masalah: Player tertentu dan drive-drive lama biasanya tidak dapat membaca DVD bakaran sendiri. Hal ini jelas membuat kesal penggunanya mengingat keping DVD-9 (dual-layer) saat pertama kali hadir saat ini, tergolong mahal.

 

Sebab: Saat membakar, program menyimpan info mengenai format DVD, misalnya ‘DVD+R’, pada blok pertama. Akibat info ini, banyak DVD player menolak mem-playback-nya karena kode yang dibutuhkan untuk DVD video adalah ‘DVD-RAM’.

 

 Apabila drive pembakar DVD (DVD burner) Anda mendukung ‘Booktype Setting’, seperti pada NEC ND2510A, ND 3500A, Pioneer DVR-A08, LG 4120, 4160, dan 4163, info yang dibutuhkan dapat Anda tempatkan sendiri. Produsen lainnya juga sedang membuat update firmware agar juga memiliki kemampuan yang sama. Sayangnya info tersebut jarang dipublikasikan. Ada baiknya Anda periksa di www.cdfreaks.com.

 

 Apabila drive-nya mendukung, Anda dapat mengubah booktype secara manual dalam Nero Burning Rom. Untuk itu klik “Recorder | Choose Recorder”. Dalam jendela berikutnya, pilih DVD burner Anda yang terpasang lalu klik ‘Options’. Apabila Anda ingin mebakar sebuah DVD video, pilih ‘DVD-ROM’ dibawah ‘Booktype Settings’. Dengan demikian, DVD player akan mengira DVD bakaran adalah DVD film yang biasanya dijual. Konfirmasikan jendela berikutnya dengan ‘OK’. Apabila nantinya Anda ingin membakar sebuah DVD data, ubah kembali Booktype Setting-nya ke setting standar yaitu ‘Automatic’.

 

Membakar highspeed-DVD tanpa kesalahan

 

Anda menggunakan salah satu DVD burner 12x atau 16x. Namun setelah membakar keping DVD dengan kecepatan tersebut, banyak sektor pada DVD yang tidak terbaca. Hal ini disebabkan karena berkas laser tidak dapat lagi difokuskan dengan tepat saat menulis ke bagian-bagian ujung keping. Akibatnya banyak terjadi kesalahan.

 

 Agar Anda tidak membuang-buang keping saat membakar pada kecepatan tinggi, lakukan pengisian maksimal hanya sampai 75% kapasitas keping. Dengan kapasitas tersebut biasanya laser tidak bermasalah. Apabila Anda ingin mengisinya hingga penuh, gunakan keping DVD yang lebih lambat (4x atau 8x).

 

Membakar dengan kecepatan yang tepat

 

Anda memiliki sebuah DVD burner 8x, tetapi program bakar hanya sanggup menulis 2,4x. Masalahnya terletak pada keping yang digunakan. Biasanya produsen keping DVD hanya menginformasikan kecepatan maksimalnya saja. firmware DVD burner berisi database internal berupa kode spesifikasi DVD. Ketika keping DVD dimasukkan, kode identifikasi yaitu Absolute Time in Pre-Groove (ATIP) pada keping DVD tersebut akan dibaca oleh DVD burner untuk menentukan kecepatan bakar maksimal. Selanjutnya informasi tersebut akan diteruskan ke program bakar (Nero).

 

 Pada keping DVD keluaran baru, kode identifikasi mungkin tidak ada dalam database internal DVD burner. Solusinya adalah dengan melakukan update firmware. Informasi rinci mengenai berbagai firmware DVD-RW, DVD-ROM, CD-RW, dan CD-ROM dapat Anda baca di www.firmware.fr.st. Perlu diingat bahwa update firmware dapat berisiko merusak DVD burner Anda. Oleh karena itu untuk amannya, gunakan keping DVD lainnya. Hal yang sama juga berlaku bagi CD burner dan kepingnya, perbedaan kecepatan maksimum pada CD biasanya tidak terlalu diperhatikan. Perbedaan waktu yang dibutuhkan untuk membakar keping CD dengan kecepatan 52x dan kecepatan 40x umumnya tidak signifikan. Hal ini mengingat kapasitar datanya yang relatif kecil (700 MB) dibandingkan kapasitas DVD (4,7 GB atau 8,5 GB).

 

Menangani keping DVD 4x dengan benar

 

Anda telah membakar film DVD dengan kecepatan maksimum (4x) yang dapat didukung oleh DVD burner. Belakangan diketahui, kualitas gambartnya tidak sesuai dengan harapan Anda. Bahkan keping DVD tersebut susah dibaca. Penyebabnya mungkin karena burner Anda tidak memenuhi semua persyaratan standar yang diperlukan dalam membakar DVD pada kecepatan 4x.

 

 Keping DVD 4x menuntut, terutama burner lama yang telah di-update firmware-nya, intensitas laser yang lebih tinggi dibandingkan keping DVD 2x (atau 2,4x pada DVD+R). Dengan demikian DVD burner selain harus menyediakan daya cadangan agar proses bakar bebas dari kesalahan. Apabila kualitas gambarnya kurang layak, turunkan kecepatan bakar menjadi 2x.

 

Mengidentifikasi Produsen Keping DVD

 

Pada salah satu tips bakar diatas (overburning DVD) Anda telah mengetahui bahwa pembakaran DVD melebihi kapasitas standar (overburning) hanya dapat dilakukan pada keping DVD yang dibuat dari produsen tertentu saja.

 

 Pada keping DVD murah seperti merek yang tidak dikenal seperti Matrix atau Goldstar, produsen keping aslinya biasanya tidak sama dengan merek yang tercantum pada DVD. Keping-keping tersebut diproduksi oleh berbagai produsen. Untuk dapat mengetahui nama produsen yang sebenarnya Anda harus melihat kode ATIP (Absolute Time in Pre-Groove).

 

 Jalankan tool Nero CD-DVD Speed melalui “Start | Programs | Nero | Nero Toolkit | Nero CD-DVD Speed” lalu klik menu “Extra | Disk Info”. Nama produsen tampak dalam kolom tersebut.

 

Overburning DVD tanpa risiko

 

Beberapa program untuk meng-copy DVD, seperti DVDCopy dari Intervideo dapat keliru mengalkulasi ukuran output sehingga film dari DVD-9 tidak muat pada keping DVD-5. Hal ini tentu akan sangat menjengkelkan, terlebih bila selisihnya hanya 10-20 MB. Namun dengan tool bakar dan keping yang tepat, Anda dapat saja membakar DVD melebihi standar, tanpa risiko gagal.

 

 Pertama, periksalah dengan tool ‘Nero CD-DVD Speed’, apakah burner Anda mampu melakukan overburn. Kelemahan metode ini berisiko mengorbankan sebuah keping DVD. Masukkan keping ke dalam DVD burner dan klik menu “Start | Programs | Nero | Nero Toolkit | Nero CD-DVD Speed”. Selanjutnya pilih “Extra | Overburning Test”. Jalankan pengujian tersebut dengan mengklik ‘Start’ dalam jendela yang tampil. Kini, Nero mencoba memenuhi keping dan akhirnya memberi laporan, apakah overburning dapat dilakukan dan berapa banyak data dapat dimuat ke dalam keping DVD-5 Anda.

 

 Hasil pengujian cukup bervariasi: Dengan burner LG 4040b, Anda dapat membakar hingga 150 MB data lebih banyak dari standar pada sebuah keping Sony. Sedangkan pada burner Pioneer A07 dapat dibakar 140 MB data lebih banyak dari sebuah keping Intenso. Agar Nero dapat melakukan overburning, jalankan Nero Burning ROM, pilih “File | Preferences | Expert Features”, lalu tandai option ‘Enable DVD overburning’. Pada ‘Maximum DVD size’ masukkan kapasitas maksimum yang dapat dibakar berdasarkan hasil pengujian tadi.

 

Memanfaatkan CD hingga maksimal

 

Beberapa Megabytes sangat berarti nilainya pada CD. Misalnya sebuah film berformat AVI 700 MB ingin Anda tambahkan dengan subtitle asli dari DVD (biasanya 6 MB). Mulai versi 6.6, Nero dapat menulis sebuah lead-out pendek sebagai penutup CD. Dengan demikian, Anda akan mendapat tambahan kapasitas sekitar 12 MB.

 

 Untuk mengaktifkan lead-out pendek tersebut, klik “File | Preferences | Expert Features”. Lalu, tandai option ‘Enabled Disk-at-once CD overburning’ dalam tab ‘Expert Feature’, yang terdapat pada Nero Burning ROM. Dalam ‘Maximum CD size’ masukan ’89 min, 30 sec’ untuk keping 90 atau ’99 min, 54 sec, 74 frm’ untuk keping 99 menit.

 

Mereparasi file-file image yang rusak

 

Apabila pembakaran sebuah file image CD selalu gagal, biasanya file tersebut rusak. Solusinya adalah memakai tool CD-mage yang mampu menganalisa dan mereparasi beberapa file image CD yang rusak. Jalankan CD-mage dan klik menu “File | Open”. Perhatikan dalam jendela ‘Open CD image file’, apakah setting ‘File Type’ sudah benar. Misalnya untuk membuka sebuah file image berformat ISO, pilih ‘M1/2048 track (*.iso) dan klik ‘OK’ setelah memilih filenya.

 

 Dalam jendela bagian kiri, yaitu ‘Joliet imge tree’ dapat dilihat track-track apa saja yang ada dalam image. Dalam jendela kanan Anda dapat meng-copy file-file dalam image yang rusak ke hard disk melalui tombol kanan atau option ‘Extract Files’.

 

 Apabila file image rusak, saat dibuka CD-mage akan memberikan laporan. Misalnya ‘Data Track has errors in the file system’. Kini, Anda dapat mereparasi sektor yang rusak dalam image melalu “Action | Repair Corrupted Sector”. Selanjutnya program ini akan berupaya me-restore data yang hilang.

 

Menyelamatkan data dari CD tergores

 

Anda memiliki sebuah CD yang tergores dan berusaha mengamankan datanya dengan meng-copy-nya ke hard disk dengan fungsi copy Windows. Namun Windows Explorer justru hang. Apabila Anda telah mencoba beberapa kali tapi tetap gagal di-copy Explorer, coba gunakan tool Unstoppable Copier. Tool ini dapat membaca bagian CD, sektor demi sektor, dan berupaya me-recovery-nya.

 

  • Masukkan CD yang rusak ke dalam burner dan jalankan Unstoppable Copier tanpa perlu di-install. Pada tab ‘Copy’ masukkan drive burner Anda pada bagian ‘Source’ dengan mengklik tombol ‘Browse’. Tentukan juga lokasi penyimpanan file-file dari CD pada bagian ‘Target’. Copy bagian-bagian file yang rusak dengan mengaktifkan ‘Resume Partial Files’. Pada tab ‘Settings’, Anda dapat menentukan cepat atau lambatnya proses recovery.
  • Untuk menyelamatkan sebuah file film yang rusak, gerakkan slider ke arah ‘Best Data Recovery’. Apabila Anda hanya ingin meng-copy file yang tidak rusak, pilih ‘Fastest Recovery Speed’ dan tandai juga option ‘Auto Skip damaged files’.
  • Kembalilah ke tab ‘Copy’ dan jalankan proses recovery dengan mengklik ‘Start’. Secara otomatis tool akan membaca CD.

 

Memproduksi dan menormalisasi live-album

 

Bagi Anda yang ingin membuat sebuah CD audio dari lagu-lagu dengan berbagai format dapat menggunakan freeware Burrrn. Burrrn menyertakan hampir semua decoder terpenting seperti MP3, OGG atau ACC. Selain itu Burrrn dapat menghilangkan jeda 2 detik antartrack, seperti halnya Nero. Pada jenis rekaman konser (live), jeda antartrack cukup mengganggu kenikmatan Anda dalam mendengarkan musik.

 

 Pada start awal Burrrn, jendela ‘Settings’ akan tampil secara otomatis. Pilih burner Anda pada bagian ‘Writer’. Konfirmasikan setting dengan mengklik ‘OK’ untuk menampilkan jendela utama. Selanjutnya jalankan Windows Explorer dan pilih atau tanda file-file audio yang didukung oleh Burrrn (MP3, OGG, ACC, APE, FLAC, dan lainnya) yang akan Anda bakar pada CD. Pindahkan file-file tersebut dengan drag&drop ke dalam jendela utama.

 

 Secara otomatis, Burrrn akan membaca semua informasi yang ada dalam tags dan menampilkannya dalam kolom ‘Artist dan ‘Title’. Tags semacam ini terdapat pada file berformat MP3 dan AAC. Lagu-lagu Apple pun (berformat iTunes M3A) dapat diimpor oleh tool gratis ini. Saat proses pembakaran, Burrrn menuliskan informasi tersebut sebagai CD-text pada CD audio. Untuk menampilkannya dibutuhkan sebuah CD audio player hardware yang mendukung CD-text. Umumnya audio player atau media player software yang beredar saat ini dapat melihat CD-text ini, salah satunya adalah Nero Media Player.

 

 Apabila Anda mengambil lagu dari berbagai album, aktifkan option ‘ReplayGain’. Dengan demikian, lagu-lagu akan di-normalize atau disamakan volume-nya sebelum dibakar. Periksa kembali semua setting yang telah diatur tadi. Apabila sudah tepat mulailah membakarnya dengan mengklik ‘Burn’.

 

Mengoptimalkan track audio dengan cepat

 

Sebelum Anda membuat sebuah CD audio, misalnya dari rekaman konser, Anda perlu menyesuaikan tingkatan volume semua lagu dengan sebuah editor WAV. Dengan Nero, Anda dapat melakukannya secara mudah. Buka menu “File | New” dan pilih ‘Audio CD’ lalu klik ‘New’. Selanjutnya dalam file browser, pindahkan semua lagu yang diinginkan ke jendela kiri. Option-option berikut tersedia untuk optimalisasi track audio:

 

  • Normalize: Tandai semua track dengan [Ctrl] + [A]. Buka menu konteks dan klik ‘Properties’. Kini lakukan optimalisasi untuk semua file. Pilih tab ‘Filter’ lalu tandai option ‘Normalize’ untuk mengaktifkan efek tersebut. Pada bagian kanan jendela yang sama Anda dapat memilih metode normalization yang diinginkan. Metode ‘RMS’ mengalkulasi nilai rata-rata semua track dan meningkatkannya sebanyak nilai yang tercantum di bagian ‘Percent’. Umumnya nilai yang tersedia (preset) sudah cocok. Namun jika lagu-lagu yang ada terlalu kecil volumenya, pilih metode ‘Maximum’. Nero akan meningkatkan volumenya sebesar mungkin tanpa harus membuatnya ‘over’.
  • Fading: Fungsi ini juga perlu Anda terapkan pada semua audio track, kecuali pada track pertama. Satu lagu diturunkan volumenya dan lagu berikutnya dinaikkan volumenya. Untuk itu dari menu konteks, pilih ‘Properties’ untuk menampilkan jendela ‘Audio Track Properties’ dan aktifkan ‘Cross fade with previous track’. Dalam kolom di sisi kanan masukkan durasi cross fade-nya (umumnya 6 detik sudah tepat). Efek ini juga menghilangkan jeda 2 detik antarlagu sesuai setting standar (preset) pada Nero.
  • Filter lainnya: Beberapa efek dapat diaktifkan sesuai jenis lagunya. Apabila Anda menginginkan efek surround, aktifkan filter ‘Expand Stereo Widening’. Besarnya efek surround dapat diatur dengan slider yang berada di sebelah kanan. Hasilnya dapat Anda uji dengan ‘Test selected filter’. Nero akan memutar lagu dengan efek tersebut. ‘Equalizer’ juga dapat dipakai untuk memperbaiki kualitas suara. Pada bagian ‘Equalizer profile’, tersedia beberapa pilihan. Misalnya ‘Loudneess’ untuk memperkuat nada tinggi dan rendah sebuah lagu yang ‘mendem’.

 

Menyesuaikan rekaman TV digital untuk DVD

 

Apabila Anda ingin menyimpan rekaman TV digital pada sebuah DVD video, Anda tidak dapat melakukannya secara langsung. Anda harus mempersiapkannya secara khusus karena meskipun TV digital disiarkan dalam format MPEG-2, tetapi stream tersebut tidak kompatibel dengan DVD. Misalnya dalam MPEG header tercantum bitrate 15Mbps, padahal pada DVD maksimal hanya 9,8 Mbps.

 

 Tool PVAStrumento dapat Anda gunakan untuk mengubah rekaman TV digital menjadi video stream yang kompatibel dengan DVD. Untuk itu, buka program tersebut dan periksa setting standar melalui tombol ‘defaults’. Dalam tab ‘Video’, aktifkan option ‘Correct bitrates in headers’ dan ‘Adjust GOP timecodes’.

 

 Load rekaman TV ke dalam jendela utama sebelah kiri dengan mengklik tombol ‘….’. Melalui tombol ‘info’ Anda dapat melihat nilai yang tercantum dalam MPEG-header. Untuk menampilkan urutan MPEG stream gunakan tombol ‘scan’ sedangkan untuk mengoreksinya klik ‘make ps’.

 

 Proses perekaman dapat Anda lanjutkan dengan memilih ‘demux’. Masukkan nama dan path output file pada bagian ‘Basename’. Selanjutnya bila Anda ingin mengedit iklan dengan tool Cuttermaran (www.cuttermaran.de), tandai option ‘write info file for cuttermaran’. Tool PVAStrumento masih menyediakan setting lainnya tetapi proses konversi dapat langsung Anda mulai dengan mengklik ‘Start’.

 

Memutar film XviD pada DVD player

 

Apabila Anda menggunakan codec gratis XviD untuk mengkonversi film-film koleksi pribadi ke video berstandar MPEG4, Anda mungkin akan menemui sedikit masalah. Masalah tersebut terjadi karena decoder dalam DVD player yang kompatibel dengan format XviD tidak menampilkan feature yang ada pada XviD. Oleh karena itu di bawah ini akan di tunjukkan, bagaimana mengatur konfigurasi XviD agar film tersebut dapat diputar secara optimal oleh setiap DVD player yang kompatibel XviD.

 

1. Download versi terbaru XviD 1.0.3 dari www.koepi.org lalu install. Gunakan juga tool seperti VirtualDub Mod untuk mengatur konfigurasi format XviD. Buka file video-nya melalui “File | Open video file”. Pada “Video | Compression”, pilih ‘XviD MPEG-4 Codec’ dan klik ‘Configure’.

2. Apabila sumbernya adalah DVD video, dalam jendela ‘XviD Configuration’ pilih ‘AS@L5’ pada ‘Profile@Level’. Untuk High Definiton pilih, ‘(unrestricted)’.

3. Tampilkan setting lanjutan melalui ‘More’. Pastikan agar option ‘Quarter Pixel’ dan ‘Global Motion Compensation’ tidak aktif karena biasanya, DVD-player tidak mendukung kedua fungsi XviD ini.

4. Singkirkan tanda di depan ‘B-VOPs’, bila DVD player Anda bukan generasi terbaru. Sebaiknya, bila DVD-player Anda mem-playback B-Frames, cantumkan nilai ‘1’ pada ‘Maximum consecutive BVOPs’. Selain itu, nonaktifkan ‘Packed Bitstream’ agar DVD player dapat bekerja lebih optimal. Apabila option ini aktif, frames akan disusun dalam urutan yang sama seperti pada decoding dan bukannya secara kronologis.

5. DVD/XviD player produksi awal hanya mendukung FourCC-code ‘DivX’. Apabila enterinya adalah ‘XVID’, player tersebut tidak dapat memutarnya. Untuk mengubah FourCC-code, klik ‘Advanced Options | Debug’ dan pilih entri ‘DX50’ di samping ‘FourCC used:’. Tutup konfigurasi XviD dengan “OK”.

 

Mengoreksi nilai Aspect Ratio (AR) dalam AVI

 

Perbandingan sisi horizontal dengan vertikal yaitu Aspect Ratio (AR) yang salah kerap terjadi dalam proses konversi film dari format DVD ke AVI. Penyebab utama biasanya karena proses cropping area hitam atas dan bawah tidak atau kurang tepat dilakukan. Format DVD biasanya memakai nilai AR 16:9.

 

 Dengan tool MPEG4 Modifier, Anda tidak perlu harus mengulang encoding seluruh film DivX/XviD. Cukup sebuah entri kecil dalam MPEG4 header file tersebut, film akan di-playback dalam AR yang tepat.

 

 Untuk menggunakan MPEG4 Modifier, Anda harus meng-install .NET-Framework 1.1 dari website Microsoft (Windows update).

 

 Melalui tombol ‘Browse…’ buka file AVI yang bermasalah ke dalam program ini. Misalnya untuk dapat menampilkan film dengan AR 16:9 dengan benar pada layar 4:3, aktifkan option ’16:9’ di bawah ‘Display AR’. Tool akan mengubah flag tersebut dalam VOL (Video Object Layer) header. Video stream-nya tidak diubah, jadi tidak ada penurunan kualitas gambar. Akhiri dengan menyimpan file AVI yang telah dimodifikasi dengan ‘Save’.

 

 Sampai di sini, masih ditemui masalah: Saat mem-playback, decoder harus mampu membaca flag tersebut. Sayangnya, feature ini belum didukung oleh semua decoder. Apabila Anda telah meng-install DivX dan mem-playback file AVI dengan filter tersebut, Anda tidak akan melihat bedanya. Sebaliknya bila Anda membukanya dalam Nero ShowTime, player dapat memutarnya dengan AR yang benar karena filter MPEG4 Nero dapat membaca VOL header.

 

Mengemas film 12 jam pada sebuah keping

 

Anda ingin membakar film berdurasi sangat panjang dalam kualitas yang bagus pada sebuah keping CD (atau 24 episode serial TV pada sebuah DVD)? Sebaiknya jangan gunakan codec-codec biasa, termasuk format DivX sekalipun. Tantangan tersebut dijawab oleh format bersantar H.264 yang terintegrasi dalam Nero Recode (terdapat juga dalam paket Nero Vision Express 3). Untuk dapat mengkorversi film-film seri tersebut, langkah-langkah berikut ini:

 

  • Me-load film: Jalankan Recode, klik pada ‘Recode Main Movie to Nero Digital’. Pilih folder VIDEO_TS melalui ‘Import DVD’. Recode akan menganalisis film dan mengatur bitrate-nya agar film muat dalam sebuah CD. Apabila filmnya berdurasi lebih dari 3 jam, Anda perlu mengubah setting-nya.

 

Aktifkan option ‘Fit to target’ lalu pilih ‘Custom…’ dan masukkan nilai ‘714’ di bawah ‘Fit to one disc of size’. Anda dapat mengisi nilai yang lebih besar lagi bila setting lead-out pendek dari Nero diaktifkan. Pada prinsipnya berlaku: Nilai bitrate untuk ‘Video Quality’ tidak boleh lebih rendah dari pada 470 Kbps. Namun bila itu terjadi, pilih format audio stereo.

 

  • Sound Settings: Apabila bitrate-nya di atas 470 Kbps, aktifkan option ‘5.1-channel surround’ dalam tab ‘Audio #1’ dan sesuaikan nilai bitrate melalui ‘Settings’. Nero menawarkan format HE-AAC untuk audio encoding yang lebih baik daripada MP3 dalam segala hal. Jadi untuk stereo Anda dapat memilih bitrate antera 48-64 Kbps, dan untuk 5.1 channel surround, disarankan minimal 128 Kbps.
  • Setting H.264: Untuk mengkonfigurasi track video, klik tombol ‘More’ dan pilih Nero Digital profile ‘Maximum Definiton AVC’. Klik ‘Next’ untuk menampilkan ‘Burn Options’. Di sini pilih ‘Hard disk Folder’ pada bagian Destination dan folder yang di inginkan pada ‘Target folder’. Setelah itu klik ‘Nero Digital Settings’. Pilih ‘High quality encoding (2-pass)’ pada ‘Encoding method’ dan ‘Automatic Smooth’ pada Deblocking options’. Setting ini cocok untuk bitrate di atas 540 Kbps.
  • Tuning H.264: Apabila bitrate Anda di bawah 540 Kbps, aktifkan ‘Expert Mode’ untuk men-setting codec. Klik ‘General Settings’ dan pilih ‘512 to 511.75’ sebagai ‘Maximum vector range’. Untuk ‘Maximum Reference frames’ cantumkan ‘8’ dan sebagai ‘Maximum B-frames’, cantumkan ‘4’. Pada ‘Encoding Tools’, pilih ‘Deblocking strength’ dalam option ‘Adaptive’. Geser slider sampai bagian paling kanan hingga Recode menampilkan ‘Deblocking strength:6’. Klik ‘Burn’ untuk men-start Recode. Dengan PC Pentium 4 berkecepatan 2,5 GHz, proses encoding dapat berlangsung selama 6 hingga 8 jam, tergantung durasi filmnya.

 

Men-copy film cerita tanpa penurunan kualitas

 

Apabila Anda ingin memuat sebuah DVD-9 tanpa kompresi pada sebuah keping DVD-5, Anda tidak harus mengalkulasinya dengan sebuah program untuk meng-copy DVD. Film utama pada cerita berdurasi kurang dari 2 jam masih muat pada sebuah keping DVD-5.

 

 Dengan VobBlanker Anda dapat menyingkirkan bagian trailer, making of, dan interviews dari DVD tanpa harus mengubah struktur aslinya. Tool ini akan mengganti bagian yang dihapus tersebut dengan film dummy berdurasi singkat (beberapa detik)

 

 Untuk itu, jalankan VobBlanker lalu buka file VIDEO_TS.IFO yang terdapat pada keping DVD atau folder DVD melalui ‘Browse’. Pada bagian ‘Output Folder’, tentukan di mana DVD yang telah dimodifikasi akan disimpan. Di bawah ‘Total Size’ dalam kolom ‘initial’ tampak ukuran DVD asli yang besarnya di atas kapasitar DVD-5. Sementara di bagian ‘Final’, akan terlihat ukuran DVD setelah dimodifikasi (berukuran di bawah 4.477 MB).

 

 Langkah pertama sebaiknya kita serahkan pada VobBlanker dengan ‘Blank | Auto’. Tool ini akan menyingkirkan semua elemen yang tidak dibutuhkan, kecuali menu dan film utama yan gmerupakan PGC (Program Chain) terbesar. Apabila ukuran total masih terlalu besar, singkirkan sebuah bagian dari film utama, misalnya ‘credit-title’ penutupnya.

 

 Untuk itu dalam jendela ‘TitleSet’ klik VOB yang berisi film utama. Kini dalam jendela ‘PGC in Selected TitleSet’, Anda dapat melihat beberapa PGC. Klik pada bagian utama film dan lihat preview-nya melalui tombol ‘Prev/Cut’. Anda juga dapat memilih bab (chapter) yang diinginkan (cell) pada bagian ‘Go To’. Dalam pull-down menu di samping ‘Cell #’ pilih nomor terakhir. Melalui ‘Play’, Anda dapat melihat cell yang menampilkan credit-title dalam jendela preview di bawah. Tutup jendela dengan ‘OK’.

 

 Dalam jendela utama tampilan struktur bab film melalui tombol ‘Cells’. Tandai cell berisi credit-title dan singkirkan dengan ‘Blank’. Klik ‘Apply’ agar VobBlanker mengaplikasi perubahan. Selanjutnya, Anda dapat memeriksa hasilnya. Dalam contoh diperoleh kapasitas 4.446 MB, lebih kecil daripada kapasitar keping DVD-5. Melalui ‘PROCESS!’, VobBlanker menyimpan DVD yang telah dimodifikasi pada hard disk.

 

Authoring instan: DVD video tanpa menu

 

Apabila Anda tidak membutuhkan menu dan hanya tertarik pada film utama, cara paling dalam membuat DVD video adalah dengan memakai Muxman. Syaratnya hanya satu, yaitu track audio dan video harus terpisah dan kompatibel dengan format DVD. Subtitle dapat diimpor tanpa masalah.

 

 Setelah toon ini dijalankan, load track video Anda (harus dalam bentuk file M2V atau MPV) di bawah ‘Video’. Tampak jendela ‘Import File List’. Di sini Anda dapat me-load video stream lainnya melalui ‘add’. Melalui ‘close’, Anda dapat kembali ke jendela utama.

 

 Kini pilih track audio Anda dalam file dengan extention AC3, DTS, MP2 atau WAV – di bawah ‘Audio 1’. Setelah itu pilih ‘Language’, misalnya ‘English’. Umumnya ‘Extension’ dibiarkan pada posisi ‘normal’.

 

 Apabila Anda memiliki track audio lain atau subtitle, lakukan prosedur yang sama. Di bawah ‘Destination folder’ cantumkan path ke folder VIDEO_TS yang akan diisi oleh Muxman. Dengan mengklik ‘Start’ Muxman akan membuat sebuah DVD video tanpa menu.

 

Authoring nyaman tanpa biaya

 

Program DVD authoring biasanya mahal harganya. Kini dengan tool GUI for DV-Dauthor, Anda dapat membuat DVD dengan fasilitas menu tanpa harus mengeluarkan biaya.

 

  • Mengkonfigurasi: Setting awal dapat Anda lakukan dengan mengklik ‘Def.Settings’. pertama tentukan dulu lokasi folder kosong agar berada pada partisi yang memiliki kapasitas besar. Isi lokasi folder tersebut pada bagian ‘Output Directory’. Pada ‘Text Defaults’ dalam tab Menu, Anda dapat memilih ukuran, jenis, dan style font dengan mengklik tombol ‘T’. Pada bagian ‘Default Highlight Properties’, Anda dapat menentukan warna tombol bila menu DVD dipilih. Sedangkan pada ‘Default Activated properties’ dapat dipilih warna tombol bila menu DVD diaktifkan. Pilih juga MenuRatio yang sesuai (4:3 atau 16:9).

 

Pada ‘General Settings’ dalam tab Project, pilih ‘PAL’. Di bawah ‘Start action for Titleset’ pilih ‘Show menu’ dan di bawah ‘End action for Titles and Titlesets’ pilih ‘Main menu’. Ini berarti, menu selalu ditampilkan sebelum film di-start dan setelah di-playback kembali ke menu. Klik ‘OK’ untuk kembali ke jendela utama.

 

  • Membuat bab: Di sini, pilih folder berisi file MPEG Anda di bawah ‘Source’. Drag & drop sebuah file video ke dalam jendela utama untuk mengintegrasikan ke dalam proyek DVD. Dalam jendela ‘Video + Audio Files’ yang tampil, masukkan track audio track tersebut dibawah ‘Audiofile(s)’. Pada bagian ini di bawahnya, definisikan bahasa track audio tersebut.

Tombol pertama di sisi kanan ‘Chapters’ membuka sebuah chapter editor, di mana Anda dapat menempatkan chapter marks melalui sebuah slider. Setiap saat preview menunjukkan posisi aktual Anda dalam film. Untuk hasil yang lebih rinci, Anda perlu mengkonfigurasi chapter mark secara manual melalui ‘Use TimeOffset’. Adegan yang ditampilkan dalam preview dapat di simpan sebagai bab melalui ‘Save current’.

 

  • Membuat menu: Dengan tombol pada mouse Anda dapat dengan mudah menyusun menu DVD. Apabila Anda mengklik kanan sebuah elemen, Properties-nya terbuka. Pertama, aktifkan ‘TV safe area’ yang menunjukkan, apa yang tampak pada perangkat TV. Untuk memilih latar belakang (background) klik kanan pada area kosong di jendela kanan. Akan tampil jendela ‘Menu and Background Properties’. Load sebuah gambar latar belakang di bawah ‘Image’ dan musik latar di bawah ‘Audiofile’. Konfirmasikan keduanya denga ‘OK’.

Untuk membuat tombol baru, tarik, salah satu tombol Add(‘Add Text atau ‘Add Image’) ke tampilan menu dengan drag & drop. Dalam jendela berikutnya tentukan ukuran dan jenis elemen baru tersebut.

Sekarang buat chapter menu. Untuk itu, klik ganda pada ‘TitleSet1 Menu’ di kiri bawah. Tampak sebuah menu kosong. Di kiri atas, program ini akan menampilkan semua chapter mark yang telah dibuat sebelumnya. Tariklah chapter marks tersebut ke atas tampilan. Secara otomatis akan muncul sebuah tombol dengan gambar yang tepat. Tempatkan elemen-elemen dan bila perubahan perlu dilakukan, gunakan tombol kanan mouse. Ulangi untuk semua bab. Setelah selesai, klik ‘Create DVD’.

 

(chp.05.2005)

 

 

 

 

Posted in Computer | No Comments »

Star, Bekerja, dan Shutdown Lebih Cepat

Posted by louis7zen on 4th August 2007

Star, Bekerja, dan Shutdown Lebih Cepat

 

Booting Secepat Kilat

 

Booting Vista dapat Anda optimalkan seperti dalam XP. Penyebab lambatnya proses boot pada kedua OS ini tetap sama, yaitu banyaknya proses tidak penting dan penuhnya folder ‘Startup’ membuat Windows berjalan lambat layaknya keong.

 

1. Membuang driver dan file library (DLL)

Bagi anda yang bukan pengguna komputer pemula, sekedar membersihkan folder ‘Startup’ tidaklah cukup. Selain software, ada banyak driver dan file library (DLL0 tak penting yang secara otomatis ikut serta dalam proses boot. Dengan tool ‘Autoruns’ dan fungsi-fungsi khusus Vista, Anda dapat mempercepat kinerja Windows.

 

Langkah dalam XP: Setelah program di-install dan dijalankan, Anda lihat dalam tab ‘Everything’, ada ratusan file yang aktif bersama Windows. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat memilih sebuah tab khusus, seperti ‘KnowDLL’ atau mengaktifkan option ‘Hide Microsoft Entries’.

Fungsi-fungsi tak perlu seperti ‘IEAK Branding’ (iklan dalam IE dan Messenger) sebaiknya langsung dinonaktifkan. Bila Anda tidak yakin atau tidak apakah sebuah fungsi boleh dinonaktifkan, buat sebuah restore-point sebelum Anda menggunakan program ‘Autoruns’.

Tips: Bila Anda masih bingung bagaimana menggunakan ‘Autoruns’ ini, temukan keterangannya pada subforum ‘Autoruns’ di http://forum.sysinternals.com.

 

Langkah dalam Vista: Autoruns juga dapat dijalankan di Vista. Pada Vista dalam tab ‘Everything’, ternyata terdapat sekitar sepuluh ribu entries. Dengan demikian upaya pembersihannya juga memerlukan waktu lama, tetapi hasilnya cukup memuaskan. Antara lain Autoruns menemukan driver USB untuk Windows ME yang pasti tidak Anda butuhkan lagi dalamVista.

 Pada website www.speedyvista.com, Anda dapat mengikuti panduan tweaking services dan registry di Vista. Dalam tab ‘Service Guide’, terdapat konfigurasi yang disarankan untuk berbagai service Vista. Untuk registry, terdapat script untuk mempercepat Vista dan sebuah script lainnya untuk meningkatkan keamanan serta stabilitas sistem.

Tips: Vista mempunyai fungsi-fungsi spesial untuk mempercepat proses boot. Pemilik USB Flash Disk (UFD) dapat menggunakan fungsi ‘ReadyBoost’. Bila feature ini aktif, Vista tidak hanya menyimpan data yang selalu dibutuhkan di dalam RAM, tetapi juga pada UFD. Efek positif-nya, akses pada hard disk berkurang – dengan demikian sistem bekerja lebih cepat. Anda dapat mengaktifkan fungsi ReadyBoost setelah memasang UFD atau kemudian melalui ‘Properties’ dalam Windows Explorer.

 Bila Anda memiliki sebuah hard disk Hybrid, Anda dapat menggunakan feature ‘ReadyDrive’. Ia menggunakan memori flash media ini untuk men-swap data yang selalu dibutuhkan –seperti ‘ReadyBoost’.

 

2. Menonaktifkan service yang tidak berguna

Ada banyak service yang mencantumkan diri sebagai service Windows agar bisa ikut aktif secara otomatis bersama Windows. Untuk antivirus dan program otomatisasi mungkin berguna, tetapi Quick-Time dan sejenisnya lebih baik dijalankan secara manual. Nonaktifkan service semacam itu melalui konfigurasi sistem.

 

Langkah dalam XP: Melalui ‘Start | Run’, masukkan perintah

 

msconfig

 

Dalam window ‘System Configuration’, pindahlah ke tab ‘Services’. Di sana, aktifkan ‘Hide all Microsoft Service’. Dari service-service yang ditampilkan, nonaktifkan service sebanyak mungkin – kecuali antivirus dan service yang berguna.

 

Langkah dalam Vista: Pada Vista, Anda tidak butuh perintah ‘Run’. Klik ‘Start’ dan langsung ketik

 

msconfig

 

tekan [Enter]. Kemudian akan muncul window UAC. Akhirnya Anda akan menemui ‘System Configuration’. Cara penonaktifan service dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti dalam XP.

 

3. Membersihkan folder Startup

Bila sebuah program aktif secara otomatis tetapi bukan sebagai service, mungkin ia berada dalam folder ‘Start-Up’. Pada kasus ini juga dibutuhkan pembersihan besar-besaran.

 

Langkah dalam XP: Bila ‘System Configuration’ masih terbuka, pindahlah ke tab ‘Startup’. Nonaktifkan entri yang ada sebanyak mungkin. Tool seperti ‘Acrobat Reader’ bisa Anda jalankan bila dibutuhkan.

 Bila Anda tidak mengetahui arti entri-entri tersebut, kunjungi www.file.net/process/index.html dan masukkan nama proses tersebut ke kolom pencarian. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui, entri tersebut milik program mana, apa fungsinya, dan apakah benar dibutuhkan.

 

 Langkah dalam Vista: Pembersihan folder ‘Startup’ di sini serupa dengan yang dilakukan di XP. Di samping program-program lain, dalam Vista ada 3 entri dari Microsoft. Demi keamanan sebaiknya ‘Windows Defender’ Anda biarkan aktif. Apakah Anda membutuhkan ‘Sidebar’ dan ‘Welcome Center’, itu soal selera. Bila keduanya dinonaktifkan, tidak ada konsekuensi khusus.

 

4. Defragmentasi otomatis

Semakin lama Anda menggunakan sebuah hard disk, kinerja hard disk tersebut pun akan semakin lambat. Defragmentasi adalah solusinya. Agar Anda tidak perlu melakukannya secara manual, buat proses ini bekerja secara otomatis.

 

Langkah dalam XP: Solusi yang sangat baik, gratis, mandiri, dan juga hemat resource ditawarkan pasangan ‘DirMS’ dan ‘Buzzsaw’. Keduanya tersedia di www.dirms.com. Program freeware ini mencantumkan diri sebagai service Windows dan otomatis aktif bersama sistem operasi.

 Langkah pertama, install dan jalankan DirMS, lalu lakukan hal yang sama dengan Buzzsaw. DirMS bertugas mendefragmentasi dan Buzzsaw menjamin agar proses berlangsung ‘on-the-fly’ (di latar belakang) selama Anda bekerja.

 Anda tidak perlu mengubah konfigurasi default program, tetapi disarankan untuk memeriksa status servicenya setelah restart. Untuk itu, klik ‘Start| Run’ dan masukkan perintah

 

services.msc

 

Dalam window ‘Services’, carilah entri ‘Buzzsaw_Defragmentation’ dan ‘DirMS_Defragmentation’. Di bawah ‘Startup Type’ harus tercantum ‘Auto’ untuk kedua entri tersebut.

 

Langkah dalam Vista: Sistem operasi ini melakukan defragmentasi secara otomatis di background. Bila Anda ingin mengetahui kapan proses tersebut dilakukan atau ingin mengubah waktunya, masukkan ke dalam kolom pencarian dari menu ‘Start’

 

defrag

 

konfirmasikan peringatan dari User Account Control. Selanjutnya, klik ‘Modify Schedule’ sehingga Anda dapat mengatur kapan Vista harus melakukan defragmentasi hard disk. Standar default-nya, Microsoft menjadwalkan defragmentasi sekali seminggu, Rabu jam 01.00 dini hari.

 

5. Memperbesar Master File Table (MFT)

MFT berisi semua informasi mengenai file dan folder pada hard disk. Sayangnya, Microsoft membuat MFT yang terlalu kecil. Bila Anda memiliki banyak data pada hard disk, kinerja Windows melambat karena harus selalu menyingkirkan data lama dari MFT sebelum menuliskan yang baru.

 Memang dengan memperbesar MFT, masalah dapat teratasi. Namun, trik ini hanya berfungsi pada hard disk bersistem file NTFS.

 

Langkah dalam XP: Jalankan editor registry melalui ‘Start | Run’ dan ketik perintah

 

regedit

 

Carilah key ‘HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\File-

System’. Bila belum ada buatlah sebuah nilai DWORD ‘NtfsMftZoneReservation’. Biasanya Anda cukup memberi nilai ‘1’ kepada entri ini. Bila Anda memiliki ribuan file dan program pada hard disk, tingkatkan nilainya menjadi ‘2’. Restart PC agar perubahan menjadi efektif.

 

Langkah dalam Vista: Untuk menjalankan editor registry setelah mengklik menu ‘Start’ masukkan perintah

 

regedit

 

Key registry di atas juga ada dalam Vista. Untungnya Microsoft sudah membuat entri ‘NtfsMftZoneReservation’, tetapi dengan nilai ‘0’ (nonaktif). Ubahlah nilainya menjadi ‘1’ atau ‘2’. Restart PC agar perubahan menjadi efektif.

 

6. Membuang driver rusak

Salah satu penyebab utama sistem mengalami crash adalah driver rusak yang di-load pada saat booting. Dengan ‘Driver Verifier Manager’, Anda dapat menemukan driver-driver yang rusak.

 

Langkah dalam XP: Klik ‘Start | Run’ dan masukkan

 

verifier

 

untuk menampilkan ‘Driver Verifier’. Pilihlah ‘Create standart settings’. Bila Anda mencurigai sebuah driver tertentu, aktifkan ‘Select driver names from a list’. Bila tidak, pilih ‘Automatically select all drivers installed’. Setelah melewati beberapa window, restart PC. Setelah Anda sampai ke desktop, aktifkan kembali ‘Driver Verifier’. Pilih ‘Display information about…..’.

 bila Anda mendapatkan Blue Screen saat boot, jalankan Windows dalam Safe Mode dan singkirkan driver rusak yang tercantum dalam Blue Screen. Kini, nonaktifkan Driver Verifier dengan perintah

 

verifier.exe/reset

 

selanjutnya, restart XP Anda.

 

Langkah dalam Vista: Anda beruntung karena Microsoft tidak menghapus tool ‘verifier’ ini. Cara untuk Vista sama dengan langkah dalam XP.

 

7. Menutup Windows dengan cepat

Anda sama sekali tidak memiliki waktu? Dengan sebuah tool Anda dapat menutup Windows dalam beberapa detik. Ingatlah, data yang tidak disimpan tidak diperhatikan. Di sini hanya menunjukkan, apa yang secara teknis dapat dilakukan.

 

Langkah dalam XP: Salin ‘Superfast Shutdown’ ke Desktop dan ekstrak file ZIP tersebut. Setelah ter-install, Anda dapat melakukan shutdown dengan klik ganda pada ‘Superfast Shutdown’.

 

Langkah dalam Vista: Apa yang dilakukan ini, mempertaruhkan partisi Vista dengan menguji tool yang dibangun dengan bahasa mesin ini. Penghematan waktu Shutdown sama dengan XP. Selain itu, Vista tidak menanyakan apakah semua data sudah disimpan. Cukup mengherankan karena biasanya pengawasan pengguna sangat ketat.

 

Melacak Masalah Hardware dan Software dalam Vista

 

Sebuah feature baru ditawarkan oleh tool diagnosa ‘perfmon’ yang terintegrasi dalam Vista. Kini, ia mampu membuat diagnosa sistem secara lengkap. Untuk memeriksa PC, klik ‘Start’ dan ketikan ke dalam kolom Search

 

perfmon.exe/report

 

minimize window ‘Reliability & Performance Monitor’ dan bekerjalah seperti biasa pada PC. Windows akan mencatat aktivitas Anda selama satu menit, baru kemudian memberikan sebuah laporan sistem. Bagian menarik: menu ‘Warnngs’ dan ‘Performance’ di bawah ‘Diagnose Results’. Di sana, Anda dapat melihat seberat apa PC terbebani dan apakah ada masalah dengan driver atau software.

 

(CHP/052007)

Posted in Computer | No Comments »

Sandiwara di Atas Ranjang

Posted by louis7zen on 4th August 2007

Sandiwara di Atas Ranjang

Live Out Your Sexual Fantasies Through Role Playing

Meskinpun usia hubungan Anda dengan pasangan semakin bertambah, jangan sampai gairah bercinta jadi ikut berkarat. Api asmara mungkin sudah tidak berkobar-kobar lagi seperti dulu ketika masih baru berhubungan. Tapi, itu bukan berarti Anda boleh menyerah. Anda bisa menyiasati dengan berbagai eksperimen yang membuat lezatnya percintaan selalu terasa baru dan tidak menjenuhkan.

            Salah satu eksperimen seks yang bisa dicoba adalah melakukan sambil bermain peran (role-play). Sexual role-playing adalah perilaku seksual dengan melakukan permainan terhadap sejumlah karakter saat melakukan hubungan, dengan tujuan membangkitkan hasrat yang lahir dari fantasi seks para pelakunya. Ini untuk membedakannya dengan berbagai tipe role-playing lain, seperti improvisational theatre atau role-playing games.

Menghidupkan Fantasi

Seperti menyuruh seorang petugas polisi membatalkan surat tilang atau menyatakan kepada dosen Anda bahwa Anda lebih peduli pada penampilannya daripada pelajarannya, ada kepuasan tersendiri ketika Anda bisa menyatakan sesuatu kepada orang yang lebih berkuasa, meskipun Anda tahu hal itu melanggar aturan sosial. For anyone who has had such taboo thoughts, the resulting anrenaline (as the words sit dangerously close to the tip of the tongue) can be delicious.

            Ekspresi skenario yang powerful itu ternyata memberi pengaruh juga saat diaplikasikan pada hal-hal yang sifatnya berbau seks. Imajinasi tentang seorang petugas polisi yang atraktif, perawat atau pramugari yang galak di ranjang, akan menghadirkan perubahan posisi otoritas yang menggairahkan, bahkan bisa menyulap kamar tidur menjadi berbagai tempat-tempat terlarang.

            Fantasi seksual setiap orang memang berbeda-beda, tetapi ada kesamaannya. It is that they lie outside of the usual day-to-day sexual range. Fantasi-fantasi itu menempati sebuah dunia di mana tidak ada lagi kondisi dan situasi sosial yang melarang kita memperoleh kepuasan dari out most erotic dreams. Kadang-kadang berbagai fantasi justru lahir dari pengalaman kita saat berurusan dengan hal-hal yang ditabukan, sehingga kita berharap hal-hal yang tabu tadi tidak pernah ada.

            Bagi sebagian orang, berbagai hambatan sosial tadi tidak menghentikan mereka dalam merealisasi imajinasi nakalnya. This is where the delicate art of convincing a lover, or partner, to participate in a romp with a cop, schoolgirl, doctor, nurses, football team of any other such scenario, becomes so important to an exciting and fulfilling sexual life.

            Penting diingat bahwa rope-playing dalam bentuk apa pun memiliki potensi erotis. Tidak harus selalu berhubungan dengan power dynamic seperti mitosnya selama ini. Kunci fantasi seksual adalah tiga hal: place (tempat), position (posisi), dan power (kekuasaan), atau sering disingkat 3P. Melalui role-play, tiga kunci fantasi seksual tadi bisa dieksporasi, baik secara terpisah maupun digabung.

            Hal terpenting yang harus diperhitungkan adalah apa saja yang dibutuhkan agar fantasi Anda tercapai. Dan jika ada, apa saja props yang dibutuhkan. Pemahaman tentang komponen-komponen dari fantasi tadi adalah bagian integral untuk mencapai kesuksesan dalam perwujudannya, karena akan sangat berpengaruh terhadap penyusunan ‘jalan cerita’.

            Berikut ini informasi tentang berbagai role-playing. Mungkin Anda bisa mendapat gambaran yang nantinya bisa Anda ikuti. But, the best advice is always aproach your potential participant wiht honesty and respect. Makin sering menggali fantasi masing-masing dan mendiskusikannya makin besar kesempatan Anda mendapatkan great memorable experience.

A.   Suster dan Pasien

NATURE Suster bertugas mendukung dokter dalam menyembuhkan pasien. Lebih luas dari itu, seorang suster juga bertugas membantu pasien dalam melakukan kegiatan pribadinya, mulai dari makan sampai mandi. Lantaran ketergantungan itu, seorang suster hadir sebagai seorang malaikat pelindung. Selain itu, kostum putih bersih yang dipakai suster juga menimbulkan citra kesucian dan ketulusan. Karena itulah seorang pasien sering jatuh cinta kepada susternya.

Possible Scenario Seorang pasien tidak berdaya menjalankan ‘ritual’ pribadinya dan harus dibantu sang suster. Keperluan pribadi kan tidak sebatas makan dan mandi saja. dan ternyata ‘suster Anda’ memiliki hal lain yang bisa ditawarkan, yaitu memenuhi kebutuhan seks Anda. Skenarionya bisa dimulai dengan menyuruh suster berpura-pura menyuntik Anda dengan suntikan mainan, lalu dilanjutkan dengan membersihkan sekujur tubuh Anda dengan ‘mandi kucing’. Setelah itu, barulah Anda sobek-sobek seragamnya.

Costume and Props Jubah putih cukup mudah dicari. Siapkan juga peralatan suntik, stateskop, dan kalau perlu alat ukur tensi. Ranjang rumah sakit mungkin sulit dicari dan harganya mahal. Tapi Anda bisa mengakalinya dengan menggunakan ranjang besi biasa. Kalau tidak ada, memakai tempat tidur biasa juga tidak apa-apa.

Plus Skenario ini cocok bila dijadikan sebagai eksperimen awal Anda dalam role-playing. Sebab, skenario ini masih tergolong wajar dan cukup lembut. Bahkan, fantasi ini juga cocok untuk Anda yang sekali-kali menginginkan pasangan take-in-control. Asal jangan menggunakan obat-obatan asli ya! Skenario ini juga bisa diperankan terbalik. Maksudnya, Anda yang menjadi dokter, sementara pasangan Anda menjadi pasien.

Minus Beberapa props, misalna stateskop atau ranjang rumah sakit, agak sulit dicari. Padahal, dengan dua alat tadi, fantasi Anda lebih mendekati kenyataan dan Anda juga bisa mengeksplorasi lebih banyak gaya.

Reference: Sitcom serial crubs.

B.   Polisi dan Penjahat

Nature Polisi dan penjahat selalu jadi musuh bebuyutan. Polisi selalu menguber-nguber penjahat yang gemar melakukan tindakan kriminalitas, sementara penjahat selalu berusaha kabur. Untuk itu, polisi kadang tidak ragu-ragu memberikan hukuman kepada penjahat agar ia jera.

Possible Scenario Bisa dimulai dengan adegan kejar-kejaran dulu. Polisi lalu menggeledah si penjahat dengan melucuti pakainnya satu per satu. Kemudian, polisi memborgol penjahat dan memaksanya menjalankan hukuman dalam keadaan tangan terborgol. Tapi, sesekali si penjahat bisa juga melawan sang polisi dan menyerang balik.

Costume and Props Seragam polisi sangat cocok untuk skenario ini, dan borgol jadi kebutuhan utama. Tidak sulit mencarinya asalkan Anda akrab dengan petugas keamanan di kantor. Bisa juga Anda melengkapinya dengan senjata berupa pentungan atau pistol mainan (usahakan yang berwarna hitam). Cari juga tiang untuk memasang borgol, bisa tiang ranjang atau tiang lampu.

Plus Banyak variasi gerakan yang bisa dilakukan dalam peran ini. Anda juga bisa menggunakan macam-macam tempat supaya tidak bosan. Hubungan seks yang Anda lakukan juga bisa lebih bersemangat dan wilder than usual.

Minus Jangan sampai pasangan Anda menghilangkan kunci borgol. Anda tidak ingin kan film The Departed yang Anda rencanakan malah berakhir menjadi filmnya Warkop DKI. Selain itu, jika menggunakan pentungan, gunakan hanya untuk menggelitik, tak perlu untuk menyakiti. Sepakati saja lebih dulu mau sekasar apa hubungan seks yang Anda inginkan.

Reference: Basic instinct

C.   Dosen dan Mahasiswi

Nature Dosen mengajarkan ilmunya kepada mahasiswa dengan macam-macam cara. Ada dosen yang lembut, ada pula dosen killer yang selalu marah-marah kepada mahasiswanya. Sementara mahasiswa menggantungkan masa depannya pada pelajaran yang diberi sang dosen. Mahasiswa juga bisa dikelompokkan menjadi mahasiswa yang malas dan cuek, atau mahasiswa yang rajin dan kutu buku.

Possible Scenario diolah dari peran ini. Bisa jadi tentang dosen yang lembut dengan mahasiswi yang bandel, atau dosen killer dengan mahasiswi yang kutu buku. Jika Anda memilih ‘paket’ dosen lembut dan mahasiswi bandel, maka Anda yang harus memegang kendali. Sementara jika Anda memilih ‘paket’ mahasiswi kutu buku dengan dosen killer, maka pasangan Andalah yang memegang kendali. Mulailah menciptakan ruang kelas dan proses belajar-mengajar, lalu berlanjut menjadi eksperimen yang bersemangat.

Costume and Props Pakaian kerja dosen, blouse, blazer, dan rok mini untuk pasangan Anda. Boleh juga Anda memberikan sedikit aksen pada suara Anda, plus memakai kacamata baca. Sediakan pula meja-bangku sekolah, penggaris, alat penunjuk papan tulis, serta buku-buku tebal atau kamus.

Plus Banyak sekali kombinasi cerita yang bisa Anda ciptakan dari karakter ini. Anda bisa memanfaatkan bangku dan meja sebagai tempat bercinta. Atau bisa juga Anda melakukannya sambil berdiri dan bersandar pada papan tulis.

Minus Setting yang bisa diolah umumnya hanya ruang kelas. Jika terlalu sering memanfaatkan meja dan bangku sekoalh saja, hal itu bisa jadi akan membosankan.

Reference: Notes on A Scandal

D.   Schoolgirl dan Om Senang

Nature Siapa yang tidak suka cuci mata di mal sambil melihat-lihat tingkah dan gaya anak sekolah menengah zaman sekarang. Mereka cantik, muda, lincah, dan genit. Banyak pria yang mudah tergoda oleh wanita dengan sifat-sifat seperti ini.

Possible Scenario Bisa dimulai dari luar rumah. Pasangan Anda yang mengenakan seragam sedang menunggu angkutan umum untuk berangkat ke sekolah. Lalu mobil Anda mendekatina. Kemudian, Anda mengajaknya menumpang mobil Anda. Tapi, alih-alih mengantarnya ke sekolah, Anda malah mengajaknya check-in di sebuah motel.

Costume and Props Pakaian seragam yang dimodifikasi dan tas sekolah. Kalau pakaian om senang, ya seperti yang setiap hari Anda pakai.

Plus Tidak perlu menggunakan terlalu banyak props. Titik beratnya adalah skenario yang Anda susun. Anda juga memiliki kebebasan untuk melakukannya di mana saja, bisa di rumah, di hotel, atau menyewa kos-kosan untuk meraih fantasi ini.

Minus Fantasi ini sebenarnya mengandalkan imajinasi Anda tentang gadis-gadis muda. Kalau Anda terlalu terbawa oleh fantasi tadi, takutnya nanti Anda malah tidak bergairah karena pasangan Anda jelas sudah lebih dewasa. Batasi fantasi Anda hanya sekedar dengan schoolgirl, berapa pun usianya.

Reference: Virgin (film Indonesia yang sangat aktual)

Begitulah saran kami untuk melatih sexual role-playing Anda. Juga, Anda bisa mencoba berbagai peran lain untuk dimainkan bersama pasangan dengan bermacam-macam alat bantu. Kuncinya, jangan sampai terlalu merepotkan supaya Anda tidak turn off. Selain itu, rajin-rajinlah berkomunikasi dengann pasangan, agar dia bisa mewujudkan fantasinya bersama-sama.

            

            

            

Posted in Iseng aje | No Comments »

Sabar

Posted by louis7zen on 4th August 2007

Sabar

 

Minggu lalu saya ke Bali. Tiba di lapangan terbang, saya langsung antre di muka gerai check-in dengan mata riyep-riyep karena waktu masih menunjukkan pukul empat pagi.

 

Tak lama kemudian, seorang pria hitam menyerobot langsung menuju gerai check-in. Tanpa merasa bersalah, ia maju dan menyelesaikan urusannya, yang seharusnya belumlah tiba waktu gilirannya. Saya berpikir, apakah ia buta sampai tak melihat saya berdiri di depannya dan tidakkah ia bisa menempatkan dirinya bila dia yang diserobot?

 

Tak lama setelah si pria hitam berambur keriting itu selesai, giliran seorang ibu dan anak kecilnya menyerobot. Saya bertanya lagi, apakah mereka itu tak melihat saya berdiri? Saya sampai ketakutan, apakah tiba-tiba semua orang tidak bisa melihat saya? Apakah saya tiba-tiba jadi seperti hantu? Pasalnya, kejadiannya sampai dua kali berturut-turut.

 

 Yah…saya diam saja, saya tak protes. Sudah lelah rasanya berkelahi hanya untuk hak. Saya hanya berpikir, toh ketika tiba saatnya nanti Tuhan meminta pertanggungjawaban dari si bapak dan si ibu, dan para tukang serobot lain, semoga mereka bisa bertanggung jawab dan semoga mereka tak menyerobot masuk surga sebelum waktunya tiba.

 

 Saya tak mau bercerita soal hak, saya mau bercerita mengenai waktu yang dipaksakan tiba. Kalau melihat perjalanan hidup saya, saya tak bedanya dengan bapak dan ibu itu. Maka, saya tak terlalu marah saat kejadian itu berlangsung karena saya sering kali seperti mereka juga, menyerobot. Tidak hanya dalam antrean, tetapi menyerobot hak orang, menyerobot keuntungan orang.

 

 Menyerobot adalah mengambil kesempatan yang belum sepantasnya datang kepada saya dan saya memaksakan dan atau memajukan kedatangan kesempatan itu menjadi lebih awal dari yang sudah ditentukan Tuhan. Jadi, secara singkat saya ini termasuk golongan yang tidak sabar menanti kedatangan kesempatan itu karena saya sering kali ingin mendahului orang lain. Mendahului dengan cara tidak benar.

 

 Ketidaksabaran itu pun saya lakukan saat minggu lalu saya tiba di Bali setelah perjalanan satu setengah jam. Begitu pesawat mendarat dan belum berhenti benar, saya sudah mulai bangun dari tempat duduk untuk mengambil barang bawan saya. Saya langsung menyerobot dengan maju ke depan supaya bisa keluar dari badan pesawat itu paling pertama. Bahkan, saya berdiri di kabin kelas utama.

 

 Ketika pintu pesawat terbuka dan kami diizinkan keluar, sayalah yang duluan keluar. Padahal, penumpang kelas utamalah yang sepantasnya keluar terlebih dahulu. Saya menyerobot, memaksakan waktu yang belum saatnya tiba. Saya tak sabar menunggu. Untuk apa saya melakukan itu? Saya mau buru-buru supaya antrean taksi pun jangan sampai membuat saya didahului orang banyak.

 

 Sementara di dalam pesawat ketika saya menyerobot, ketika pesawat belum berhenti benar di parkirannya, penumpang lain pun menyerobot dengan menyalakan telepon genggam mereka. Maka, di dalam badan pesawat itu semua jenis ring tone berbunyi. Padahal, saatnya belum tiba untuk menyalakan telepon genggam. Namun, siapa yang peduli? Semua orang tak sabar. Mereka seperti saya, memajukan waktu untuk menyalakan alat komunikasi itu sebelum waktunya tiba.

 

 Saya juga tak ada bedanya dari para koruptor. Mereka, yang tak tahan bersabar mendapat kesempatan menjadi kaya sesuai dengan rencana Tuhan, memajukan rencana Tuhan yang sepantasnya belum tiba untuk mereka, dengan jalan pintas itu.

 

 Saya dan para koruptor itu sangat tidak sabar meniti karier dari bawah, mengumpulkan uang sedikit demi sedikit, tak sabar jalan di jalur lambat karena melihat banyak mobil (mewah) seliweran di jalur cepat. Itu semua menggoda nurani yang tadinya sabar dan setia menjadi tidak sabar dan tidak setia dan kemudian melangkah lebih maju dengan menyerobot keuntungan orang lain.

 

 Ketidaksabaran membuat saya dan para koruptor itu menjadi buta dan kemudian dengan sejuta alasan masuk akal mempertahankan di ruang pengadilan dengan dua kata yang paling klise dan paling basi: saya tidak bersalah. Katakan saja seperti sekarang ini, saya tidak kaya, dan kalau itu pun sudah suratan hidup, mengapa saya sampai memaksakan menjadi kaya sampai harus menyerobot?

 

 Nah, ini peristiwa yang satu lagi: berselingkuh. Saya pernah melakukan itu karena kesepian. Saya kemudian menyerobot milik orang lain karena sudah tidak sabar menanti datangnya jodoh saya. Sebab, setelah sekian puluh tahun menanti, si jodoh tak kunjung tiba sampai saya sendiri sudah mirip pungguk meski saya tak sampai merindukan bulan. Saya merindukan manusia. Ketidaksabaran menunggu datangnya manusialah yang membuat saya menyerobot milik orang.

 

 Merasa bersalah? Tentu tidak. Namanya juga menyerobot, mana ada rasa bersalah. Kalau punya rasa bersalah, saya pastikan saya tak akan melakukan penyerobotan itu. Meski secara jujur, saya tahu, bahkan si bapak hitam berambut keriting di gerak check-in itu pun tahu bahwa menyerobot adalah tindakan yang tak benar sama sekali. Akan tetapi, saya bisa mematikan pengetahuan tentang kebenaran tersebut dengan membuat kebal nurani saya sampai tak merasakan rasa bersalah itu.

 

Kalau Anda mau jadi sabar?

 

 Syarat pertama dan wajib adalah memiliki keinginan menjadi sabar dan tidak suka menyerobot. Saya yang sudah punya keinginan itu saja masih saja tidak sabar, bagaimana membayangkan yang sama sekali tidak punya keinginan?

 

 Bila saja Anda bisa ngobrol dengan teman-teman dekat saya, mereka akan memberi tahu Anda status ketidaksabaran saya meski saya sudah punya keinginan. Mereka akan memberi jawaban dengan memberi tahu Anda jumlah angka dari telepon genggam yang saya banting ke lantai setiap kali kesabaran saya hilang.

 

 Menurut pengalaman saya, dan saya tidak tahu pengalaman Anda, menjadi sabar dan punya perilaku yang tidak suka menyerobot sangat dipengaruhi kedewasaan seseorang.

 

 Jadi, kalau saya masih juga suka tidak sabar dan suka menyerobot, sekali lagi menurut pengalaman saya, saya itu belum dewasa. Kalau anda tanya umur saya, sekarang saya berusia empat puluh empat tahun. Masih sukakah saya berperilaku tidak sabar dan menyerobot? Masih. Jadi, dewasakah saya? Well, Anda tahu jawaban yang tepat, bukan?

 

 Jadi, kalau saya melihat si bapak hitam di gerai check-in itu dan para koruptor, mereka berarti belum dewasa, sama seperti saya. Benarlah sekali lagi kalimat dari sebuah produsen rokok yang sudah beberapa kali saya tulis dan tampaknya saat ini saya mesti menulis lagi. Bukan untuk Anda, tetapi untuk mengingatkan diri sendiri. Tua itu pasti, dewasa itu pilihan. Sepertinya, saya masih suka memilih untuk tidak menjadi dewasa.

 

 Kalau Anda suka menyerobot gara-gara tidak sabar, coba bayangkan bila Anda yang diperlakukan demikian.

 

 Sebaliknya, kalau saya boleh sarankan, jangan cepat-cepat naik pitam dan berbicara soal hak dan berbicara untuk memberi pelajaran kepada seseorang kalau suatu hari Anda diserobot.

 

 Saya berlatih menjadi sabar dengan berpikir demikian: pertama, selamat saya tidak jadi seperti mereka sehingga saya tidak dibenci orang lain. Kedua, saya berpikir tindakan penyerobotan yang dilakukan kepada saya oleh orang lain merupakan latihan agar saya bisa naik ke level kesabaran lebih tinggi lagi. Singkat cerita, kalau suatu hari saya di serobot, mengucap syukurlah kepada Tuhan memilih saya untuk dilatih menjadi orang benar.

 

 Gampang berpikir demikian? Tidak sama sekali saudara-saudara, karena sakit hati diserobot itu akan tetap Anda rasakan. Jadi, Anda mau ikut saran saya ini, silakan, engga mau ya tidak apa-apa.

 

 Orang sabar dikasihi Tuhan. Ayo tebak, orang tidak sabar dikasihi siapa?

 

(SM 07/2007)

Posted in Iseng aje | No Comments »

Perpanjang Umur Daya Baterai Laptop

Posted by louis7zen on 4th August 2007

Perpanjang Umur Daya Baterai Laptop

 

Baterai Laptop sering digunakan seenaknya. Maksudnya, ketika masih agak penuh, baterai sudah diisi ulang. Ada pula orang yang mencabut pengisi ulang sebelum baterai terisi penuh. Alasan mereka memperlakukan baterai laptop-nya seperti itu cukup beragam. Ada yang bilang sibuk sehingga tak sempat menunggu baterai terisi penuh. Ada pula yang beragumen bahwa baterai yang digunakan sudah menggunakan ion litium (lithium ion) sehingga bisa dicabut-pasang kapan saja.

 

Benar adanya bahwa baterai ion litium bisa diisi ulang kapan saja. pengisian ulang juga bisa dihentikan kapan saja, termasuk ketika baterai belum penuh. Baterai nikel metak tidak begitu. Baterai nikel metal harus diisi ulang ketika sudah “matot” alias mati total dan harus dicabut ketika baterai sudah penuh.

 

Ada dampak buruk juga kalau baterai ion litium tidak diisi ulang ketika belum kosong dan dicabut saat belum penuh. Pola penggunaan seperti ini tetap berdampak pada performa dan umur baterai. Siklus hidup baterai menjadi semakin cepat sehingga mendekati “masa pensiunnya”.

 

Guna mengantipasi masalah itu, beberapa produsen laptop menyediakan peranti lunak kalibrasi yang secara otomatis dapat mengoptimalkan baterai agar bekerja lebih optimal. Cara kerja peranti lunak tersebut, pada dasarnya, adalah mengisi baterai hingga penuh dan akan menggunakannya hingga baterai habis. Itu saja.

 

Bagaimana kalau laptop yang ada tidak disertai dengan peranti lunak kalibrasi seperti yang sudah disebutkan? Cobalah ikut trik berikut ini untuk melakukan kalibrasi pada baterai laptop.

 

Berikut ini detail cara kalibrasi baterai secara manual di Windows Vista

 

1. Buatlah sebuah profil daya baru dengan menjalankan Control Panel dengan mengklik [Start] > [Control Panel] > [Mobile PC] > [Power Options].

2. Klik [Create a power plan] pada panel kiri jendela.

3. Pada kolam Plan name masukkan Calibration.

4. Setelah itu, pada semua opsi yang tersedia, pilih [Never] dan klik tombol [Create].

5. Sekarang, aktifkan profil daya yang telah dibuat dan isi ulang baterai laptop sampai terisi seratus persen.

6. Setelah baterai terisi penuh, cabut catu daya dan biarkan laptop berada dalam kondisi nganggur (idle) tanpa suatu aktivitas apa pun. Apabila baterai hampir habis dan laptop meminta agar baterainya diisi ulang, abaikan saja. biarkan sampai laptop mati dengan sendirinya karena kehabisan daya.

7. Setelah proses di atas berhasil dilalui, berarti Anda sudah berhasil mengalibrasi baterai laptop. Silakan isi kembali daya baterai dan gunakan seperti biasa.

 

Semoga bermanfaat.

Posted in Computer | 1 Comment »

Nurani Keibuan Bisa Terkikiskah?

Posted by louis7zen on 4th August 2007

Nurani Keibuan Bisa Terkikiskah?

 

Segitiga, bapak-ibu-anak merupakan rangkaian peran yang berinteraksi dalam dinamisitas sirkuler yang bersifat resiprokal. Artinya, eksistensi peran bapak-ibu-anak baru akan tercipta dalam harmoni bila ketiga peran tersebut saling mengisi dan diisi. Dan nurani keibuan tidak luput dari eksistensi peran ibu dalam hakikat nurani keibuannya yang tumbuh dan berkembang dari harmoni relasi dinamika sirkuler yang bersifatresiprokal antar ketiga peran tersebut….

 

“Ibu, sebenarnya saya sudah merasa cukup punya anak satu. Saya tidak ingin menambah anak karena selama ini saya tidak pernah dibantu suami saat mengurus anak pertama. Dia sibuk dengan penyakitnya dan tidak pernah berhenti mengeluhkan kondisi kesehatannya. Pulang kerja dia akan menonton televisi, baca koran, atau main games dari komputer hingga malam hari, kemudian dia masuk ke kamar untuk tidur. Tidak pernah terlintas di benaknya untuk sedikit mengeluarkan uang untuk kegiatan liburan atau hobi bersama”

 

“Dia sangat pelit, bahkan, barang-barang yang sudah tidak terpakai pun tidak boleh dibuang atau diberikan kepada yang membutuhkan. Rumah jadi dipenuhi tumpukan barang bekas berdebu, rumah jadi bukan tempat yang nyaman pula.”

 

“Dia juga tidak pernah mengajak saya jalan-jalan atau makan di luar atau berekreasi di dalam kota, apalagi ke lain kota. Saat anak pertama masih kecil, dia tetap sibuk dengan kegiatan sendiri, jarang bicara. Pengalaman ini membuat saya bertekad hanya akan punya anak satu saja karena pada dasarnya saya adalah orang tidak sabaran dan tidak senang anak kecil.”

 

“Lebih baik disuruh kerja keras di kantor daripada disuruh mengurus anak di rumah. Suami melarang saya kerja dan saya tidak berani memaksakan kehendak karena kalau dia marah, teriakan dan makiannya menakutkan.”

 

“Sebenarnya saya sudah ber-KB, tetapi rupanya Tuhan berkehendak agar saya melahirkan anak kedua. Jadi saat ini umur anak pertama sembilan tahun, sedangkan kedua baru tiga bulan. Capek, Bu. Kesal, Bu, malas sekali saya ngurus kedua anak itu, Bu. Dengar tangisan bayi pun saya pusing, Bu. Apalagi anak pertama saya sulit sekali diatur, sekolah harus dibangunkan berkali-kali, malas buat pekerjaan rumah. Saya benci kepadanya, apalagi raut mukanya persis seperti ayahnya. Karena jengkelnya, akhirnya saya sering memukul anak pertama saya itu. Tiap hari pembawaan  saya marah, kesal, dan jengkel. Apa yang saya harus lakukan, Bu?

Ny. L (35 th)

 

Dari ungkapan di atas, kita menyimak bahwa dalam diri L terkesan seolah nurani keibuan sirna secara perlahan dan pasti. L tidak suka dengan kehadiran dua anak laki-laki yang sehat dan lucu. Ia marah-marah sepanjang hari, bahkan anak pertama sering membuatnya tidak terkendali untuk memukulinya.

 

Lihat anak pertama saja sudah membuatnya dilanda rasa benci karena kebetulan raut wajah anak tersebut mirip sekali dengan sang ayah. Maka, terciptalah relasi ayah-ibu-anak dalam rangkaian interelasi resiprokal yang jauh dari harmoni. Ayah yang sibuk sendiri, ibu yang marah-marah terus dan sering memukuli anak pertama yang tidak nurut, serta peningkatan sikap membangkang anak pertama yang terasa semakin tinggi. Dinamika sirkuler yang semakin tidak harmonis meningkat dari hari ke hari. Kondisi ini tanpa disadari mengikir kadar nurani keibuan pada diri L.

 

Dukungan kasih, perhatian, pengertian, serta kebersamaan dalam mendidik dan mengasuh anak dari peran suami yang sekaligus ayah dari kedua anaknya rupanya hilang oleh sikap mental suami serta perlakuan suami. Interelasi yang resiprokal antara L dan suami menghambat pertumbuhan dan perkembangan nurani keibuan L.

 

Ia pusing mendengar bayinya menangis, memukuli anak pertama yang dinilai membangkang, dengan hukuman-hukuman fisik berlanjut, maka relasi ibu-anak pun menjadi tidak harmonis dan kondisi ini berpengaruh terhadp dinamisitas sirkuler yang tidak harmonis bagi keutuhan interaktif resiprokal antar ketiga peran tersebut.

 

1) Tidak dapat dimungkiri, tumbuh kembang nurani keibuan tidak bisa dilepaskan dari peran suami yang sekaligus ayah anak-anak, yang seyogyanya memberi dukungan kasih, perhatian, dan pengertian kepada isteri dan juga terhadap anak. Memang dalam kasus ini mengubah sikap mental “Tn L” yang tampaknya sudah menahun bukan upaya sederhana dan mudah. Maka, konseling keluarga menjadi sarana penting bagi perubahan sikap mental ‘Tn L” sehingga “Tn L” akhirnya mendapat kesadaran untuk mulai mengubah sikap mentalnya demi perbaikan struktur interelasi dalam satu keutuhan harmoni resiprokal ayah-ibu-anak dalam keluarganya dan menstimulasi kembali nurani keibuan isterinya.

2) Menata rumah sehingga menjadi tempat hunian yang bersih dan nyaman.

3) Menghindari hukuman verbal (bentakan, cercaan) serta hukuman fisik terhadap anak pertama, dengan cara intropeksi, membayangkan diri dalam peran anak yang sering dimarahi, dibentak, dan dipukul oleh orangtua. Bagaimana perasaan yang dihayati anak selama ini sehingga dapat memahami kenapa reaksi anak selama ini dinilai semakin membangkang dan menjengkelkan.

4) Berlatih berkomunikasi dengan dasar penuh kasih dalam keluarga.

5) Di atas segalanya, bersama suami mensyukuri berkat Tuhan dengan kehadiran dua anak yang sehat, yang sangat membutuhkan kebersamaan kedua orangtua penuh kasih dalam tumbuh kembangnya.

 

 

Posted in Iseng aje | No Comments »

Mengoptimalkan Baterai Laptop

Posted by louis7zen on 4th August 2007

Mengoptimalkan Baterai Laptop

 

Jangan sampai kehabisan! Kita lihat bagaimana caranya mengoptimalkan baterai laptop Anda.

 

Misalkan atasan atau klien Anda mengeluh mengenai baterai laptop yang mereka gunakan. Apa pilihan Anda? Apakah mereka memerlukan baterai baru, apakah mereka salah dalam menggunakan manajemen daya, atau mereka hanya berharap terlalu tinggi terhadap baterai yang digunakan? Berikut adalah langkah-langkah untuk mengevaluasi penggunaan daya mereka, dan jika perlu, opsi yang tersedia untuk meningkatkan ketersediaan daya.

 

Berapa Lama Baterai Bisa Bertahan?

 

Spesifikasi pabrikan laptop menunjukkan berapa lama daya tahan baterai Anda. Meskipun yang tertulis mungkin antara dua dan dua setengah jam, kenyataannya sering kali kurang dari itu. Tidak ada yang lebih mengesalkan selain indikator baterai yang menyala pada waktu mengerjakan suatu tugas sementara tidak ada steker listrik yang tersedia. Jika masa pakai baterai kurang dari spesifikasi pabrikan laptop, itu bisa saja disebabkan karena berbagai faktor.

 

 Sudah pasti, semakin banyak pekerjaan yang Anda lakukan pada laptop, semakin banyak resource yang akan digunakan. Sebagai contoh, multi-tasking akan memberikan beban yang berat pada CPU, memori dan harddisk, yang pada akhirnya akan menghabiskan daya baterai.

 

Melihat dan Memperbaiki Konsumsi daya

 

Pada waktu dalam perjalanan Anda akan sangat tergantung kepada kekuatan baterai untuk menyalakan laptop. Anda tentu merasa tertekan jika pada waktu menyelesaikan pekerjaan daya baterai semakin berkurang. Icon pada system tray menunjukkan bahwa hanya ada beberapa waktu lagi yang tersisa. Untungnya, ada cara yang bisa Anda gunakan untuk memperpanjang masa pakai baterai dan memastikan Anda menggunakan dayanya secara maksimal.

 

 Pertama dan yang utama yang harus dioptimalkan adalah fitur manajemen daya laptop Anda. Ini bisa dilakukan melalui Power Options pada Control Panel. Di bawah Power Scheme ada dua setting, satu pada waktu laptop dihubungkan ke steker listrik dan satu lagi pada waktu menggunakan baterai.

 

 Ada sejumlah skema yang sudah disediakan yang bisa digunakan untuk berbagai situasi. Klik untuk memilih skema, seperti Portable/Laptop, Minimal Power Management, atau Max Battery. Masing-masing mempunyai berbagai setting yang berbeda sesuai situasi.

 

 Anda bisa memilih sendiri setting yang ingin digunakan. Sebagai contoh, jika menggunakan baterai Anda bisa mengubah lamanya waktu kapan monitor atau harddisk dimatikan. Anda bisa menyimpan perubahan dan membuat skema daya sendiri untuk digunakan di kemudian hari. Setelah memilih setting yang diinginkan, klik Save As dan beri nama skema daya Anda yang baru.

 

 Langkah kedua adalah memastikan laptop bisa menyala antara 2,5 sampai 4 jam pada satu kali pengisian baterai. Jika baterai tidak bisa memberikan waktu operasi standar, maka mungkin perlu direkondisi atau diganti, bergantung bagaimana jenis dan kondisi baterai. Jika baterai berfungsi dengan baik, Anda mungkin perlu membeli baterai kedua atau bahkan menambahkan baterai extended universal, bergantung kepada waktu operional yang diinginkan dalam satu kali pengisian.

 

Saat yang Tepat Melepas Baterai

 

Pada waktu menggunakan laptop dari steker listrik, Anda harus mencabut baterai laptop jika tidak sedang mengisinya. Jika Anda membiarkannya dalam waktu lama baterai akan kosong. Baterai akan terus diisi yang pada akhirnya mengurangi masa pakainya. Baterai mempunyai jumlah sirklus pengisian yang terbatas jadi gunakan baterai hanya jika benar-benar diperlukan.

 

 Selain itu, gunakan baterai sampai serendah mungkin sebelum Anda tiap kali mengisinya. Jika Anda menggunakan baterai baru, maka baterai perlu diisi penuh dan dikosongkan.

 

Mencari Baterai Pengganti

 

Jika setting laptop sudah benar dan baterai masih belum memberikan jumlah waktu yang cukup, Anda harus mengetahui jenis baterai yang digunakan user sebelum menyarankan penggantinya. Ukuran baterai (dimensi dan berat) bergantung kepada pabrikan laptop dan Anda akan menemukan ada banyak ragam dimensi baterai sama halnya dengan laptop. Namun, ada tiga jenis baterai di pasaran: nickel cadmium, nickel metal hydride, dan lithium ion.

 

 Nickel cadmium (NICAD) merupakan jenis baterai laptop paling lama di pasaran. Baterai terdiri dari nickel oxyhydroxide sebagai katoda, cadmium sebagai anoda, dan potassium hydroxide sebagai elektrolit. Baterai ini dianggap mempunyai masalah “memory effect” karena sel tidak akan diisi melebihi jumlah yang dibuang pada sirklus sebelumnya. Kadang-kadang ini bisa diatasi dengan mengosongkan baterai dan kemudian diisi penuh. Sayangnya, baterai ini tidak dikosongkan sampai nol volt, tetapi hanya sampai kira-kira 1 volt. Pengosongan dan pengisian ini harus diulang beberapa kali dan tetap saja tidak memperbaiki baterai.

 

 Nickel metal hydride (NIHM) hadir setelah nickel cadmium dan menggunakan nickel osyhydroxide sebagai katoda, nickel alloys yang digabungkan dengan beragam metal sebagai anoda, dan potassium hydroxide sebagai elektrolit. Baterai ini masa pakainay kira-kira setengah NICAD tetapi kapasitasnya 30 persen lebih banyak. Pada awalnya baterai ini diyakini tidak mempunyai masalah “memory effect”, tetapi pengamatan lebih lanjut menunjukkan bahwa seiring dengan waktu daya tahannya akan berkurang dan harus dikosongkan/diisi penuh setiap 30 sirklus.

 

 Lithium ion merupakan jenis baterai terbaru yang menggunakan campuran lithium oxide cathode carbon seperti grafit sebagai anoda dan senyawa organik sebagai elektrolit. Baterai ini lebih ringan dari kedua jenis baterai yang disebutkan sebelumnya dan tidak mempunyai masalah “memory effect”.

 

 Setelah jenis baterai diketahui, Anda mungkin perlu merotasi baterai untuk meminimalisasi “memory effect” atau mengganti baterai. Coba dulu rotasi jika itu adalah NICad atau NiHM. Jika baterai perlu diganti, Anda bisa mencari banyak penyedia baterai dengan menggunakan search engine favorit Anda dan ketik (dalam tanda kutip) “laptop battery”. Harga baterai pengganti mulai dari 50 sampai 100 dolar Amerika bergantung kepada pabrikan laptop Anda. Beratnya mulai ¼ sampai 1,5 kilogram bergantung kepada dimensi dan jenis baterai. Anda sebaiknya mengganti batere (baik itu NiCad atau NiMH) dengan lithium ion untuk menghilangkan masalah “memory effect”. Dan sebaiknya jangan gunakan baterai NiCad dan NiMH rekondisi karena lebih rentan terhadap “memory effect”.

 

Apakah yang Dimaksud “Memory Effect”?

 

Baterai NiCad dan sebagian kecil baterai NiMH mempunya “memory effect”. Artinya adalah jika baterai terus-menerus dipakai sebagian sebelum diisi ulang, baterai “lupa” bahwa dayanya masih ada. Sebagai ilustrasi: Jika Anda, biasa mengisi baterai sampai penuh dan kemudian hanya menggunakan 50 persen dari kapasitasnya sebelum pengisian berikutnya, pada akhirnya baterai tidak menyadari kapasitas 50 persen yang tidak digunakan. Baterai Anda tetap akan berfungsi, tetapi hanya 50 persen dari kapasitas aslinya.

 

 Untuk menghindari “memory effect” adalah melakukan sirklus penuh (isi penuh dan kosongkan sampai habis) baterai paling sedikit sekali setiap dua atau tiga minggu. Baterai bisa dikosongkan dengan melepas kabel steker listrik dan membiarkan laptop berjalan dengan menggunakan baterai sampai berhenti. Ini akan memastikan batere tetap dalam keadaan sehat.

 

Bagaiamana Melihat Nilai Baterai?

 

Ada dua nilai pada setiap baterai: volt dan amp-hours (Ah). Nilai Ah juga dituliskan dengan milliamp-hours(mAh), yang merupakan perseribu amp-hour (sebagai contoh, baterai 1 Ah sama dengan 1000 mAh). Amp-hours merupakan jumlah energi yang bisa disimpan baterai. Dengan kata lain, semakin tinggi nilai amp-hour baterai, maka semakin lama baterai bisa berjalan. Jadi jika baterai yang Anda beli mempunyai nilai amp-hour yang lebih tinggi dari yang asli, itu tidak akan menyebabkan masalah inkompatibilitas. Di lain pihak, voltase baterai kapasitas tinggi tidak sama dengan baterai yang asli. Untuk itu, voltase harus ada dalam range yang wajar.

 

 Untuk mengetahui voltase sel, ambil nilai voltase antara 3,0 dan 4,2 Voltase yang di ambil disebut voltase “nominal”, yang artinya untuk keperluan penamaan saja, di mana voltase aktual sel bergantung kepada isi. Beberapa pabrikan mengambil 3,6V sementara yang lain mengambil 3,7V. Fungsi dan kinerja kedua sel adalah sama dan tidak bisa dibedakan berdasarkan perangkat. Ini berlaku untuk baterai Lithium Ion dengan satu sel. Jika baterai mempunyai dua atau lebih sel maka voltase dikalikan dengan jumlah sel.

 

Berapa Lama Baterai Bisa Memberi Daya ke Laptop?

 

Hal ini sulit ditemukan. Lama waktu sebenarnya baterai laptop bisa memberi daya bergantung pada kebutuhan daya yang dibutuhkan oleh perangkat. Penggunaan monitor, harddisk dan aksesoris lain bisa menghabiskan daya baterai yang akibatnya mengurangi waktu operasinya. Total waktu operasi baterai juga bergantung kepada desainya.

 

Apakah Unsur Baterai Bisa Diganti?

 

NiCad, NiMH, dan lithium Ion pada dasarnya berbeda satu sama lain dan tidak bisa saling tukar kecuali perangkat telah dikonfigurasi ulang oleh pabrikan untuk menerima lebih dari satu jenis baterai. Masing-masing mempunyai pola pengisian yang berbeda supaya bisa diisi dengan baik. Oleh karena itu, changer juga harus dikonfigurasi supaya bisa menangani jenis baterai tersebut.

 

Lama Masa Pakai Baterai

 

Masa pakai baterai rechargeable pada kondisi normal biasanya antara 500 sampai 800 sirklus isi-ulang. Ini biasanya sama dengan satu setengah sampai tiga tahun untuk user rata-rata. Seiring dengan baterai mulai melemah, daya tahan baterai akan berkurang. Jika baterai Anda yang biasanya dua jam sekarang hanya bisa digunakan selama satu jam, maka sudah saatnya membeli yang baru.

 

Baterai Khusus untuk Power User

 

Jika klien Anda adalah seorang power user yang sering kali bekerja selama perjalanan yang panjang, terus-menerus menjalankan aplikasi high-end, atau hanya membutuhkan daya lebih, Anda harus melakukan tindakan yang lebih ekstrim: beli baterai baru sebagai back-up, baterai extended universal, atau bahkan laptop yang lebih baru yang processornya sudah dioptimalkan sehingga masa pakai baterai bisa lebih panjang.

 

 Baterai extended universal bisa beroperasi antara 6 sampai 10 jam dan bisa diisi ulang sampai 80 persen dalam waktu 4 jam. Mereka adalah lithium Ion, jadi tidak ada masalah “memory effect”. Harganya berkisar antara 250 sampai 800 dolar Amerika bergantung lamanya waktu yang diinginkan. Dimensinya kira-kira 0,5”x 8,5”x 11” dengan berat sekitar 2 pon. Mereka biasanya dilengkapi dengan garansi selama 6 bulan dan bisa digunakan pada beragam jenis laptop.

 

Langkah Analisis

 

Mulailah menganalisis masalah daya dengan mengecek berapa banyak daya yang dipakai laptop. Selanjutnya, evaluasi kesehatan baterai dan jika diperlukan ganti dengan batere Lithium Ion, yang bisa dengan mudah ditemukan dengan menggunakan search engine atau dengan menghubungi pabrikan.

 

 Terakhir, jika dana mencukupi dan dibutuhkan daya yang lebih, beli laptop dengan teknologi processor terbaru dan baterai extended universal.

 

Standby vs Hibernate

 

Pada waktu tidak sedang memakai laptop dan ingin mengurangi pemakaian baterai tanpa perlu mematikan secara total, Anda mempunyai dua pilihan: Standby dan Hibernate.

 

 Hibernation bekerja dengan membuat image pada harddisk dan mengingat file, folder dan aplikasi yang dibuka pada waktu Anda memilih Hibernate. Pada waktu menyalakan laptop kembali sistem akan boot dan kembali ke keadaan semula dengan item yang sama pada layar. Meskipun bergantung kepada berapa banyak yang daya yang disimpan di harddisk, menjalankan laptop dari hibernation jauh lebih cepat dari boot biasa.

 

 Pada waktu memilih sumber daya, Standby mungkin lebih baik jika Anda hendak meninggalkan laptop selama beberapa jam atau lebih, ini akan mengirim sistem ke mode daya yang lebih kecil dengan keuntungan waktu resume yang cepat pada waktu Anda ingin mulai bekerja kembali. Jika Anda ingin menunda aktivitas untuk waktu yang lebih lama, misalnya semalaman, maka Hibernate mungkin pilihan terbaik.

 

Memperpanjang Masa Pakai Baterai

 

Baterai mempunyai jumlah daya yang terbatas dan semakin banyak yang dilakukan laptop, semakin cepat dayanya akan habis. Berikut adalah beberapa saran supaya masa pakai baterai panjang:

 

  • Gunakan steker listrik jika memungkinkan.
  • Aplikasi dengan banyak grafik, seperti games, atau bahkan menonton DVD pada laptop, bisa mengurangi daya baterai secara signifikan. Hindari aktivitas ini sampai Anda menggunakan steker listrik atau perkecil tampilannya.
  • Laptop Anda akan mengeluarkan bunyi peringatan pada waktu daya baterai sudah hampir habis. Anda bisa mengatur kapan suara berbunyi dari tab Alarm pada Power Options. Ada dua setting yang bisa Anda aktifkan: Low battery alarm dan Critical baterry alarm. Setelah memilih, Anda bisa menentukan jenis alarm yang digunakan, apakah alarm dengan bunyi dan/atau pesan.
  • Beberapa laptop dilengkapi dengan tombol atau utiliti untuk mengubah brigtness layar. Layar LCD merupakan salah satu pengguna daya batere terbesar, jadi setiap pengurangan yang Anda lakukan akan membantu memperpanjang masa pakai baterai.
  • Anda bisa menggunakan Hardware Profile untuk mematikan perangkat tertentu yang tidak dibutuhkan pada saat itu. Sebagai contoh, Anda tidak membutuhkan drive CD/DVD maka Anda bisa membuat profile untuk mematikannya dan menghemat daya.
  • Cara lain untuk memastikan batere bekerja maksimal adalah dengan melepaskan semua peripheral yang tidak dibutuhkan dari laptop. Sebagai contoh, jika ada perangkat USB yang tidak Anda gunakan maka lepaskan mereka.
  • Periksa tab Advanced pada Power Options dan pilih tindakan yang dilakukan pada waktu Anda menutup laptop atau pada waktu Anda menekan tombol power.
  • Jika Anda menyimpan baterai dan tidak menggunakannya, usahakan kapasitasnya masih tersisa kurang lebih 40 persen.
  • Jangan membuka terlalu banyak program pada saat yang bersamaan. Tutup yang tidak diperlukan supaya Anda tidak terlalu banyak menggunakan daya CPU dan memory.
  • Baterai baru datang dengan kondisi tidak terisi dan harus diisi penuh sebelum digunakan. Sebaiknya isi penuh dan kosongkan baterai dua sampai empat kali supaya bisa mencapai kapasitas maksimum.
  • Jaga baterai tetap bersih. Ada baiknya Anda membersihkan bagian baterai yang kotor dengan kain katun dan alkohol. Ini supaya koneksi antara baterai dan laptop tetap bagus.
  • Jangan biarkan baterai didiamkan terlalu lama. Sebaiknya gunakan baterai paling sedikit sekali setiap dua atau tiga minggu. Jika baterai tidak digunakan dalam waktu yang lama, lakukan latihan seperti halnya terhadap baterai baru.
  • Jika Anda tidak akan menggunakan baterai selama sebulan atau lebih, sebaiknya simpan di tempat yang bersih, kering, sejuh dan jauh dari panas dan logam. Baterai NiCad, NiHM dan Lithium Ion akan mengosong sendiri selama disimpan jangan lupa untuk melatih mereka sebelum digunakan.
  • Tambahkan RAM jika bisa, karea ini akan mengurangi beban harddisk.
  • Gunakan freeware power management seperti Power Center 2.12.
  • Disable Auto Insert Notification pada drive CD/DVD.
  • Matikan fitur AutoSave.
  • Disable fitur automatic formatter, spell checker, dan autorecalculate.
  • Gunakan program disc caching seperti Norton Ulilities untuk mengurangi waktu akses disk.
  • Jika Anda mempunyai baterai back-up, pakai secara begantian dengan baterai yang saat ini digunakan.
  • Gunakan fitur Standby atau Hibernate pada waktu istirahat.
  • Gunakan program yang lebih kecil jika memungkinkan (misalnya WordPad sebagai pengganti Word).

 

 

(PCM)

 

Posted in Computer | No Comments »

Membedakan Kebutuhan dari Keinginan

Posted by louis7zen on 4th August 2007

Membedakan Kebutuhan dari Keinginan

 

Alkisah, Edi – sebut saja begitu namanya – lagi gandrung dengan sebuah laptop. Ia yang kini mahasiswa semester tiga jurusan komputer, bukannya iri sama Tukul yang beken di Tv, tapi ia betul-betul merasa butuh sebuah komputer jinjing. Dengannya Edi dapat mengerjakan tugas-tugas kuliah di mana saja dengan mudah. Di kampus, ia bisa browsing di mana saja karena ada fasilitas Wi-Fi gratisan untuk akses internet. Daripada harue ke warnet atau akses dari rumah – selain waktunya kurang fleksibel, ia juga harus keluar uang – lebih baik ia membeli laptop.

 

Lihat-lihat harganya, ternyata sekarang tidak terlalu mahal. Sebuah laptop sudah bisa dibeli dengan harga lima jutaan Rupiah. Dengan menyisihkan uang saku dan minta bantuan ortu, serta melego PC yang ada di rumah, beberapa bulan saja laptop sudah ada ditangannya.

 

Di pameran baru-baru ini, ia sudah mendapatkan laptop idamannya. Bahkan ia sudah melihat-lihat dan mengamati speknya (spesifikasi) di situs vendor perangkat tersebut. Di salah satu “toko online” ia lihat harganya sedikit miring. Saking niatnya memboyong laptop ke rumah, Edi tak segan mampir ke puluhan website untuk membaca review produknya di berbagai media. Bahkan ia sempat men-download gambarnya untuk dijadikan wallpaper PC di rumahnya.

 

Serasa keinginannya tak terbendung. Hampir di setiap kesempatan ia mengamati harga laptop idamannya yang belum beranjak turun. Ia coba-coba sedikit membandingkan dengna merek lain yang punya spesifikasi mirip. Tapi tetap, ia lebih suka tipe laptop yang sudah diidamkannya.

 

Singkat cerita, tibalah saat untuk membeli laptop karena dana yang dibutuhkan sudah di tangan. Pergi ke sentra komputer, keluar masuk toko untuk sekedar membandingkan harga yang sedikit beda sungguh menyenangkan Edi. Akhirnya ia memutuskan untuk membeli laptop buruannya di sebuah toko yang menawarkan sedikit kelebihan di sisi pelayanan purna jual.

 

Minggu-minggu pertama setelah membeli laptop, ia bawa komputer jinjing itu kemana saja – tempat kuliah dan tempat kos temannya. Alasannya untuk mengerjakan tugas kuliah. Tetapi di hari-hari berikutnya, Edi mulai malas menggunakan laptop-nya. Waktu istirahat di kampus, ia tak lagi membuka laptop-nya untuk browsing. Ia merasa bosan karena memang browsing ke sana kemari tidak memberi banyak manfaat. Ia tak lagi membawa laptop ke kampus. Bahkan ketika ada rencana untuk mengerjakan tugas kelompok di tempat kos teman, ia malas membawa laptop-nya. Toh tugas itu bisa dikerjakan bersama di PC desktop milik temannya, begitu ia beralasan.

 

Ia mulai menyadari, sebenarnya laptop yang dulu diimpi-impikan itu ternyata tidak ia butuhkan. “Kebutuhan” yang ia pikirkan kala itu ternyata hanya sebuah keinginan, tidak lebih. Kini laptop itu teronggok di meja belajarnya dan jarang sekali ia sentuh.

 

Kisah ini mewakili sebuah gambaran bahwa kebutuhan akan sebuah barang belum tentu betul-betul merupakan sebuah kebutuhan yang sesungguhnya. Tetapi “Kebutuhan” tersebut hanyalah sebuah keinginan. Coba renungkan, pernahkah Anda meras membutuhkan suatu model ponsel atau smartphone. Anda sanga mengidamkannya. Anda membutuhkannya karena fitur kalender yang Anda bayangkan bisa Anda gunakan untuk mencata agenda kegiatan. Anda juga merasa membutuhkan karena ada fitur radio FM dan MP3 player-nya, jadi Anda dapat menghibur diri di mana saja.

 

Tetapi dasar lacur, setelah ponsel pintar itu ditangan Anda, Anda makin jarang memanfaatkan fitur yang sebelumnya Anda merasa butuhkan. Hari-hari berikutnya, Anda tak lagi memanfaatkan fitur itu. Padahal, karena fitur tersebut, Anda rela mengeluarkan uang lebih.

 

Jadi, pandai-pandailah memilah kebutuhan di antara keinginan-keinginan Anda. Orang bijak bilang, berpikirlah “melingkar” lebih dahulu sebelum membuat keputusan. Mungkin Anda tidak mengorbankan banyak waktu untuk sekedar merenungkannya sejenak terlebih dahulu daripada keputusan yang Anda buat ternyata merugikan dan hanya meluapkan nafsu yang bernama keinginan.

 

Coba saja bayangkan bila pemimpin dewan tetap ngotot ingin membeli laptop supaya anggota dewan naik kinerjanya. Dana negara sekitar 12 milyar Rupiah akan habis menguap sementara kinerja wakil kita tetap saja tak berubah. Untungnya proses berpikir melingkar sudah dilaksanakan oleh pimpinan dan anggota dewan. Lah masak iya kinerja dapat terdongkrak begitu saja gara-gara sebuah laptop?

Posted in Iseng aje | No Comments »

Memasang Harddisk Baru

Posted by louis7zen on 4th August 2007

Memasang Harddisk Baru

 

Barikan PC Anda ruang nafas yang lega dengan memasang harddisk baru.

Jadi, Anda telah memeriksa seluruh sistem dan menghilangkan semua data yang tidak diinginkan. Namun, harddisk masih saja penuh dan menyebabkan performa PC Anda turun secara signifikan. Sekarang waktunya untuk meng-upgrade sistem Anda dengan memasang harddisk kedua.

Pertama, tanyakan kepada diri sendiri apakah Anda menginginkan harddisk internal, atau harddisk eksternal lebih sesuai dengan kebutuhan Anda? Harddisk yang bisa langsung dibawa akan lebih nyaman tetapi Anda harus membayar lebih untuk fleksibilitas tersebut. Mereka juga lebih lambat dibandingkan saudara mereka yang internal. Di sini kita akan mencari harddisk internal, yang lebih murah.

PC desktop dilengkapi dengan harddisk 3,5 inci, yang menggunakan interface IDE atau yang lebih baru serial ATA (SATA) untuk koneksi ke motherboard. Semua motherboard mempunyai interface IDE; motherboard yang dibuat tiga tahun terakhir sudah dilengkapi dengan interface SATA. Harddisk yang menggunakan teknologi terbaru lebih canggih dan lebih mudah dipasang. Jika memungkinkan beli harddisk SATA. Perlu diingat bahwa Anda akan membutuhkan koneksi power SATA. Jika tidak ada, Anda harus membeli SATA-IDE/ATAPI converter atau tetap menggunakan harddisk IDE.

 

Penyimpanan Maksimum

 

Beli kapasitas paling besar yang Anda mampu. Harddisk 500 GB seperti Maxtor Maxline Pro (sekitar 2,6 juta) mungkin masih terlalu mahal sekarang, tetapi paling tidak Anda akan mempunyai ruang penyimpan yang cukup untuk beberapa tahun. Sebaliknya, jika memasang harddisk 40 GB, maka Anda akan mencari-cari ruang yang tersisa dalam enam bulan. Harddisk 250 GB merupakan pilihan yang cocok antara harga dan kapasitas, di mana harganya hanya sekitar 800 ribu.

Jangan lupa untuk melihat cache harddisk. Ini merupakan sejumlah memory yang digunakan untuk menyimpan data sebelum dikirim ke penerima. Semakin besar cache maka semakin baik. Anda akan menemukan cache 16 MB pada harddisk terbaru, sementara cache 8 MB bisa Anda temukan pada harddisk pertengahan.

 

Konfigurasi Jumper

 

Dilengkapi dengan tali antistatis, matikan PC Anda, cabut kabel dari outlet listrik dan buka tutup casing. Jika Anda menginstalasi harddisk IDE bersama dengan harddisk eksisting, maka Anda harus mengkonfigurasi jumper pada kedua harddisk supaya yang lama sebagai Master dan harddisk yang baru sebagai Slave. Dengan demikian, Anda bisa menghubungkan kedua harddisk pada kabel yang sama. Setting jumper bisa Anda lihat pada label harddisk.

Master or Single Drive – Gunakan setting ini jika hanya ada satu harddisk pada kabel interface ATA. Drive is Slave – Gunakan setting ini jika harddisk adalah drive tambahan pada kabel dan harddisk yang pertama diset sebagai Master. Master with non-ATA compatible drive – Gunakan setting ini jika drive Master adalah CD-ROM, tape drive atau drive non-ATA lainnya. Sebaiknya pasang CD-ROM dan produk non-harddisk pada channel ATA kedua.

Cable – Select Option (Default) – Gunakan dengan kabel Ultra ATA. Ini memungkinkan kabel memilih apakah harddisk sebagai master atau slave berdasarkan posisi kabel. Drive master ada di konektor hitam di ujung kabel, drive slave dan host adapter terhubung ke konektor biru di ujung kabel yang satunya.

Limit Capacity Options – Opsi ini mungkin dibutuhkan jika sistem yang diinstalasi tidak mendukung kapasitas harddisk secara penuh. Jika jumper pembatas kapasitas terpasang, Anda harus menggunakan program drive overlay seperti Disc Wizard Starter Edition.

 

Instalasi dan Power

 

Rel, tempat harddisk atau baut semua digunakan untuk menjaga harddisk tetap di tempatnya. Anda harus menginstalasi harddisk baru di dekat harddisk utama karena Anda harus menghubungkan mereka bersama jika model IDE. Pada waktu memberi power ke harddisk, Anda mungkin perlu memasang SATA – IDE/ATAPI converter jika ingin memasang harddisk SATA.

 

Memasang Kabel Data

 

Instalasi perangkat SATA sedikit berbeda dengan perangkat IDE karena koneksi SATA point-to-point. Anda harus bisa mengofigurasi satu perangkat per port (IDE memungkinkan dua perangkat per port dengan menggunakan master/slave). Jadi, menginstalasi perangkat SATA lebih mudah dibanding menginstalasi perangkat IDE: hubungkan ujung kabel SATA ke port (biasanya ada di motherboard) dan ujungnya yang satunya lagi ke perangkat yang ingin Anda pasang (misalnya harddisk). Karena konektor sudah ditandai, maka posisinya tidak akan salah.

SATA juga menggunakan konektor power baru yang terdiri dari 15-pin. Konektor ini diambil dari standar ATX12V 1,3. Jadi jika komputer Anda mempunyai power supply ATX12V 1,3 atau lebih tinggi, maka sudah dilengkapi dengan konektor tersebut. Meskipun konektor yang digunakan terdiri dari 15-pin, koneksi power hanya menggunakan lima kabel (satu +12V, satu +5V, satu +3,3V dan dua ground).

Beberapa harddisk SATA masih menggunakan power lama yang terdiri dari 4-pin, yang digunakan jika Anda menginstalasi harddisk pada komputer yang menggunakan power supply ATX12V dibawah standar 1,3. Anda harus menggunakan konektor ini, jika power supply Anda tidak menyediakan kabel power SATA.

Jadi menginstalasi harddisk SATA lebih sederhana: cukup hubungkan kabel SATA dan kabel power. Untuk harddisk IDE, Anda harus menghubungkan kedua harddisk ke kabel yang sama. Kabel mempunyai konektor di kedua ujung dan satu di tengah sehingga Anda bisa melakukan itu. Master harus ada di ujung dan Slave harus ada di tengah. Sekarang tutup casing.

 

Persiapkan Harddisk

 

Boot ke dalam Windows, dan klik Start, Setting, Control Panel. Klik ganda Computer Management, klik Storage dan Disc Management. Klik kanan drive yang baru dan pilih Initiliase. Selanjutnya klik kanan dan pilih Format.

 

Harddisk yang Lebih Cepat

 

Meningkatkan performa PC secara signifikan bisa dilakukan dengan melakukan perubahan ke harddisk Anda. Meskipun CPU dan memory juga berperan, Anda tidak akan mendapatkan yang terbaik dari sistem jika harddisk Anda tidak optimal.

Ada sejumlah setting yang bisa Anda ubah dan kita akan mulai dengan melihat sistem file yang digunakan oleh harddisk Anda. Ini akan menentukan bagaimana file Anda dinamai, disimpan, dan diatur. Jika PC Anda sejak awal menggunakan Windows XP, maka kemungkinan besar Anda akan menggunakan NTFS.

Namun, jika Anda upgrade ke Windows XP, maka ada kemungkinan Anda masih menggunakan FAT atau FAT32. Cara mudah untuk mengecek hal ini adalah dengan menyorot drive C: pada My Computer dan lihat informasi di bagian Details.

NTFS berbeda dengan sistem file lain dalam hal fitur yang didukung seperti hak akses file dan folder, enkripsi, dan privasi. Selain itu, cara pengaturan data pada harddisk dimaksudkan supaya Anda bisa menerima informasi dengan cepat dibanding kondisi biasa.

Mengubah ke NTFS bisa dilakukan pada Windows XP tanpa harus kehilangan data. Untuk melakukannya, klik Start, Run, ketik CMD dan tekan [Enter]. Pada command prompt ketik conver c:/fs:ntfs dan tekan [Enter] (di mana ‘c’ adalah huruf drive yang ingin Anda ubah). Proses dimulai pada waktu PC anda restart, dimana utility Check Disc akan berjalan dan PC Anda akan reboot dua kali.

 

Teknologi Harddisk

 

Windows XP berasumsi bahwa Anda mempunyai beberapa harddisk yang terinstalasi pada kedua channel IDE. Ini bisa memperlambat proses startup karena operating system mencoba mencari item tersebut. Jika Anda hanya punya satu harddisk dan satu drive CD/DVD, maka Anda bisa mengonfigurasi setting supaya tidak deteksi otomatis tidak dilakukan.

 Untuk melakukannya, bukan Control Panel, System, pilih tab Hardware, dan kemudian klik Device Manager. Buka IDE/ATAPI controllers, klik kanan Primary IDE Channel dan kemudian pilih tab Advanced Settings. Dibawah Device 0, Device Type akan berwarna abu-abu karena di situlah harddisk Anda terpasang.

 Sekarang, pada Device 1, Device Type diset ke Auto Detection dan karena tidak ada perangkat lain yang terpasang ke channel ini, maka waktu akan terbuang pada waktu startup. Oleh karena itu, klik box dan set ke None. Lakukan langkah yang sama untuk Secondary IDE Channel jika hanya ada satu perangkat yang terpasang.

 

Paging File

 

Anda bisa mempercepat harddisk utama, memperbaiki waktu pencarian dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menerima informasi dengan memasang harddisk baru. Selain bertambahnya kapasitas penyimpanan, Anda bisa memindahkan paging file ke harddisk yang baru dan mengurangi aktivitas pada harddisk Windows. Paging file merupakan bagian buffer pada waktu memory yang biasa sibuk.

 Memindahkannya tidak sulit: buka System Properties dan pilih tab Advanced. Klik Setting di bawah Performance, pilih tab Advanced dan kemudian klik Change. Ubah lokasi paging file dengan memilih huruf drive harddisk yang baru. Set ukuran paging file dengan memilih “System managed size”.

 

Tips

 

· Jika harddisk Anda hampir penuh, maka waktu responnya akan lambat. Pertama gunakan tool Disk Cleanup untuk menghapus file lama dan mengompresi file yang ingin Anda simpan. Setelah melakukannya, hapus aplikasi yang tidak diinginkan dengan menggunakan Add or Remove Programs.

· Defrag harddisk secara rutin, terutama jika Anda baru melakukan pembersihan besar-besaran. Anda akan merasakan peningkatan setelah itu selesai dilakukan. Defrag akan mengurutkan ulang data pada harddisk, menempatkan blok data secara berdampingan, dan mempercepat waktu pencarian.

· Pindahkan folder print spool ke drive lain untuk mempercepat pencetakan. Buat folder baru pada drive lain. Buka Printer and Faxes pada Control Panel, klik File, Server Properties, pilih tab Advanced, dan kemudian ada folder Spool masukkan lokasi yang baru.

· Write caching memungkin data ditulis ke cache dan disimpan di harddisk pada waktu idle. Pada Device Manager klik kanan harddisk Anda dan pilih Properties. Pilih tab Properties dan klik “Enable write caching on the disk”.

· Pengindeksan harddisk mempercepat waktu pencarian, tetapi jika dilakukan beberapa pencarian, maka harddisk akan menjadi lambat dan mempengaruhi pekerjaan yang lain. Pada My Computer, klik kanan drive C:, pilih Properties. Hilangkan tanda centang (√) pada ‘Allow Indexing Sercive….”.

· Percepat waktu startup dengan mengurangi beban yang diberikan ke harddisk. Gunakan System Configuration utility (msconfig) untuk menghapus item yang tidak dibutuhkan pada startup, tetapi biarkan program penting seperti antivirus.

 

Bisakah Komputer Saya Menggunakan Harddisk SATA?

 

Anda bisa meningkatkan performa PC dengan menggunakan harddisk yang memakai teknologi SATA. Sepanjang motherboard Anda mempunyai konektor SATA, maka Anda bisa mengubah harddisk IDE/ATA eksisting ke harddisk SATA. Jika motherboard Anda tidak mempunyai konektor SATA, Anda bisa menginstalasi PCI SATA dan memasang harddisk yang baru disitu.

Dengan menggunakan konektor serial yang lebih tipis dibanding kabel IDE biasa, kecepatan transfer data akan meningkat secara signifikan. Selain itu, dengan kabel yang lebih besar pendinginan dan aliran udara di dalam casing akan lebih baik yang pada akhirnya akan membantu meningkatkan performa keseluruhan.

Jika menggunakan IDE/SATA, ada konfigurasi yang bisa Anda cek untuk memastikan bahwa Anda mendapat performa yang terbaik dari harddisk. Dari Control Panel buka System Properties, pilih tab Hardware dan klik Device Manager. Dari daftar hardware cari IDE ATA/ATAPI controller, dan klik untuk mengekspansi tree. Klik kanan Primary IDE Channel dan pilih Properties. Klik tab Advanced Settings dan di bawah Device 0 dan Device 1 pastikan Transfer Mode diset ke ‘DMA if available’. Selanjutnya klik OK. Lakukan langkah yang sama untuk Secondary IDE Channel dan pastikan juga diset ke DMA.

 

Troubleshooting Harddisk

 

Harddisk SATA

 

1. Jika harddisk Anda tidak bekerja dengan baik, tips troubleshooting berikut mungkin bisa membantu menyelesaikan masalah.

2. Apakah drive berputar? Drive yang berputar menghasilkan dengungan dan bunyi klik. Jika harddisk tidak berputar, cek konektor power dan kabel interface sudah terpasang dengan baik.

3. Apakah harddisk dikenali oleh komputer? Periksa apakah harddisk sudah di-enable di CMOS sistem atau program setup. Jika belum, pilih option-auto-detect dan jalankan. Jika harddisk Anda bermasalah, maka mungkin tidak akan dikenali oleh sistem. Jika operating system tidak mengenali harddisk, maka Anda harus me-load driver adapter.

4. Apakah harddisk terdeteksi oleh FDISK? Jalankan program FDISK yang ada di disket startup Windows. Ketik fdisk/status untuk memastikan bahwa harddisk eksis dan dikenali oleh sistem.

5. Apakah menurut Scandisk harddisk bebas kerusakan? Scandisk merupakan ultiliti yang ada di disket startup Windows yang memeriksa harddisk apakah ada kerusakan. Jika ada kerusakan, maka itu bisa menjadi masalah.

6. Apakah komputer hang pada waktu startup? Periksa apakah sistem Anda kompatibel dengan Serial ATA, Anda perlu konektor motherboard yang kompatibel dengan Serial ATA 1.0 atau adapter Serial ATA untuk menggunakan harddisk SATA.

 

Harddisk IDE

 

1. Apakah harddisk berputar? Jika tidak berputar, cek apakah konektor power dan kabel interface sudah terpasang dengan baik.

2. Apakah harddisk dikenali oleh komputer? Periksa apakah drive sudah di-enable di CMOS. Jika belum pilih option auto detect.

3. Apakah harddisk terdeteksi FDISK? Jalankan program FDISK dengan fdisk/status untuk memastikan drive eksis.

4. Apakah menurut Scandisk harddisk bebas kerusakan? Jika ditemukan ada kerusakan, maka itu menjadi masalah.

5. Apakah kapasitas maksium harddisk terlihat? Pastikan BIOS melakukan auto-detect dan LBA mode di-enable. Jika BIOS mempunyai limitasi, maka Anda perlu menggunakan Drive Overlay seperti DiscWizard Starter Edition.

(PCM)02/2007

Posted in Computer | 2 Comments »

Jika Windows Tidak Berjalan?

Posted by louis7zen on 4th August 2007

Jika Windows Tidak Berjalan?

 

Tanpa alasan yang jelas, Windows tidak mau berjalan. Astaga! Apa yang terjadi?

 

Anda tahu prosesnya: nyalakan komputer, sejumlah teks muncul di monitor, Anda melihat layar “Windows is loading…”, dan kemudian Windows berjalan. Anda harus menunggu beberapa menit supaya semua di-load, dan pada akhirnya layar desktop yang sudah tidak asing lagi memenuhi layar, dan Anda siap bekerja. Setelah tiga atau empat kali, Anda bahkan tidak tahu apa yang sedang terjadi.

 

Namun suatu hari, tanpa alasan yang jelas, Windows tidak mau berjalan. Entah layar tidak menampilkan apa-apa atau layar “Windows is loading….” hanya diam di situ. Atau yang lebih buruk, Anda mendapatkan error Blue Screen. Astaga! Apa yang terjadi? Kita lihat apa yang biasanya terjadi pada waktu Windows dijalankan dan bagaimana menggunakan beberapa tool dan cara untuk troubleshooting pada waktu Windows tidak mau berjalan.

 

Urutan Startup Windows

 

Setiap Anda menjalankan komputer, ia dan Windows akan melakukan serangkaian tindakan, selalu dengan urutan yang sama: Pertama, read-only memory basic input / output system (ROM BIOS) melakukan sejumlah tes diagnosis untuk memastikan processor dan memory bekerja dengan baik. Kemudian ia mengetes beberapa komponen komputer yang lain, termasuk harddisk dan tampilan layar.

 

Setelah tes selesai, BIOS menjalankan program yang memulai operating system Windows. Dengan kata lain, keseluruhan proses startup menggunakan program yang relatif sederhana (yang berada di chip memory) untuk memulai software yang lain yang lebih kompleks dalam beberapa tahap.

 

Power-on Self Tes (POST)

 

Power-on Self Test (POST) merupakan hal yang kali pertama terjadi pada waktu Anda menyalakan komputer. Pada waktu POST, prosesor menggunakan instruksi pada firmware BIOS (software yang ada di chip memory pada motherboard komputer) untuk memastikan power supply bekerja dengan benar, menjalankan beberapa tes memory dan hardware, mencari operating system pada harddisk atau beberapa media penyimpanan yang lain, dan mengeset opsi konfigurasi sesuai dengan yang di BIOS.

 

Pada waktu komputer mendeteksi adanya masalah pada waktu POST, ia akan menampilkan pesan teks yang menerangkan error tersebut, atau mengeluarkan serangkaian bunyi (sebenarnya, kode beep). Jika masalah sangat serius sehingga tidak memungkinkan komputer untuk bekerja dengan benar (misalnya kesalahn memory yang sangat fatal), sistem akan diam atau mati.

 

Beberapa pesan error memberhentikan POST, sehingga pesan tersebut tetap terlihat di layar monitor Anda, tetapi yang lain langsung tergulung sebelum Anda bisa membacanya. Supaya teks tidak menghilang, tekan tombol PAUSE BREAK. Untuk melanjutkan proses startup, tahan tombol CTRL dan tekan PAUSE BREAK lagi.

 

Kode Beep

 

Jika POST mendeteksi ada masalah memory atau beberapa kondisi lain sehingga tampil pesan error, kode beep akan berbunyi dalam 30 detik pertama setelah Anda menyalakan komputer. Jika Anda mendengar bunyi beep, catat jumlah beep panjang dan pendek serta urutan bunyi mereka. Setiap BIOS menggunakan pola kode beep yang berbeda, sehingga relatif mudah untuk mengetahui masalah yang mengeluarkan kode tersebut, meski Anda tidak tahu merk BIOS yang digunakan komputer Anda.

 

Contohnya, jika Anda mendengar satu beep panjang diikuti dengan tiga beep pendek, komputer menggunakan AwardBIOS, dan POST mendeteksi ada maslaah memory, kode 1-2-2-1 (satu beep, berhenti, dua beep, berhenti, dua beep, berhenti, satu beep) menandakan masalah keyboard pada PhoenixBIOS.

 

Beberapa motherboard komputer juga menampilkan kode POST pada LED di motherboard. Anda harus membuka tutup casing komputer untuk melihatnya. Anda juga dapat melihat daftar kode pada manual atau situs web pabrikan motherboard.

 

Startup Awal: Apa yang Terjadi pada Waktu Anda Menekan Tombol

 

Setelah komputer menyelesaikan POST, ia menjalankan tes tambahan pada beberapa komponen yang lain, termasuk harddisk dan kartu grafik. Setiap tes bisa menghasilkan pesan error sendiri-sendiri.

 

Setelah POST selesai, komputer me-load operating system yang tersimpan di harddisk (pada kasus ini, Windows XP), floppy, CD, atau beberapa tempat penyimpanan yang lain.

 

Munculnya masalah pada waktu startup awal bisa disebabkan oleh beberapa hal: drive floppy atau drive CD berisi disk, tetapi tidak berisi file startup; disk startup, baik itu floopy atau CD, rusak; harddisk belum diformat; harddisk rusak, atau data startup corrupt.

 

Jika BIOS tidak menemukan masalah apa-apa, ia mencari boot sector pada drive startup dan menjalankan program boot loader Windows bernama ntldr (NT loader atau boot loader). Ntldt mengambil alih komputer dari BIOS. (bernama ntldr karena merupakan peninggalan dari versi Windows yang dulu yaitu Windows NT).

 

Menjalankan Boot Loader

 

Program boot loader me-load serangkaian program startup, memerintahkan procesor untuk menangani 32-bit data secara bersamaan, dan menjalankan sistem file yang digunakan Windows untuk bertukar data dengan harddisk. Terakhir, boot loader membaca file boot. Ini yang menunjukkan lokasi file operating system dan menjalankan program ntdetect.com untuk mendeteksi dan mengonfigurasi hardware yang terhubung ke komputer Anda.

 

Deteksi dan Konfigurasi Hardware

 

Windows menggunakan informasi yang dikumpulkan oleh ntdetect.com untuk mengidentifikasi dan mengonfigurasi berbagai hardware yang digunakan untuk mengirim, menerima, dan menyimpan data.

 

Ini meliputi keyboard dan mouse; harddisk dan perangkat penyimpan data yang lain; kartu grafis yang mengontrol tampilan monitor; port I/O (Input dan Output) yang meliputi serial, parallel, Ethernet, dan port USB; dan perangkat input atau output yang lain yang terinstalasi pada slot ekspansi motherboard. Ntdetect.com juga membaca informasi tertentu dari firmware BIOS, termasuk waktu dan tanggal.

 

Me-load Windows Kernel

 

File ntoskrnl.exe pada instalasi Windows merupakan kernel Windows, ia berisi inti operating system Windows XP. Program ntldr me-load kernel ke dalam memory, bersama dengan file yang berisi informat tentang hardware yang terinstalasi pada komputer. Setelah kedua file (ntoskrnl.exe dan file hardware) berhasil di-load, Windows menjalankan serangkaian program yang disebut “Windows executive” yang membaca konfigurasi dari registry Windows dan menjalankan program sekunder dan sevice yang dijalankan pada waktu startup.

 

Setelah kernel selesai menjalan startup pada registry, ia menjalankan program Session Manager (smss.exe) yang di antara beberapa fungsi pentingnya yang lain, memindahkan Windows dari mode teks ke mode grafik. Dengan kata lain, inilah titik di mana Anda mulai melihat gambar grafik pada layar.

 

Logon

 

Pada titik ini, Windows XP mengontrol komputer Anda. Proses logon meminta username dan password (jika ada). Setelah user masuk, Windows me-load program startup tambahan yang ditentukan pada registry account user tersebut. Anda bisa mengeset Windows untuk me-load username dan password secara otomatis. Jika memang demikian maka layar logon tidak akan terlihat, tetapi Windows selalu menjalankan tahapan logon.

 

Registry berisi script logon, program startup, dan service untuk setiup user, ini bisa meliputi pengembangan ke inti operating system Windows, program sekuriti (seperti antivirus atau anti-spyware), dan program utilliti yang lain yang berjalan secara background.

 

Setelah Windows selesai menjalankan script dan semua program dan service yang ditentukan, proses startup Windows selesai, desktop Windows tampil, dan komputer sial untuk digunakan.

 

Apa yang Mungkin Terjadi?

 

Keseluruhan proses startup tidak lebih dari dua atau tiga menit, kecuali jika ada beberapa program yang memakan waktu (misalnya scan antivirus) yang otomatis dijalankan setelah startup. Ada banyak proses terpisah yang terlibat dalam menjalankan Windows.

 

Setiap tahap tergantung kepada yang mendahuluinya, jika ada sesuatu yang terjadi maka keseluruhan proses akan berhenti. Jadi kunci untuk menangani masalah startup adalah untuk mengidentifikasi tahap startup yang gagal dan proses yang gagal di dalam tahap tersebut.

 

Pada waktu startup gagal, akan terjadi salah satu dari beberapa hal berikut: kode beep POST akan berbunyi, dan komputer akan diam atau mati. Tampilan teks akan diam, monitor tidak akan menampilkan apa-apa, Gambar “Windows is loading…” akan terus tampil di layar, Error Blue Screen akan muncul, Jendela Error akan muncul.

 

Memang ada beberapa kemungkinan. Untungnya, masalah yang terjadi bisa menunjukkan pada tahap mana startup gagal. Jika Anda melihat pesan error, dalam mode teks, dalam Blue Screen, atau jendela pop-up, Anda bisa menggunakan isi pesan untuk mengetahui sumber masalah.

 

Jika komputer diam dalam mode teks, baris terakhir atau kedua dari terakhir akan menunjukkan bagian terakhir dari proses startup yang bekerja dengan baik.

 

Jika pada layar tidak tampil apa-apa, atau jika gambar “Windows is loading…” tetap tampil di layar, hal pertama yang harus dilakukan adalah tidak ada. Tunggu beberapa menit agar Windows bisa mencoba mengatasi masalah tersebut. Ini tidak selalu berhasil, tetapi tidak ada salahnya dicoba. Jika tidak ada perubahan setelah kira-kira lima menit, tekan tombol ESC dua atau tiga kali. Jika itu tidak membantu, gunakan tombol Reset yang ada di bagian depan casing komputer dan lihat apakah komputer kali ini berjalan dengan baik, jika error yang sama muncul lagi, coba boot komputer ke dalam Safe Mode.

 

Jika panah atau kursor mouse tampil pada layar tetapi tidak ada sesuatu yang terjadi, coba gerakkan mouse. Jika kursor mengikuti mouse maka itu bisa saja berarti bagian Windows yang lain sedang di-load. Jika tidak ada respon di layar pada waktu Anda menggerakan mouse, komputer berarti diam.

 

Menerjemahkan Pesan Error Startup

 

Pesan error sering kali membingungkan, sehingga perlu adanya penjelasan yang lebih terperinci sebelum Anda memperbaiki masalah yang menjadi penyebabnya. Cara paling mudah untuk mendapatkan penjelasan tersebut ada dengan menggunakan komputer ke dua yang masih berfungsi untuk mencari arti teks pesan atau beberapa data kata kuncinya di Internet. Jika yang Anda cari tidak ada di Web, coba cari di newsgroup. Anda mungkin akan menemukannya.

 

Non-System Disk Error

 

Salah satu pesan error yang sering muncul adalah:

 

Non-system disk or disk error Replace and press any key when ready

 

Pesan ini muncul jika disk drive pertama-pertama atau perangkat penyimpanan lain yang dibaca processor tidak berisi Windows atau operating system yang lain. Startup mengabaikan drive yang tidak berisi media, tetapi jika ada floppy atau CD pada drive startup, atau jika processor tidak menemukan Windows pada harddisk drive C:, komputer akan menampilkan pesan “Non-system disk”. (Hanya karena tidak bisa menemukan Windows bukan berarti Windows tidak ada di situ – bisa saja karena ada satu atau beberapa file startup penting yang hilang).

 

Pesan error ini sangat tidak jelas, ia bukan benar-benar menyuruh Anda supaya “mengganti dan menekan sembarang tombol” (replace and press any key), tetapi mengganti disk dan tekan suatu tombol. Untuk mengatasi masalah ini, pastikan tidak ada disk di dalam floppy atau drive CD, dan kemudian tekan spasi atau tombol keyboard yang lain.

 

Komputer akan mencoba membaca kembali drive startup. Jika muncul lagi error yang sama, maka masalahnya ada pada harddisk anda, harddisk yang tidak mempunyai file startup Windows, file startup ada di dalam drive tetapi rusak, atau komputer kesulitan membaca drive karena drive rusak atau kabel ke drive belum tersambung.

 

Anda mungkin juga akan mendapatkan pesan “Non-system disk” setelah menginstalasi hard disk primary baru karena proses tidak akan menemukan Windows pada drive tersebut sampai Anda menginstalasinya.

 

Masalah Master Boot Record: Root adalah Segalanya

 

Microsoft menyebut Master Boot Record (MBR) sebagai “struktur data yang paling penting pada disk”. Jika processor komputer tidak bisa membaca MBR, ia tidak akan bisa melihat bagian lainnya dari drive atau floppy tersebut. Tanpa MBR, maka bagian lain dari drive tidak berguna.

 

MBR disimpan pada sektor pertama dari setiap harddisk. Setelah POST selesai, komputer me-load MBR dari drive yang berisi operating system ke dalam memory dan MBR menjalankan program startup ntldr yang menjalankan Windows.

 

Jika komputer tidak bisa membaca MBR – karena filenya corrupt, virus atau kerusakan lain pada harddisk – salah satu pesan berikut akan mucul:

 

Invalid partition table

Error loading operating system

Missing operating system

A disk read error occurred

NTLDR is missing

NTLDR is Compressed

 

Hal pertama yang haru dilakukan pada waktu melihat salah satu pesan tersebut adalah dengan memasukkan boot disk antivirus ke drive floppy atau drive CD (drive apa pun yang dibaca kali pertama oleh komputer) dan lakukan scan antivirus. Biasanya program antivirus komersial menyertakan disk boot darurat yang bisa melakukan scan startup.

 

Jika scan tidak menemukan adanya virus, gunakan Recovery Console untuk mengembalikan MBR, file ntldr, atau boot sector yang corrupt. Kami sarankan sebaiknya Anda ingat dulu perubahan-perubahan yang baru-baru ini Anda lakukan. Kadang-kadang menajalankan tool recovery bisa mengacaukan sistem. Jika bukan virus, maka itu berarti file rusak. Jika memang demikian, membatalkan perubahan kemungkinan tidak akan memperbaiki kerusakan.

 

Pesan Error Startup Lainnya

 

Setelah ntldr menjalankan boot loader, ia menjalankan program Ntdetect.com yang mengumpulkan data tentang perangkat lain yang terinstalasi pada komputer Anda. Perangkat ini meliputi tanggal dan waktu yang diset di firmware, kartu grafik, keyboard, mouse, port komunikasi, disk drive, dan perangkat pada kartu ekspansi.

 

Jika ntldr menemukan masalah pada salah satu perangkat, ia akan menampilkan pesan error pada waktu startup. Setiap perangkat menghasilkan pesan yang berbeda, jadi tidak ada standar teks pesan yang universal. Untuk mengetahui lebih banyak suatu pesan, cari di web teks dari pesan tersebut. Biasanya, dengan menggunakan tiga atau empat kata pertama Anda sudah bisa menemukan penjelasan tentang pesan tersebut (berikan tanda kutip pada awal dan akhir frase supaya yang dicari adalah seluruh frase tersebut bukannya masing-masing kata).

 

Kembali ke Last Know Good Configuration

 

Last Know Good Configuration merupakan fitur perbaikan yang bisa Anda gunakan untuk menjalankan komputer dengan mneggunakan setting terakhir yang bekerja. Gunakan fitur ini jika Anda tidak bisa menjalankan Windows setelah melakukan perubahan ke komputer, atau jika menurut Anda perubahan yang baru saja dilakukan menyebabkan masalah.

 

Sebagai contoh, Anda bisa menggunakan fitur ini jika tidak bisa menjalankan Windows setelah menginstalasi driver baru untuk video card, atau Anda menginstalasi driver yang tidak cocok dan belum me-restart komputer.

 

Setiap Windows berjalan dengan lancar, ia menyimpan salinan konfigurasi saat itu pada bagian CurrentControlSet di registry. Salinan itu disebut LastKnownGood. Seperti yang ditunjukkan dari namanya, Last Known Good Configuration mengembalikan komputer ke konfigurasi tersebut dan mengabaikan setiap perubahan yang dilakukan sejak itu.

 

Dengan kembali ke konfigurasi terakhir yang bisa digunakan, Anda bisa memperbaiki Windows supaya bisa berjalan, ini seperti mengembalikan waktu.

 

Jika LastKnownGood bisa menjalankan Windows, komputer akan restart, dan Windows akan berjalan dengan setting konfigurasi yang lama. Jika restart tidak berhasil, Anda akan melihat layar teks lain dengan menu pilihan startup, coba lagi Last Known Good Configuration dan tidak berhasil (lagi), coba jalankan Windows dalam Safe Mode.

 

Jika Last Known Good Configuration atau Safe Mode tidak berhasil, gunakan Recovery Console untuk menghilangkan file sistem yang rusak atau menggunakan CD Windows untuk instalasi ulang.

 

Melewati Windows dengan Recovery Console

 

Recovery Console merupakan tool sederhana untuk mengubah struktur file yang mengontrol Windows dan memperbaiki atau mengganti file yang rusak. Recovery Console menggunakan command-line untuk menerima perintah. Interface-nya mirip dengan shell.DOS yang kita gunakan dulu sebelum Windows dan interface grafis lain diperkenalkan.

 

Jika Windows tidak mau berjalan baik pada Normal Mode atau Safe Mode, Anda bisa menggunakan Recovery Console untuk men-disable suatu driver atau service yang menjadi penyebab masalah, memperbaiki file yang rusak atau Master Boot Record (MBR) yang corrupt pada harddisk, atau memperbaiki masalah penting lainnya.

 

Recovery Console bisa menjadi tool yang powerful untuk mencari dan memperbaiki suatu masalah startup. Tetapi jika Anda tidak tahu betul apa yang Anda lakukan, Recovery Console bisa menyebabkan masalah baru yang akan menambah masalah yang sudah ada di komputer Anda atau bahkan membuat Windows tidak bisa jalan sama sekali.

 

Oleh karena itu, gunakan Recovery Console hanya jika Anda mempunyai petunjuk terperinci untuk melakukan suatu hal dari sumber yang bisa dipercaya seperti Microsoft Knowledge Base atau help desk setempat.

 

Mengatasi Masalah Startup dengan Recovery Console

 

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, BIOS pada motherboard komputer menggunakan ntldr untuk menjalankan Windows. Ia menggunakan ntdetect.com untuk mencari dan mengonfigurasi perangkat input dan output. Jika BIOS tidak bisa memproses salah satu file program tersebut, Windows tidak bisa dijalankan.

 

Anda bisa menggunakan Recovery Console untuk mengembalikan file ntldr atau ntdetect. com yang hilang atau rusak, dan untuk mengganti Master Boot Record dan boot sector.

 

Untuk memasukkan perintah ke dalam Recovery Console, ketik perintah pada prompt. Tekan tombol ENTER di akhir perintah untuk mengirimnya ke komputer.

 

Untuk mengganti ntldr, ketik copy drive:i386\ntldr, di mana drive menunjukkan huruf drive CD. Untuk mengganti ntdetect.com, ketik copy drive:i386\ntdetect.com, dimana drive menunjukkan huruf drive CD. Untuk mengganti Master Boot Record, ketik fixmbr. Untuk mengganti boot sector, ketik fixboot. Recovery Console akan menanyakan Overwrite system? (Yes/No/All). Ketik Y untuk ya setiap kali pertanyaan muncul.

 

Jika file ntldr dan ntdetect.com rusak, mungkin saja ada file sistem lain yang juga rusak. Menggunakan Recovery Console untuk memperbaiki file tersebut mungkin belum bisa membuat Windows berjalan, tetapi tidak ada salahnya melakukan itu.

 

Last Known Good Konfiguration

 

Untuk kembali ke konfigurasi terakhir yang bisa digunakan, lakukan langkah:

 

1. Pastikan tidak ada disk di drive CD atau drive floppy, dan restart komputer.

2. Pada waktu hasil POST muncul di layar, tekan tombol F8 sampai menu Windows Advanced Options muncul.

3. Gunakan tombol panah dan bawah untuk memilih Last Known Good Configuration, dan tekan tombol ENTER, Windows akan restart menggunakan LastKnownGood.

 

Dengan Last Known Good Configuration, Anda bisa memperbaiki masalah konfigurasi seperti tidak kompatibelnya driver yang baru diinstalasi dengan hardware komputer Anda. Ia tidak memperbaiki masalah yang disebabkan oleh driver atau file yang hilang atau corrupt.

 

Last Known Good Configuration menggunakan informasi yang disimpan dari kali terakhir Anda mematikan komputer untuk mengembalikan setting registry dan driver. Oleh karena itu, Anda hanya bisa menggunakan fitur ini jika bisa menyalakan komputer dengan baik sebelum mengembalikan komputer dengan menggunakan Last Known Good Configuration.

 

Setelah menjalankan komputer dengan menggunakan Last Known Good Configuration, perubahan yang dilakukan sejak startup terakhir (yang berhasil) akan hilang.

 

Recovery Console

 

Cara paling baik untuk menjalankan dan menggunakan Recovery Console adalah dengan menjalankannya secara langsung dari CD Windows XP. Untuk melakukannya, lakukan langkah berikut:

 

1. Masukkan CD Windows XP ke dalam drive.

2. Restart komputer dari CD.

3. Pada layar Welcome to Setup, tekan tombol R. Recovery Console dijalankan dan menampilkan daftar instalasi Windows pada komputer Anda. Biasanya hanya ada satu item pada daftar.

4. Masukkan nomor versi yang ingin Anda gunakan, dan tekan tombol ENTER. Recovery Console akan menanyakan password administrator.

5. Ketik password yang biasanya digunakan untuk masuk ke dalam Windows sebagai administrator, dan tekan tombol ENTER. Jika tidak ada password administrator, tekan saja tombol ENTER. Setelah Recovery Console menerima password, ia akan menampilkan prompt C:\WINDOWS. Untuk menutup Recovery Console, ketik exit pada prompt.

 

Pada waktu menggunakan Windows Recovery Console, Anda hanya bisa menggunakan item berikut, folder root, folder %SystemRoot% dan subfolder instalasi Windows yang sedang Anda masuki, folder Cmdcons, dan drive media removable seperti drive CD-ROM aau drive DVD-ROM.

 

Perlu dicatat bahwa mencoba-mencoba mengakses folder lain, Anda akan menerima pesan error “Access Denied”. Selain itu, pada waktu menggunakan Windows Recovery Console, Anda tidak bisa meng-copy file dari harddisk lokal ke floppy. Namun, Anda bisa meng-copy file floppy atau CD-ROM ke harddisk, dan Anda bisa meng-copy folder dan satu harddisk ke harddisk yang lain.

 

 

 

 

 

 

Posted in Computer | No Comments »